Seram tapi Ajaib! Cari Cacing buat Umpan di Kolam Pembuangan, Nelayan Diserang Tiga Buaya Lapar Sekaligus Bisa Selamat

Reporter : Sugiono
Minggu, 3 April 2022 14:00
Seram tapi Ajaib! Cari Cacing buat Umpan di Kolam Pembuangan, Nelayan Diserang Tiga Buaya Lapar Sekaligus Bisa Selamat
Alih-alih pasrah dan membiarkan dirinya menjadi makanan buaya, dia tiba-tiba menemukan kekuatan untuk melawan tiga reptil ganas tersebut.

Dream - Pria Zimbabwe bernama Alexander Chimedza benar-benar tidak menyangka bakal mengalami kejadian mengerikan dalam hidupnya.

Chimedza mendapat serangan tak terduga dari buaya saat berada di sebuah kolam pemancingan dekat Kota Nyamhunga.

Yang membuat peristiwa itu tambah mencekam, Chimedza diserang tidak hanya satu, tapi tiga ekor buaya sekaligus.

1 dari 7 halaman

Insiden itu terjadi pada bulan Januari lalu, ketika Chimedza tiba di kolam saluran pembuangan Nyamhunga untuk mencari beberapa cacing merah.

Chimedza berencana menggunakannya sebagai umpan untuk menangkap ikan air tawar Kariba.

Dia terpaksa memancing ikan tersebut karena istrinya mengaku sudah bosan dengan ikan macam yang biasa dia bawa pulang.

2 dari 7 halaman

Sayangnya, begitu mendekati tepi kolam yang tertutup rumput liar, Chimedza tiba-tiba diserang oleh kawanan buaya yang bersembunyi di bawah air.

Dia mengaku seekor buaya menerkam tangan kirinya, tetapi secara naluriah dia langsung menariknya. Namun tak disangka ada buaya lain yang berhasil menggigit tangan kanannya.

" Segera setelah saya berhasil menarik tangan kiri, saya merasakan buaya lain menerkam tangan kanan saya. Buaya kedua itu menarik dan memelintir saya di dalam air,” kata Chimedza.

3 dari 7 halaman

Pada saat itu Chimedza menyadari bahwa tangannya pasti putus jika melawan arah pelintiran buaya. Jadi Chimedza membiarkan tangan kanannya dipelintir buaya.

Begitu berhasil mendapatkan kembali keseimbangannya setelah dipelintir seperti selembar kain, Chimedza merasakan ada buaya lain yang muncul.

Buaya ketiga itu langsung menutup rahangnya yang besar begitu berhasil menggigit tendon nelayan amatir tersebut, sebelum merobeknya berkeping-keping.

4 dari 7 halaman

Namun, alih-alih menyerah dan membiarkan dirinya menjadi makanan buaya, Chimedza tiba-tiba menemukan kekuatan untuk melawan reptil ganas tersebut.

Menggambarkannya sebagai rahasia cara lolos secara ajaib dari buaya, Chimedza rupanya melihat celah saat mulut reptil itu terbuka.

Chimedza segera memasukkan tangannya ke salah satu mulut buaya sambil menyiramkan sebanyak mungkin air ke dalamnya, hingga membanjiri perut binatang tersebut.

5 dari 7 halaman

Dengan cara tersebut, Chimedza mengklaim buaya tersebut berhenti menyerang dirinya, dan tak lama kemudian tenggelam ke dasar kolam.

Saat Chimedza tengah bergulat dengan buaya, teman-temannya melempari binatang berdarah dingin tersebut dengan batu besar.

Lemparan batu itu memaksa para buaya untuk berenang menjauh, meninggalkan Chimedza mengambang dalam genangan darahnya sendiri.

6 dari 7 halaman

Pria tersebut kemudian ditarik keluar dari air dan dilarikan ke Rumah Sakit Distrik Kariba, sebelum dipindahkan ke Rumah Sakit Mutenderi di Zambia.

Cari cacing buat umpan ikan, pria diserang tiga buaya.© OddityCentral

Dalam beberapa bulan, dokter membersihkan, menjahit dan melakukan beberapa operasi terhadap luka yang dialami Chimedza.

Dokter juga melakukan pencangkokan kulit dan rekonstruksi tendon Achilles Chimedza yang hancur dimakan buaya.

Cari cacing buat umpan ikan, pria diserang tiga buaya.© OddityCentral

Untuk menyatukan beberapa tulang Chimedza yang mengalami patah, dokter menanamkan setidaknya lima pelat logam ke dalam tubuhnya.

7 dari 7 halaman

Sementara ini Chimedza tidak bisa lagi menggerakkan lengan kanannya sama sekali, tetapi plat platina yang terpasang di bahu kanannya membuat lengannya tetap terpasang dengan kuat.

Serangan tiga ekor buaya di kolam tersebut juga menyebabkan rongga bahu Chimedza menjadi longgar. Dokter memperingatkan Chimedza untuk tidak menggerakkan kaki kanannya, karena tendon Achilles perlu waktu untuk pulih.

“ Saya tidak bisa bekerja dan menghidupi keluarga saya seperti dulu. Saya mengandalkan simpatisan untuk bertahan hidup sekarang.

" Saya merasa kursi roda akan sangat membantu untuk memastikan bahwa saya tidak bergantung pada istri saya untuk melakukan segalanya,” kata pria itu.

Terlepas dari kesulitan yang harus dia atasi, Chimedza menganggap dirinya beruntung masih hidup meski harus menghadapi tiga buaya sekaligus.

Sumber: OddityCentral

Beri Komentar