Super Cepat! Pilkada Di Desa Ini Selesai Hanya Dalam Waktu 30 Detik (Shutterstock)
Dream - Setiap negara memiliki aturan sendiri mengenai waktu pelaksanaan pemungutan suara saat Pemilihan Umum (Pemilu). Usai pencoblosan, petugas akan melakukan rekapitulasi suara dari masing-masing pasangan calon (paslon).
Kehadiran saksi menjadi penting karena akan membuat petugas sangat hati-hati dan tidak terburu-buru dalam melakukan perhitungan suara. Tak mengherankan jika proses rekapitulasi ini akan memakan waktu hingga malam hari.
Di sisi lain, publik juga mulai memperhatikan hasil perhitungan cepat (quick count) untuk mengetahui Paslon yang diperkirakan akan unggul. Namun sistem yang menggunakan metode sampling ini belum bisa dijadikan acuan hingga ada keputusan dari penyelenggara Pemilu.
Namun proses Pemilu tidak selamanya membutuhkan waktu berhari-hari untuk mengetahui Paslon yang unggul. Stidaknya ini terlihat di sebuah desa di Spanyol yang disebut memiliki proses Pemilu tercepat di dunia.
Dilansir dari bbc, Pemilu yang diikuti warga di Desa Villarroya, Provinsi La Rioja, Spanyol hanya membutuhkan waktu 29 detik seperseratus (kurang dari 30 detik) untuk bisa mengetahui pemenangnya.
Cepatnya proses rekapitulasi suara ini tak terlepas dari jumlah warga yang mengantongi hak suara. Diketahui hanya tujuh warga Villarroya yang berhak mencoblos di Pemilu tahun ini.
Singkatnya rekapitulasi yang dicetak tahun ini mengalahkan rekor sebelumnya dengan catatan waktu 32 detik.
Salvadoz Perez, wali kota petahana telah menjabat sejak 1973 mengatakan bahwa warganya sangat terlatih dan siap untuk memberikan suara setelah pengumuman dibuka pagi hari.
“ Saya tidak tahu apakah saya akan mendapatkan tujuh suara, tapi hampir pasti saya akan mendapatkannya,” katanya.
Perez mengatakan penduduk di desanya kemungkinan termotivasi oleh rasa persaingan dengan daerah lain di Spanyol yang hanya memiliki tiga pemilih terdaftar.
Pemilihan di Spanyol dipandang sebagai uji coba untuk memilih parlemen yang dijadwalkan akan dilaksanakan akhir tahun ini. Setidaknya ada 17 parlemen daerah dan 8.000 balai kota yang sedang diperebutkan.
Laporan: Nur Rahma
Dream - Jokowi mengucapkan selamat kepada Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan yang memenangkan putaran ke dua pemilu pada Minggu, 28 Mei 2023.
Dengan kemenangan ini, Erdogan yang sudah berkuasa sejak 20 tahun terakhir akan kembali menjabat sebagai Presiden Turki untuk periode ke tiga hingga 2028.
" Ucapan selamat paling hangat bagi saudaraku Presiden Erdogan @RTErdogan dari Turkiye yang kembali terpilih (sebagai presiden). Siap melanjutkan dan memperkuat kemitraan strategis jangka panjang Indonesia-Turkiye untuk kepentingan rakyat kita," ujar Jokowi dalam postingan akun Instagram @jokowi.
Hasil pemungutan suara menunjukkan sang petahana sukses meraup 52,14 persen suara. Sementara rival berat Erdogan, Kemal Kilicdaroglu, mengantongi 47,86 persen suara.
Kemenangan ini menandakan masa pemerintahan Erdogan berlanjut hingga 2028. Pemilu pada 2023 merupakan yang ke tiga kalinya dimenangkan Erdogan selama 20 tahun memerintah Turki.