Niat Puasa Arafah Idul Adha dan Keutamaannya, Diampuni Segala Dosa Selama Dua Tahun

Reporter : Arini Saadah
Senin, 30 Mei 2022 15:00
Niat Puasa Arafah Idul Adha dan Keutamaannya, Diampuni Segala Dosa Selama Dua Tahun
Ketahui bacaan niat puasa Arafah Idul Adha beserta keutamaannya berikut ini.

Dream – Puasa Arafah merupakan puasa yang dilaksanakan pada tanggal 9 Dzulhijjah penanggalan hijriyah. Puasa Arafah juga dilaksanakan bertepatan dengan para Jemaah haji sedang menjalankan wukuf di padang Arafah.

Puasa sebelum Idul Adha ini memiliki keutamaan yang luar biasa bagi umat Islam yang mengerjakannya. Keutamaan puasa Arafah yaitu bisa menghapus dosa dua tahun yaitu setahun sebelumnya dan setahun yang akan datang. Hal ini telah tercantum dalam hadis Rasulullah Saw yang diriwayatkan Imam Muslim.

“ Puasa hari Arafah dapat menghapus dosa dua tahun yang telah lalu dan akan datang, dan Puasa Asyura (10 Muharram) menghapus dosa setahun lalu.” (HR. Muslim)

Untuk menjalankan ibadah sunnah tersebut, kamu dianjurkan untuk membaca niatnya. Niat puasa Arafah Idul Adha penting diketahui agar ibadah sunnah ini semakin sempurna. Berikut bacaan niat puasa Arafah Idul Adha yang perlu kamu ketahui dan amalkan saat mengerjakannya.

1 dari 3 halaman

Niat Puasa Arafah Idul Adha

Telah disinggung sebelumnya, puasa Arafah Idul Adha merupakan amalan sunnah yang bisa menghapuskan dosa-dosa satu tahun sebelumnya dan satu tahun yang akan datang. Sehingga menjalankan ibadah puasa Arafah akan menghapus dosa selama dua tahun. Luar biasa sekali, bukan!

Perlu diketahui juga, menurut jumhur ulama, dosa-dosa yang akan diampuni melalui puasa Arafah adalah dosa-dosa kecil yang telah menumpuk. Tidak disebutkan bahwa puasa sunnah ini bisa menghapuskan dosa besar.

Ini dia bacaan niat puasa Arafah Idul Adha yang perlu diketahui:

نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِّلِه تَعَالَى

Nawaitu shouma ‘arafata sunnatan lillahi ta'ala

Artinya:

" Saya niat puasa sunah Arafah karena Allah Ta'ala."

2 dari 3 halaman

Keutamaan Menjalankan Puasa Arafah

Keutamaan menjalankan puasa Arafah yaitu menghapuskan dosa-dosa selama dua tahun, yaitu setahun sebelumnya dan setahun yang akan datang.

Keutamaan ini berdasarkan hadis Rasulullah Saw berikut ini:

صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِى قَبْلَهُ وَالسَّنَةَ الَّتِى بَعْدَهُ وَصِيَامُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِى قَبْلَهُ

Artinya:

" Puasa Arafah (9 Dzulhijjah) dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang. Puasa Asyuro (10 Muharram) akan menghapuskan dosa setahun yang lalu." (HR Muslim).

3 dari 3 halaman

Tidak Disunahkan Bagi Jemaah Haji

Oh iya, Sahabat Dream, puasa Arafah ini disunahkan bagi umat Islam yang tidak menjalankan ibadah haji. Sedangkan bagi jemaah haji tidak disunahkan untuk melaksanakannya. Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam hadits Rasulullah Saw dari Ummu Fadhl binti Al Harits berikut ini:

عَنْ أُمِّ الْفَضْلِ بِنْتِ الْحَارِثِ أَنَّ نَاسًا تَمَارَوْا عِنْدَهَا يَوْمَ عَرَفَةَ فِي صَوْمِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ بَعْضُهُمْ هُوَ صَائِمٌ وَقَالَ بَعْضُهُمْ لَيْسَ بِصَائِمٍ فَأَرْسَلَتْ إِلَيْهِ بِقَدَحِ لَبَنٍ وَهُوَ وَاقِفٌ عَلَى بَعِيرِهِ فَشَرِبَهُ

Artinya:

" Dari Ummul Fadhl binti Al Harits, bahwa orang-orang berbantahan di dekatnya pada hari Arafah tentang puasa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam. Sebagian mereka mengatakan, 'Beliau berpuasa.' Sebagian lainnya mengatakan, 'Beliau tidak berpuasa.' Maka Ummul Fadhl mengirimkan semangkok susu kepada beliau, ketika beliau sedang berhenti di atas unta beliau, maka beliau meminumnya." (HR. Bukhari)

Maka dari itu, dianjurkan bagi Sahabat Dream yang tidak sedang melaksanakan ibadah haji untuk menjalankan niat puasa Arafah Idul Adha. Insya Allah dosa-dosa selama dua tahun akan diampuni oleh Allah subhanahu wata'ala.

 

(Dilansir dari berbagai sumber)

Beri Komentar