Tersandung Sepatu Istri, Suami Gugat ke Pengadilan

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Selasa, 12 Oktober 2021 11:45
Tersandung Sepatu Istri, Suami Gugat ke Pengadilan
Sang suami tersandung dan jatuh dari tangga sehingga menyebabkan beberapa patah tulang.

Dream - Seorang pria asal Ohio, Amerika Serikat, menuntut istrinya lantaran meletakkan sepatu sembarangan yang menyebabkan sang suami tersandung dan jatuh dari tangga hingga mengalami patah tulang.

Dikutip dari Oddity Central, pria bernama John Walworth itu mengunggat istrinya, Judy Khoury, atas insiden yang terjadi pada Februari 2018. Namun gugatannya ditolak pihak pengadilan.

Kejadian bermula saat John sedang membantu Judy memindahkan barang dari mobil ke basement. Namun ketika sedang menuruni tangga, John tersandung sepasang sepatu hitam dan abu-abu yang diletakkan Judy tidak pada tempatnya.

Akibat kejadian itu, John pun menyalahkan Judy lantaran dirinya menderita patah tulang. Kala itu, John membutuhkan 3 operasi sekaligus beberapa bulan terapi. Sehingga hal ini membuatnya merasa dirugikan.

1 dari 5 halaman

Pada Oktober 2019, John memutuskan untuk menuntut Judy. Pria ini merasa dirugikan karena harus membayar US$80.000 atau sekitar Rp1,1 miliar untuk biaya pengobatan. Tak hanya itu, ia juga kehilangan pendapatan sebesar US$18.000 atau sekitar Rp255 juta karena tidak bisa masuk kerja.

Menurut pernyataan John, Judy telah membuat situasi membahayakan di rumah karena menaruh sepatu sembarangan.

Uniknya, tuntutan John terhadap Judy dilayangkan setelah keduanya menikah pada bulan April di tahun yang sama.

2 dari 5 halaman

Sementara, Judy mengaku selalu menaruh sepatu di tempat yang sama dan memang lupa memberitahu John soal itu. Di sisi lain, Judy tidak melihat bagaimana John bisa terjatuh dari tangga, ia juga tidak yakin jika suaminya benar-benar tersandung sepatu miliknya.

Sementara menurut pengacara Judy, wanita ini memang merasa bertanggung jawab karena meletakkan sepatu sembarangan. Namun, ia menolak memenuhi tuntutan tersebut.

" Jika John Walworth lebih berhati-hati dan melihat ke mana dia melangkah, terlebih karena dia hendak turun tangga, dia akan dengan mudah melihat ada sepatu di sana," ujar pengacara Judy Khoury.

Pada akhirnya, hakim pun setuju dengan pembelaan yang diberikan pengacara Judy dan menolak tuntutan John.

Meski mengalami masalah hingga berujung ke pengadilan, insiden ini tidak berpengaruh pada rumah tangga keduanya. Hingga kini mereka masih tetap menikah.

Sumber: Oddity Central

3 dari 5 halaman

Tak Bantu Kerja di Rumah, Istri Tuntut Suami Bayar Rp2 Miliar

Dream – Ketika berkeluarga, pekerjaan rumah tangga tak hanya dilakukan oleh seorang istri. Suami pun bisa membantu pasangannya untuk mengerjakan tugas rumah tangga. Kerjasama memang dibutuhkan pasangan suami-istri. 

Nasihat yang haus dipegang para suami lainnya adalah para istri juga menginginkan adanya waktu me time. Mereka ingin sejenak lepas dari rutinitas pekerjaan rumah agar bisa membangkitkan mood kembali.

Pesan ini sepertinya penting untuk para suami agar emosi istri tetap terkendali. Jangan sampai kamu mengalami masalah seperti dialami seorang pria dari Argentina ini. 

Dikutip dari Oddity Central, Jumat 21 Juni 2019, seorang istri menggugat suaminya. Sang istri meminta kompensasi untuk pekerjaan rumah tangga yang dilakukan selama berpuluh-puluh tahun.

Hakim di pengadilan lokal Argentina, Victoria Fama, mengatakan sang istri berinisial ML memiliki gelar sarjana ekonomi dan bekerja. Tapi, dia mengesampingkan karier profesionalnya setelah berkeluarga untuk mengurus rumah dan anak-anak.

Sementara itu, sang suami berperan sebagai pencari nafkah.

4 dari 5 halaman

Cerai Saat Berusia Lanjut

Ketika tiga dekade masa pernikahan, sang suami memutuskan untuk meninggalkan istrinya. Kala itu, ML sudah berusia 60 tahun. Usia ini di mana wanita masuk masa pensiun dan dikeluarkan dari bursa kerja.

“ Ketergantungan ekonomi istri pada suami mereka adalah salah satu mekanisme sentral di mana perempuan ada di bawah,” kata Fama.

Pada 2009, keduanya berpisah dan bercerai pada 2011. Sejak itu, wanita ini mengalami kesulitan keuangan karena tak mendapatkan pekerjaan dan menerima tunjangan yang sedikit.

Sementara itu, sang suami justru bersenang-senang.

5 dari 5 halaman

Suami Diminta Bayar Kompensasi

Hakim pengadilan pun meminta sang suami untuk membayar denda 8 juta peso atau setara dengan US$173 ribu (Rp2,46 miliar) kepada mantan istrinya. Uang ini merupakan kompensasi suami karena tak membantu pekerjaan rumah tangga.

“ Putusan ini sangat baru karena mengakui apa yang dilakukan di rumah adalah pekerjaan. Merawat (anak dan rumah) adalah pekerjaan yang melibatkan waktu, upaya, dan keterampilan,” kata Wakil Direktur Eksekutif Tim Keadilan dan Gender Amerika Latin, Lucia Martelotte.

Sayangnya, lanjut Martelotte, gaji untuk pekerjaan rumah tangga tak terlihat dan wanita tak mendapatkan gaji untuk itu.

Fama menggambarkan kompensasi yang dibayar oleh suami ML ini masuk akal dan bertujuan untuk menyeimbangkan situasi ekonomi yang berbeda dari pasangan. Uang kompensasi ini juga mempertimbangkan gelar pendidikan dan waktu suami meninggalkan istrinya.

Pengacara di Argentina mengatakan putusan ini sangat baru dan uang yang diberikan kepada penggugat belum pernah terjadi sebelumnya.

Beri Komentar