Polisi Bersenjata Berjaga Di Luar Masjid Di Christchruch, Selandia Baru (Foto: New Zealand Herald)
Dream - Ramadan dirasakan serentak oleh seluruh umat Islam di dunia. Tapi, tak seperti umat Islam di Indonesia, umat Islam di Selandia Baru bisa melaksanakan puasa pada Selasa, 7 Mei 2019.
" Bulan baru telah terlihat dan besok (Selasa, 7 Mei 2019) merupakan hari pertama puasa di Selandia Baru," kata Sultan Eusoff, kepala eksekutif Federasi Asosiasi Islam Selandia Baru, dilaporkan New Zealand Herald, Senin, 6 Maret 2019.
Pengamanan ketat dilakukan polisi Selandia Baru. Polisi bersenjata berjaga di luar masjid dan tempat ibadah lain.
Polisi tak menjelaskan secara rinci penempatan personil keamanan mereka, namun masjid dan pusat pertemuan Islam mengkonfirmasi bahwa polisi telah memberi tahu akan berada di gerbang selama bulan suci Ramadan.
Ramadan tahun ini di Selandia Baru diharapkan punya partisipasi tinggi setelah terjadinya serangan teror di Christchurch.
Seorang juru bicara kepolisian hanya meminta masyarakat muslim Selandia Baru berhati-hati.
" Saran kami kepada publik terus yaitu bahwa mereka harus tetap waspada dan melaporkan setiap perilaku yang mencurigakan atau berkaitan dengan polisi," katanya.
" Kami terus memiliki staf di lokasi-lokasi risiko potensial, melakukan serangkaian langkah-langkah keamanan dan visibilitas."
Situs-situs ini termasuk gereja, sinagoge, dan kegiatan besar lain.
Federasi Asosiasi Islam Selandia Baru, mengatakan puasa di Selandia Baru tahun ini berdurasi sekitar 12 jam.
" Puasa tahun ini di Selandia Baru sekitar 12 jam dari sekitar 5.30 pagi sampai 5.30 sore, dengan beberapa hari lebih singkat," katanya dalam sebuah pernyataan.(Sah)