Sosok Kapten Boy Awalia, Pilot Citilink yang Meninggal Usai Mendarat Darurat di Juanda, 'Family Man' dengan Segudang Pengalaman Terbang

Reporter : Nabila Hanum
Kamis, 21 Juli 2022 19:16
Sosok Kapten Boy Awalia, Pilot Citilink yang Meninggal Usai Mendarat Darurat di Juanda, 'Family Man' dengan Segudang Pengalaman Terbang
Meski memiliki jam terbang yang tinggi, Boy Awalia terlihat selalu menyempatkan diri berkumpul dengan keluarga.

Dream - Pilot Citilink, Kapten Boy Awalia, mengalami sakit dan dinyatakan meninggal dunia saat memimpin penerbangan pesawat nomor QG307 rute Surabaya-Makassar, Kamis 21 Juli 2022 pagi.

Direktur Utama PT Citilink Indonesia, Dewa Kadek Raidi, mengatakan, pesawat diberangkatkan sesuai jadwal pada pukul 06.00 WIB. Setelah kurang lebih 15 menit mengudara, pesawat tersebut kembali mendarat di Surabaya karena pilot mengalami darurat kesehatan.

Usai mendarat darurat di Bandara Juanda, Surabaya, Kapten Boy Awalia sempat dibawa ke rumah sakit sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

" Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter dari pihak rumah sakit setempat, disampaikan bahwa pilot kami dinyatakan telah meninggal dunia," kata Dewa. Untungnya, pendaratan darurat berlangsung mulus dan semua penumpang serta awak kabin selamat.

Lalu siapa sosok Kapten Boy Awalia yang meninggal dunia di tengah tugasnya menerbangkan pesawat Citilink? Kapten Boy Awalia diketahui menyelesaikan pendidikannya di Ardmore Flying School of New Zealand.

Karienya di dunia penerbangan telah dimulai sejak tahun 1994 atau sejak 28 tahun lalu. Sebelum bekerja sebagai pilot Citilink, Kapten Boy Awalia pernah bekerja di sejumlah maskapai penerbangan. Seperti menjadi Senior First Officer Sriwijaya Air, Senior First Officer Malaysia Airlines, Captain PT Lion Air, Senior First Officer Asia Air dan lain sebagainya.

1 dari 8 halaman

1. Cinta Dunia Penerbangan

Pantauan Dream dari media sosialnya, Kapten Boy Awalia tampaknya sangat mencintai dunia penerbangan. Hal ini terlihat dari unggahan di akun Instagram pribadinya.

Pilot Cilitink Kapten Boy Awalia

Kapten Boy Awalia kerap mengunggah foto-foto suasana landasan pacu pesawat. Di salah satu postingan, Boy Awalia mengunggah foto pelangi yang menghiasi landasan pacu usai diterpa badai. “ Beuty after the storm,” tulisnya.

2 dari 8 halaman

2. Sayang Keluarga

Meski memiliki jam terbang yang tinggi, Boy Awalia terlihat selalu menyempatkan diri berkumpul dengan keluarga. Sosok Family man itu juga kerap membagikan momen bersama dua anak laki-lakinya.

Seperti yang terlihat dalam unggahan terakhir Boy Awalia tanggal 9 Juli lalu. Ia terlihat menghabiskan waktu bersama 2 putranya menonton bioskop.

“ Big Boys time,” tulis Boy Awalia.

3 dari 8 halaman

3. Sosok Panutan Awak Kabin

Kecintaan Boy Awalia terhadap dunia penerbangan juga terlihat dari kedekatannya dengan awak kabin. Sosok Boy Awalia sepertinya merupakan kapten yang sangat dicintai oleh anak buahnya.

Tampak di salah satu unggahannya, Kapten Boy Awalia berfoto dengan para awak kabin Citilink dalam sebuah perpisahan. “ Bye bye Rachel. May your new role as your hubby " stewardess" bring you happines abundantly,” tulisnya.

4 dari 8 halaman

      View this post on Instagram      

A post shared by Boy Awalia Asnil (@boyawalia)

 

5 dari 8 halaman

Kronologi Pilot Citilink Meninggal Dunia Usai Mendarat Darurat di Bandara Juanda

Dream - Pilot pesawat Citilink Indonesia rute Surabaya-Ujung Pandang meninggal dunia saat sedang bertugas. Pesawat tersebut mendarat darurat di Bandara Juanda Surabaya, Kamis pagi 21 Juli 2022.

Saat mendarat, pilot Citilink yang bertugas di penerbangan itu sempat dilarikan ke rumah sakit hingga dinyatakan meninggal dunia.

" Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter dari pihak rumah sakit setempat, disampaikan bahwa pilot kami dinyatakan telah meninggal dunia," kata Direktur Utama PT Citilink Indonesia, Dewa Kadek Raidi.

6 dari 8 halaman

Dewa menjelaskan, saat itu penerbangan QG 307 diberangkatkan sesuai jadwal pada pukul 06.00 WIB. Setelah kurang lebih 15 menit mengudara, pesawat tersebut kembali mendarat di Surabaya karena pilot mengalami darurat kesehatan.

" Pesawat tersebut telah mendarat kembali pukul 07.00 WIB di Bandar Udara Internasional Juanda Surabaya dengan baik dan selamat," katanya.

Dia menegaskan, Citilink Indonesia telah melakukan prosedur pengecekan kesehatan kepada seluruh crew yang bertugas dan dinyatakan fit atau laik terbang. Hanya saja, kejadian pagi itu diluar dugaan sehingga melakukan pendaratan darurat.

7 dari 8 halaman

Petugas darat bersama seluruh stakeholders di Bandara Juanda telah mempersiapkan prosedur penanganan evakuasi darurat kesehatan.

Pilot yang sakit langsung ditangani oleh pihak dokter di rumah sakit terdekat. Hasilnya pemeriksaan di rumah sakit menyatakan pilot meninggal dunia.

Dewa mengatakan, almarhum akan diterbangkan langsung dari Surabaya menuju Jakarta hari ini untuk dilakukan prosesi pemakaman.

8 dari 8 halaman

" Kami Manajemen Citilink mengucapkan turut bela sungkawa sedalam-dalamnya atas kepergian pilot kami, yang selama ini dikenal sangat baik dan memiliki dedikasi yang tinggi selama bertugas," kata dia.

Dewa menambahkan citilink senantiasa mengutamakan aspek keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan. Maka pihaknya selalu berupaya sejak dini dalam mengantisipasi hal-hal yang berpotensi mengganggu keselamatan dan keamanan penerbangan.

" Kami juga mengucapkan permohonan maaf yang sebesar besarnya atas ketidaknyamanan yang terjadi," pungkasnya.

Sumber: Liputan6.com

Beri Komentar