Dream - Pengakuan mengejutkan datang dari mantan murid spiritual Gatot Brajamusti berinisial C. Perempuan 26 tahun ini melapor ke polisi dan mengaku telah diperkosa oleh pria yang kondang dengan nama Aa Gatot itu.
C mengaku diperkosa sejak usia 16 tahun. Tak hanya itu, dia juga menyebut Gatot juga mencekokinya dengan sabu-sabu, yang disebutnya sebagai Asfat.
“ Ketika Aa Gatot melakukan itu, saya di bawah pengaruh Asfat, hipnotis mungkin, gaib-gaib gitu,” kata C saat melapor ke Mapolda Metro Jaya, Kamis kemarin.
Menurut C, dia tak sendiri. Perlakuan itu juga diterima oleh murid lain. C juga mengaku dicekoki Asfat di hadapan penyanyi Reza Artamevia dan istri Gatot, Dewi Aminah.
© Dream
Selain itu, C juga mengaku hamil dua kali, hasil hubungan dengan Gatot. Kehamilan pertama terjadi ketika C masih berusia 20 tahun, namun dia diminta istri Gatot untuk menggugurkan kandungan.
Kehamilan ke dua C terjadi saat berusia 22 tahun. Lagi-lagi, kandungan itu diminta digugurkan oleh orang yang sama. Namun C menolak.
“ Jadi klien kami dalam tekanan, diberi sabu juga, dan yang namanya Reza juga ada di situ, ya termasuk istrinya Gatot juga ada, yang namanya Dewi Aminah, klien kami juga dipaksa melakukan aborsi oleh Dewi Aminah,” ujar pengacara C, Andriko Saputra.
C mengaku baru berani melapor ke polisi sekarang lantaran selama ini sering mendapat tekanan dan ancaman. Sehingga niat melapor ke polisi urung dilakukan. C berharap Gatot mau mengakui anak yang dia lahirkan sebagai anaknya.
© Dream
Namun, tudingan C ini dibantah oleh pengacara Gatot, Muara Karta. Menurut dia, Gatot tak melakukan pemerkosaan. “ kalau itu saya bantah.”
Karta mengatakan, C dan Gatot sudah menikah. Namun dia tidak tahu apakah pernikahan itu didaftarkan ke Kantor Urusan Agama atau tidak.
“ Tapi kan seorang Muslim tidak mungkin berzina berkali kali, itu kan dosa. Artinya cuna dia lakukan perkawinan, itu kan ada mud’ah, siri atau apa,” tamabah dia.
Yang jelas, kata Karta, C punya anak hasil hubungan dengan kliennya. Saat ini, anak itu sudah berusia empat atau lima tahun.
“ Jadi kalau diperkosa kan anaknya juga sudah besar, sudah empat atau lima tahun. Jadi kalau diperkosa kenapa nggak dulu melapor, anaknya kan dibiayain Aa Gatot.”
“ Si C itu mengakui hasil hubungan dengan Aa Gatot, lagi enak dulu nggak melapor,” tambah Karta.
© Dream
Karta juga membantah tudingan kliennya selalu mencekoki C sebelum melakukan pemerkosaan. Dia menyebut lapran ini hanyalah fitnah belaka.
“ Artinya, ketika ada kejadian melawan hukum dilaporkan, kan banyak kesempatan untuk melapor. Jadi jangan orang sudah jatuh ketiban tangga.”
“ Ini kan namanya nyebar fitnah, nebar kebencian, nggak baik. Apalagi dengan media dia laporkan, jadi ini sudah UU ITE, jadi nggak baik gitu,” tambah dia.
Karta juga membantah kliennya memerintahkan C menggugurkan kandungan pada kehamilan pertama. Bahkan dia menantang untuk melaporkan lagi kasus itu ke polisi.
“ Begini saja, dia suruh lapor ke polisi kalau itu benar. Itu kan ada bidannya yang gugurin, kan nggak mungkin Aa Gatot yabg gugurin,” kata Karta.
“ Yang jelas ini penjelasan dari saya, tidak benar berita itu. Tapi yang benar adalah memang C itu dinikah secara siri, ankanya resmi dan dibiayai,” tambah dia.