(Foto: Instagram @makassar_iinfo)
Dream - Pernikahan dengan mahar alias mas kawin yang mewah kembali terjadi di Sulawesi Selatan. Kali ini pernikahan dengan uang panaik senilai Rp 200 juta, belum ditambah barang-barang lainnya terjadi di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.
" Pernikahan mahal terjadi lagi, kali ini di Sulawesi Selatan Kab Bone, dusun Bulu dua, Kec Cina," tulis akun @makassar_iinfo yang diakses Kamis 9 Agustus 2018.
Uang Panaik atau Panai merupakan uang mahar yang diberikan calon pengantin pria kepada calon mempelai wanita. Adat yang hingga saat ini dipegang oleh warga Bugis-Makassar.

Untuk pernikahan yang viral di sosial media ini, uang panaiknya mencapai Rp 200 juta. Tak cuma itu, sejumlah barang-barang mewah lain turut menjadi mahar pernikahan yang disebut-sebut antara seorang kakek 70 tahun dengan gadis 30 tahun.

" Maharnya berupa uang panaik Rp 200 Juta, 1 unit rumah serta sertifikat, 1 unit mobil serta BPKB, 1 stel emas," tambah akun itu.
© Dream
Dream - Jodoh ada di tangan Tuhan. Bukan sekadar ungkapan, tapi memang demikian kenyataannya. Tak ada manusia yang mampu menerka siapa yang akhirnya menjadi jodohnya.

Seperti kisah pasangan satu ini. Tak ada yang pernah menyangka jika Bado (56 tahun) akhirnya akan berjodoh dengan Ika Nurjannah, seorang gadis cantik yang usianya masih 17 tahun.
Meski usia keduanya terpaut 39 tahun, namun karena jodoh, hubungan Bado dan Ika berlanjut ke jenjang pernikahan.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kolaka, Sulawesi Tenggara, Abdul Azis Baking mengatakan, pernikahan pasangan Bado dan Ika dilangsungkan di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Baula, Kolaka, Kamis, 20 November 2017.
" Yang nikahkan mereka Kepala KUA, namanya Pak Arsyad Daud. Saya kira, ini namanya jodoh. Memang bagi sebagian orang, agak janggal karena pengantinnya berbeda usia sangat jauh, tapi kalau Tuhan sudah memilih mereka berpasangan, maka tidak ada yang bisa menolaknya," kata Azis.
Selain usia yang terpaut jauh, jumlah mahar pernikahan Bado dan Ika juga mengagetkan banyak orang.
Jika pada umumnya menikah di Sulawesi Tenggara membutuhkan mas kawin sampai jutaan, pernikahan Bado dan Ika tak sampai setengah juta.
" Maharnya mempelai pria itu Rp300 ribu, dokumen nikahnya semua lengkap. Jadi kami nikahkan," kata Azis.
(Sumber: Jpnn.com)
© (Sumber Foto: Pojoksatu.id)
Dream - Pernikahan seorang kakek 70 tahun nikahi gadis 25 tahun menjadi buah bibir di sosial media. Bukan soal usia terpaut 45 tahun yang jadi gunjingan, tapi mahar nikahnya, sebesar Rp 1,4 miliar.

Kakek 70 tahun adalah Tajuddin Kammisi, mantan Wakil Walikota Parepare sekaligus mantan Sekretaris Daerah kota Parepare, Sulawesi Selatan.
Pria kelahiran Bengo, Kabupaten Bone itu menikahi Andi Vytriana gadis 25 tahun yang tercatat sebagai mahasiswi di Universitas Bosowa Makassar. Pernikahan keduanya digelar di Desa Liliriawang, Kecamatan Bengo, Bone, Sulawesi Selatan pada Sabtu pekan lalu.
" Alhamdulillah sudah menikah secara sah, setelah (Shalat) Dzuhur hari Sabtu," kata kerabat Tajuddin dikutip Dream dari laman Pojoksatu.id, Rabu 26 April 2017.
Mahar yang terbilang bombastis dengan total Rp 1,4 miliar ini tidak semua berupa uang.
Saat melakukan ijab kabul, Tajuddin memberikan mahar Rp 150 juta dan 200 gram emas. Tak hanya itu, Tajuddin juga memberikan satu unit rumah dengan type 54 di Makassar. Dan memberi istrinya mobil senilai Rp 400 juta sebagai hadiah pernikahan.
Kendati demikian, keluarga mempelai wanita menepis anggapan pernikahan itu hanya semata karena harta. Mereka juga meyakinkan, pernikahan tersebut berlangsung tanpa paksaan.
Selamat yah, semoga langgeng. Amin.
© Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

Dream - " Meskipun usia kami jauh berbeda namun saya menikah dengan dia karena saya menyukainya, bukan karena uang atau utang budi."
Itulah pengakuan Nur Nasirah Mohd Nazri, 18, yang memilih seorang kakek bernama Ismail Lombok, 66, sebagai suaminya.
Nur Nasirah mengatakan, perkenalan mereka dimulai sekitar dua tahun lalu. Ketika Ismail, seorang pensiunan perusahaan perkebunan, sering minum di warung ibunya, Salma Abdullah, 42, di Paka, sebuah kota pantai di Terengganu, Malaysia.
Ketika itu Nur Nasirah sering berada di warung membantu ibunya di dapur dan sesekali melayani pesanan pelanggan.
Nur Nasirah mengatakan, dia suka Ismail karena tertarik dengan perwatakan duda delapan anak itu, yang sering bertanya kabar keadaannya dan keluarga.
Pada saat itu, dia tidak tahu bahwa Ismail juga menaruh hati padanya. Meski saling jatuh cinta, tapi Nur Nasirah tidak memberi perlakuan spesial kepada pria itu. Dia melayani Ismail seperti pelanggan lainnya yang berkunjung ke warung ibunya.
Namun, sikap Ismail yang jujur kepada orangtuanya dan siap sabar menunggu untuk menikahinya, berhasil membuka pintu hati gadis cantik tersebut.
Nur Nasirah ketika itu baru saja selesai sekolah kelas lima sekolah dasar.
" Biar apa kata orang, saya terima dia apa seadanya, dia begitu peduli dan menyayangi saya sepenuh hati. Setelah kami direstui keluarga, kami menikah dengan cara yang sah, ikut adat. Hanya jarak usia saja yang berbeda dan itu bukan penghalang cinta kami," kata Nur Nasirah.
Setelah mendapat persetujuan dari keluarga kedua belah pihak, akhirnya Nur Nasirah yang juga anak ketiga dari lima bersaudara pasangan Salma dan Mohd. Nazri Mat Kidi, 54, melangsungkan ijab kabul dengan Ismail dengan uang hantaran sebanyak RM7,000.
Acara akad nikah berlangsung di rumah pengantin pria di Jalan Santong, Paka sekitar jam 10.30 malam, 18 Maret lalu namun gambar-gambar pernikahan mereka mulai menjadi viral di media sosial dengan berbagai komentar.
Sementara itu, ibu Nur Nasirah, Salma, yang juga teman baik Ismail yang kini menjadi menantunya mengatakan, dia telah lama mengenali pria yang dikenal dengan panggilan Pok Wil karena mereka tinggal sekampung.
" Setelah anak saya tamat Sijil Pelajaran Malaysia (SPM), Ismail berkali-kali mengungkapkan niatnya itu, namun saya tidak memberikan keputusan karena harus berdiskusi dengan Nur Nasirah dahulu" .
" Akhirnya Nur Nasirah memberikan jawaban, barulah kami buat diskusi lanjut untuk menetapkan tanggal pernikahan mereka," kata Salma yang merestui pernikahan pasangan itu
(Ism, Sumber: Utusan.com)