Cerita Mendebarkan Siswa MTs Tangerang Bobol Situs NASA Diawasi Sosok Misterius

Reporter : Maulana Kautsar
Rabu, 10 April 2019 08:00
Cerita Mendebarkan Siswa MTs Tangerang Bobol Situs NASA Diawasi Sosok Misterius
Orang tua mengaku tenang karena Putra kini dijaga polisi.

Dream - Kisah Putra Aji Adhari mampu menemukan bug atau celah keamanan di laman Badan Antariksa dan Penerbangan Amerika Serikat (NASA) menjadi perbincangan banyak orang.

Siswa kelas VIII MTs Manbaul Khair, Ciledug, Tangerang Selatan itu juga mampu melihat Data Pemilih Tetap (DPT) di laman Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Keahlian Putra membuat sejumlah media dan stasiun televisi swasta nasional sempat mendatangi rumahnya dan meminta wawancara. Tetapi, ada yang unik.

Putra mengaku, saat proses wawancara dengan salah satu stasiun televisi, ada sosok mencurigakan yang mendatangi rumahnya. Sosok itu, diklaim sebagai intelijen.

" Mereka nggak ngaku. Kebetulan itu pas ada syuting dari Trans 7. Produsernya itu tahu," kata Putra, kepada Dream.

Meski belum tentu benar, Putra mengaku orang tersebut mengawasi rumahnya dengan berpura-pura silaturahmi.

Saanah, ibunda Putra, mengatakan kemampuan anak bungsunya memang sempat membuat khawatir. Dia takut ada orang yang menginginkan keahlian putranya.

Tapi, sejak berita itu menyebar, Saanah mengaku, keamanan Putra telah dalam penjagaan Mabes Polri.

" Alhamdulillah sudah dijagain sama polisi," kata Saanah.(Sah)

1 dari 5 halaman

Mengenal Putra, Siswa MTs Tangerang yang Bobol Situs NASA

Dream - Putra Aji Adhari. Siswa kelas VIII MTs Manbaul Khair, Ciledug, sedang menjadi pembicaraan setelah berhasil menemukan bug atau celah keamanan di laman Badan Antariksa dan Penerbangan Amerika Serikat (NASA).

Putra bercerita, awalnya menemukan bug tersebut dari grup komunitas IT. Dia kemudian tertarik untuk melakukan penetrasi ke laman NASA itu.

" Ada insting website NASA ini punya bug," kata Putra, kepada Dream, Senin 8 April 2019.

Putra butuh lima hari untuk proses `mengoprek` laman NASA itu. Semuanya dia kerjakan sembari sekolah.

Setelah menemukan bug itu, Putra melapor ke NASA. Tapi, NASA segera memperbaiki bug itu dan memberi Putra apresiasi.

" Apresiasi berupa omongan aja. Berharap reward uang tapi enggak ada," ucap dia.

2 dari 5 halaman

Laman Resmi KPU

Kegemaran Putra mencari celah suatu laman membuatnya memahami keamanan yang disediakan. Salah satu yang cukup fenomenal yaitu kemampuannya melihat Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019 milik Komisi Pemilihan Umum (KPU).

" Dapat detail nama DPT, NIK, dan daftar alamatnya, seluruh Indonesia," ujar dia.

Aksi itu dia kerjakan sangat cepat. Tak sampai seharian dia mampu menembus data rahasia itu.

Meski begitu, dia hanya menengok ke dalam isi database pemilih DKI Jakarta. Usai temuan penting itu, Putra melapor ke Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

" Awalnya aku report ke BSSN. Report ke owner-nya susah. Ke BSSN ditanggapi, cuma lama," ucap dia.

3 dari 5 halaman

Keluarga Sempat Cemas

Kemampuan yang dimiliki Putra sempat membuat keluarganya cemas. Saanah, ibunda Putra, mengaku pasrah.

" Tapi, insyaallah saya meminta perlindungan ke Allah," kata Saanah.

Kecemasan yang dialami Saanah kini telah sedikit terbayar. Pasca ramai diberitakan, Mabes Polri memberikan perlindungan.

" Mabes Polri juga ngelindungi. Saya datang ke Mabes Polri katanya mau kasih beasiswa mau sekolah di mana," ujar dia.

4 dari 5 halaman

Bukan dari Keluarga IT

Putra merupakan anak bungsu dari empat bersaudara. Dia belajar pemrograman komputer secara otodidak.

Saanah dan sang suami tak punya latar belakang teknologi informasi. " Kalau saya ibu rumah tangga. Bapaknya jualan pakan burung dan burung," kata Saanah.

Meski bukan datang dari latar belakang orang berteknologi mapan, Putra punya visi besar. Dia ingin membuat perusahaan di bidang IT.

Saat ini beberapa perusahaan besar di bidang perbankan dan asuransi sedang melirik keahlian Putra. " Ada dari beberapa perusahaan. Dari perbankan dan asuransi," ucap dia.

5 dari 5 halaman

Medsos Mantan

Keahlian yang dimiliki Putra kerap membuat beberapa kawan ingin dibantu. Putra mengaku pernah membantu membuka Facebook milik seorang teman yang terkena hack.

" Facebook temen kena hack. ku take over-lah Facebook lah," ucap dia.

Selain itu, dia juga kerap menerima permintaan dari para remaja yang masih ingin mengetahui kondisi sang mantan kekasih. Ya, Putra diminta untuk meretas medsos milik mantan dari kawannya.

" Tapi tak diiyain. Ngapain juga dikepoin," kata dia.

Beri Komentar