Tak Ada Kasus Baru MERS, WHO Puji Saudi

Reporter : Ervina
Selasa, 10 Juni 2014 13:01
Tak Ada Kasus Baru MERS, WHO Puji Saudi
Selama tiga minggu terakhir tim WHO tidak mendokumentasikan adanya kasus baru di rumah sakit. Hal ini menunjukkan tidak ada yang perlu dikhawatirkan terlebih kasus telah mengalami penurunan signifikan

Dream - Upaya pemerintah Arab Saudi dalam memusnahkan virus corona memang belum berakhir. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menghargai upaya yang dilakukan otoritas kesehatan Arab Saudi dalam menanggulangi virus corona.

" Selama tiga minggu terakhir tim kami tidak mendokumentasikan adanya kasus baru di rumah sakit. Hal ini menunjukkan tidak ada yang perlu dikhawatirkan terlebih kasus telah mengalami penurunan secara signifikan," ucap EIZ Al-Deen Muhsini, Perwakilan tetap Organisasi Kesehatan Dunia di Arab Saudi kepada Saudigazette.

Saat disinggung mengenai musim haji dan umroh, Muhsini mengandalkan kesadaran pemerintah negara asal para jamaah, dan kesadaran mereka saat tiba di Arab Saudi.

Secara terang-terangan Mushini mengatakan masalah utama penyebaran virus MERS adalah orang-orang tidak mengambil langkah pencegahan. Seperti perubahan perilaku untuk membiasakan mengenakan masker dan sarung tangan bagi petugas medis. Sebelumnya tim dari Departemen Kesehatan dan WHO telah melakukan kunjungan ke beberapa rumah sakit di Arab Saudi untuk meningkatkan kesadaran petugas medis.

Virus yang diketahui tertular melalui unta itu banyak ditemukan di Sudan, Tunisa, dan Spanyol. Namun kasus lebih dominan ditemui di Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Qatar.

Abdullah Al-Wahabi, General Manager dari Badan Pusat Institusi Kesehatan Saudi (CBAHI) menyebut saat ini Arab Saudi telah memiliki 8.000 pusat kesehatan. Bahkan sejauh ini telah ada 130 rumah sakit umum dan swasta yang terakreditasi.

Dr Sameen Siddiqi, Direktur Departemen Pengembangan Sistem Kesehatan WHO mengatakan bahwa mereka selama ini telah banyak memberikan bantuan tekniskepada Departemen Kesehatan Saudi terutama dalam menangani penyebaran virus corona. (Ism)

Beri Komentar