Niat Sholat Jumat Dan Tata Cara Pelaksanaannya Disertai Panduan Lengkap

Reporter : Ulyaeni Maulida
Jumat, 7 Mei 2021 09:06
Niat Sholat Jumat Dan Tata Cara Pelaksanaannya Disertai Panduan Lengkap
Sholat Jumat hukumnya fardhu ‘ain atau wajib bagi setiap laki-laki Muslim.

Dream – Sholat Jumat hukumnya fardhu ‘ain atau wajib bagi setiap laki-laki Muslim. Sehingga sangat penting bagi mereka untuk mengetahui niat sholat Jumat dan tata cara pelaksanaanya secara lengkap.

Pada waktu Zuhur di hari Jumat, laki-laki kaum muslimin diwajibkan untuk pergi ke masjid untuk melaksanakan sholat Jumat. 

Seperti firman Allah SWT dalam Alquran:

“ Hai orang-orang yang beriman, apabila diseru untuk menunaikan sholat pada hari Jumat, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui” (QS Al-Jum’ah: 9).

1 dari 9 halaman

Hukum Sholat Jumat

Ilustrasi© Pexels.com

Hukum mengerjakan sholat Jumat adalah wajib bagi setiap laki-laki Muslim. Hal itu tercantum dalam Surat Al Jumuah ayat 9.

Artinya: " Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu diseru untuk menunaikan sholat Jumat, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli, yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui." (QS. Al-Jum’uah: 9)

Sholat Jumat juga disebut wajib bagi kaum laki-laki dalam hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan Abu Dawud, Daruquthni, Baihaqi dan Hakim.

Artinya: " Sholat Jumat itu wajib bagi setiap muslim dengan berjamaah kecuali empat orang: budak, wanita, anak-anak atau orang yang sakit." (HR. Abu Dawud, Daruquthni, Baihaqi dan Hakim)

2 dari 9 halaman

Syarat Sholat Jumat

 

Dari keterangan hukum sholat Jumat tersebut di atas, maka dapat disimpulkan tentang syarat sholat Jumat. Di hadis tersebut juga disebutkan golongan orang yang tidak wajib mengerjakan sholat Jumat.

Berikut adalah syarat sholat Jumat menurut sunnah Rasulullah:

  • Beragama Islam
  • Sudah dewasa atau baligh
  • Tidak gila atau mengalami gangguan mental lainnya
  • Laki-laki (wanita tidak wajib sholat Jumat)
  • Sehat jasmani dan rohani (orang sakit tidak wajib sholat Jumat)
  • Bertempat tinggal tetap atau menetap atau bermukim (orang yang sedang dalam perjalanan jauh tidak wajib sholat Jumat)
  • Orang yang sedang dalam perjalanan jauh tidak wajib mengerjakan sholat Jumat. Hal ini merujuk pada hadis Rasulullah SAW. Artinya: " Bagi musafir tidak wajib sholat Jumat." (HR. Daruquthni)
3 dari 9 halaman

Ancaman Bagi yang Meninggalkan Sholat Jumat

Ilustrasi© Shutterstock

Karena sifatnya yang wajib, maka laki-laki Muslim harus tahu niat sholat Jumat dan tata cara pelaksanaan yang benar sesuai sunah Rasulullah SAW.

Karena ancaman bagi yang meninggalkan sholat Jumat sangat mengerikan. Hal itu diungkapkan dalam hadis Rasulullah SAW.

Artinya: Dari Ibnu Umar dan Abu Hurairah mengatakan bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda, " Hendaknya orang yang suka meninggalkan sholat Jumat itu menghentikan kebiasan buruknya, atau Allah akan mengunci mata hatinya, lalu ia akan menjadi orang Ghafilin atau orang Lalai." (HR. Muslim, No. 865).

Hadis lain juga memperingatkan ancaman bagi yang meninggalkan sholat Jumat ini.

Artinya: Dari Jabir bin Abdillah bahwa Rasulullah SAW bersabda, " Siapa yang meninggalkan sholat Jumat sebanyak 3 kali, bukan karena darurat atau halangan maka Allah akan mengunci hatinya (HR. Ibnu Majah).

4 dari 9 halaman

Amalan Sunah Sebelum Sholat Jumat

Berikut ini amalan sunah sebelum melaksanakan sholat jumat. 

  • Mandi yang bersih
  • Memotong kuku dan mencukur kumis
  • Memakai pakaian yang rapi dan bersih (diutamakan yang berwarna putih)
  • Memakai wangi-wangian
  • Saat masuk masjid, mendahulukan kaki kanan sambil membaca doa masuk masjid. Berikut adalah dua bacaan doa masuk masjid yang sebaiknya dihafalkan dan diamalkan. ALLAHUMMAF TAHLII ABWAABA ROHMATIK Artinya: " Ya Allah, bukalah untukku pintu-pintu rahmat-Mu"
  • Melaksanakan sholat sunah tahiyatul masjid
  • Ber'itikaf (duduk) sambil membaca Alquran, dzikir, atau bersholawat.
  • Menghentikan dzikir atau bacaan lainnya saat khatib naik ke atas mimbar untuk menyampaikan khotbah Jumat.
5 dari 9 halaman

Sholat Sunnah Sebelum Sholat Jumat

Sholat sunnah Qabliyah Jumat ini dapat dikerjakan semampunya sebelum khatib naik ke atas mimbar.

Dasar hukumnya adalah hadis Bukhari di mana Rasulullah telah bersabda yang artinya, " Seseorang datang dan Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam sedang berkhotbah pada hari Jumat, maka Nabi berkata kepada orang tersebut, 'Apakah engkau telah sholat?' Ia menjawab, 'Belum'. Nabi berkata, 'Bangun dan sholatlah!'." (HR. Bukhari)

Berikut ini adalah bacaan niat sholat sunnah Qabliyah Jumat.

Niat sholat sunnah Qabliyah Jumat dua rakaat

USHALLI SUNNATAL JUM’ATI RAK’ATAINI QABLIYYATAL-LILLAHI TA’ALA

Artinya: " Aku niat sholat sunah sebelum Jumat dua rakaat karena Allah Taala."

 

Niat sholat sunnah Qabliyah Jumat empat rakaat dengan satu kali salam

USHALLI SUNNATAL JUM’ATI ARBA’A RAKAATIN QABLIYYATAL-LILLAHI TA’ALA

Artinya: " Aku niat sholat sunah sebelum Jumat empat rakaat karena Allah Taala."

 

6 dari 9 halaman

Niat Sholat Jumat

Ilustrasi© Shutterstock

Niat Sholat Jumat

Sebelum mulai, sebaiknya membaca niat sholat Jumat, baik sebagai Imam atau Makmum. Berikut bacaan niat sholat Jumat lengkap dengan artinya.

Niat sholat Jumat sebagai Imam

“ USHALLI FARDAL JUM’ATI ADA’AN MUSTAQBILAL QIBLATI IMAMAN LILLAHI TA’ALA.”

Artinya: " Aku niat melakukan sholat Jumat 2 rakaat dengan menghadap kiblat sebagai imam karena Allah Ta'ala."

 

Niat sholat Jumat sebagai Makmum

“ USHALLI FARDAL JUM’ATI ADA’AN MUSTAQBILAL QIBLATI MAKMUMAN LILLAHI TA’ALA.”

Artinya: " Aku niat melakukan sholat Jumat 2 rakaat dengan menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah Ta'ala."

7 dari 9 halaman

Tata Cara Sholat Jumat

Tata cara sholat Jumat sebenarnya sama dengan cara mengerjakan sholat sunnah 2 rakaat yang diawali niat dan diakhiri dengan salam.

Namun tata cara sholat Jumat ini dikerjakan setelah khatib selesai menyampaikan dua khotbah.

Setelah khatib turun dari atas mimbar, muadzin melaksanakan iqamah sebagai tanda sholat Jumat akan segera dimulai.

Gerakkan sholat Jumat sama dengan gerakan sholat pada umumnya. Begitu pula dengan bacaan di dalam sholat Jumat.

 

8 dari 9 halaman

Dzikir Setelah Sholat Jumat

Berdzikir Setelah Sholat Jumat

Setelah selesai mengerjakan sholat Jumat, dianjurkan untuk dzikir. Kemudian membaca surat Al-Fatihah, surat Al-Ikhlas, surat Al-Falaq, dan surat An-naas.

Masing-masing dari surat Alquran itu dibaca sebanyak tujuh kali. Soal membaca surat Alquran ini dijelaskan Imam Nawawi dalam kitab Al Adzkar An Nawawi.

" Dari aisyah RA berkata, Rasulullah Saw bersabda, ’barang siapa yang membaca (setelah sholat Jumat) Al Ikhlas, Al Falaq, dan An Nas sebanyak tujuh kali, maka Allah akan menghindarkannya dari keburukan (kejahatan) sampai Jumat berikutnya'."

 

Membaca Doa Sholat Jumat

Tentang membaca doa sholat Jumat, tergantung dari pada imam yang memimpin sholat. Namun dianjurkan untuk membaca doa sholat Jumat berikut ini.

ALLAAHUMMA YAA GHANIYYU YAA HAMIID YAA MUBDI’U YAA MU’IID, YAA RAHIIMU YAA WADUUD, AGHNINII BIHALAALIKA ‘AN HARAAMIK, WA BITHAA’ATIKA ‘AN MA’SHIYATIK WA BIFADHLIKA’AMAN SIWAAK.

Artinya: " Wahai Allah! Yang Maha Kaya, Yang Maha Terpuji, Yang Maha Mengadakan, Yang Maha Mengembalikan, Yang Maha Pengasih, Yang Maha Mengasihi. Berikanlah aku kekayaan dengan barang-Mu yang halal, jauh dari barang yang haram, dan dengan berbuat taat kepada-Mu, jauh dari berbuat maksiat, dan dengan anugerah-Mu, jauh dari (meminta) kepada selain-Mu."

9 dari 9 halaman

Sholat Sunnah Sesudah Sholat Jumat

 

Sholat Ba’diyah Jumat ini bisa dikerjakan sebanyak dua atau empat rakaat. Berikut adalah niat sholat sunnah Ba’diyah Jumat.

Niat sholat Ba’diyah Jumat dua rakaat

USHALLI SUNNATAL JUMU’ATI RAK’ATAINI BA’DIYYATAN LILLAAHI TA’AALAA

Artinya: " Aku niat Sholat Sunnah Jum’at dua rakaat sesudahnya, karena Allah Ta’ala"

 

Niat sholat Ba’diyah Jumat empat rakaat dengan sekali salam

USHALLI SUNNATAL JUMU’ATI ARBA’A RAK’ATIN BA’DIYYATAN LILLAAHI TA’AALAA

Artinya: " Aku niat Sholat Sunnah Jum’at empat rakaat sesudahnya, karena Allah Ta’ala"

(Dilansir dari berbagai sumber)

Beri Komentar