Tak Ada Jaminan Komputer 100% Aman dari Ransomware

Reporter : Maulana Kautsar
Rabu, 17 Mei 2017 16:05
Tak Ada Jaminan Komputer 100% Aman dari Ransomware
Malware itu dibuat dari 'alat' yang dikembangkan Badan Keamanan Amerika Serikat atau NSA.

Dream - Serangan ransomware WannaCry telah menjadi buah bibir warganet dunia. WannaCry tak hanya sekadar merusak sistem komputer yang dimasukinya. WannaCry bahkan mengunci komputer korban, sehingga data yang ada dalam penyimpanan tak dapat diakses.

Ransomware jenis ini dibuat dari 'alat' yang dikembangkan Badan Keamanan Amerika Serikat atau NSA.

Menurut pakar keamanan siber Ruby Alamsyah, menyebut ransomware yang berkembang beberapa hari lalu punya sifat yang berbeda ketimbang pendahulunya.

" Tools ini memiliki powerfull yang kemudian dimanfaatkan hacker secara masif dan otomatis. Ini merupakan serangan siber paling tinggi penyebarannya," ungkap Ruby dikutip Dream dari Merdeka.com, Rabu, 17 Mei 2017.

Meski dapat dicegah, lanjut Ruby, ransomware jenis ini dapat kembali mengancam.

" Kita bisa lakukan mengoptimalkan pencegahan. Mengamankan sistem sebaik mungkin. Tapi gak ada yang bisa jamin 100 persen," jelas dia.

WannaCrypt muncul dan mengejutkan pengguna teknologi internet. Sebab, selain menyerang komputer personal, malware ini juga menyerang komputer fasilitas perusahaan dan fasilitas publik.

Uniknya, para cracker yang menyebar meminta uang imbalan sebesar US$ 300 atau Rp4 juta sebagai ganti biaya enkripsi. Jika tidak dibayarkan, dalam jangka dua hari, data milik pengguna dapat terhapus secara otomatis.

Serangan malware ini paling banyak ditemukan di sistem operasi Microsoft Windows.(Sah)

Beri Komentar