Mobil Karya Mahasiswa UGM Pecahkan Rekor Kendaraan Listrik Terhemat di Asia

Reporter : Nabila Hanum
Jumat, 21 Oktober 2022 07:00
Mobil Karya Mahasiswa UGM Pecahkan Rekor Kendaraan Listrik Terhemat di Asia
Kompetisi tahun ini diikuti oleh 49 tim yang terdiri dari 33 wakil Indonesia dan sisanya representasi dari India, Kazakhstan, Republik Korea, Malaysia, Nepal, Filipina, Singapura, dan Vietnam.

Dream - Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) sukses membuat kendaraan listrik dengan konsumsi energi paling irit dalam kompetisi tahunan Shell Eco-Marathon 2022. Bahkan, salah satu karyanya memecahkan rekor sebagai kendaraan listrik paling hemat di Asia.

Kompetisi yang berlangsung di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 11-15 Oktober 2022, tim Semar Proto meraih juara 1 di kategori Prototype Kelas Battery-Electric.

Denganrekor jarak tempuh 587 km/kWh yang memecahkan rekor sebelumnya oleh tim HuaQi EV dari China dengan jarak tempuh 501 km/kWh.

1 dari 3 halaman

Tak hanya itu, mobil karya mahasiswa UGM ini juga menyabet juara 2 kategori Urban Concept Kelas Internal Combustion Engine.

Mobil ini mengusung keunggulan efisiensi dalam penggunaan bahan bakar serta desain body mobil berbahan carbon fiber sehingga berat totalnya hanya 89 kilogram dengan jarak tempuh 332 km/l.

Salah seorang anggota Semar UGM, Azmi mengatakan, tim mendapatkan banyak pengalaman selama proses perlombaan.

2 dari 3 halaman

Mulai dari brainstorming ide, eksekusi mobil, hingga pelaksanaan kegiatan di Trek Sirkuit Mandalika.

“ Berlaga di Sirkuit Mandalika merupakan tantangan tersendiri bagi kami. Terdapat beberapa hal yang perlu disiapkan terutama kondisi driver agar dapat menghadapi cuaca yang tidak menentu, panjang lintasan, suhu panas, dan lain sebagainya,” kata Azmi dalam keterangannya, dikutip Kamis 20 Oktober 2022.

Prestasi yang berhasil diperoleh tak lepas dari kerja keras tim dan persiapan selama kurang lebih satu tahun.

3 dari 3 halaman

Azmi berharap capaian tim SEMAR UGM dalam kompetisi ini dapat memotivasi mahasiswa lainnya dan generasi muda untuk terus berinovasi dan mengekplorasi teknologi baru yang ramah lingkungan sehingga dapat diterapkan di masa depan.

Sebagai informasi, Shell Eco-Marathon sendiri merupakan ajang balap kendaraan ramah energi bagi mahasiswa di seluruh dunia.

Kompetisi tahun ini diikuti oleh 49 tim yang terdiri dari 33 wakil Indonesia dan sisanya representasi dari India, Kazakhstan, Republik Korea, Malaysia, Nepal, Filipina, Singapura, dan Vietnam.

Beri Komentar