Tata Cara Mandi Junub yang Benar Setelah Berhubungan Intim Menurut Islam

Reporter : Ulyaeni Maulida
Selasa, 22 Desember 2020 16:12
Tata Cara Mandi Junub yang Benar Setelah Berhubungan Intim Menurut Islam
Mandi junub merupakan kewajiban seorang muslim untuk membersihkan diri dari hadast besar.

Dream – Setiap muslim wajib mengetahui hal-hal yang diperintahkan dan dilarang oleh Allah SWT. Salah satunya adalah tata cara mandi wajib baik dan benar. Dalam Islam, orang yang sudah baligh diharuskan mandi junub dalam beberapa kondisi.

Mandi junub merupakan kewajiban seorang muslim untuk membersihkan diri dari hadast besar. Mandi junub dilakukan apabila seseorang mengalami beberapa kondisi seperti, keluarnya air mani, bertemunya dua kemaluan, dan berhentinya darah haid atau nifas.

Apabila hadast kecil cukup dihilangkan dengan berwudhu, sementara ketika selesai berhubungan intim, haid, dan nifas, harus mandi junub sebelum melakukan ibadah.

Tata cara mandi junub harus dipahami oleh seorang muslim. Dengan menggunakan tata cara mandi junub yang benar, perasaan seorang muslim akan menjadi lebih nyaman saat melaksanakan ibadah atau melakukan kegiatan lainnya.

1 dari 2 halaman

Hukum Mandi Junub Menurut Islam

Ilustrasi© Freepik

Sumber Hukum Al-Quran

Allah SWT berfirman,

" Dan jika kamu junub, maka mandilah." (QS. Al Maidah: 6)

Kemudian dalam surat lainnya Allah SWT juga menyuruh muslim mandi wajib jika dalam keadaan junub.

Allah berfirman, " Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu sholat, sedang kamu dalam keadaan mabuk, sehingga kamu mengerti apa yang kamu ucapkan, (jangan pula hampiri masjid) sedang kamu dalam keadaan junub, terkecuali sekadar berlalu saja, hingga kamu mandi. Dan jika kamu sakit atau sedang dalam musafir atau datang dari tempat buang air atau kamu telah menyentuh perempuan, kemudian kamu tidak mendapat air, maka bertayamumlah kamu dengan tanah yang baik (suci); sapulah mukamu dan tanganmu. Sesungguhnya Allah Maha Pemaaf lagi Maha Pengampun." (QS. An-Nisa': 43)

Sumber Hukum Hadist

Selain karena perintah dalam Al-Quran, tata cara mandi junub juga ditunjukkan oleh Rasulullah SAW dalam dua hadis berikut ini.

Dari Aisyah istri Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, bahwa jika Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mandi karena junub, beliau memulainya dengan mencuci kedua telapak tangannya, kemudian berwudhu sebagaimana wudhu untuk sholat, lalu memasukkan jari-jarinya ke dalam air dan menggosokkannya ke kulit kepala. Setelah itu beliau menyiramkan air ke atas kepalanya dengan menggunakan kedua telapak tangannya sebanyak tiga kali, kemudian beliau mengalirkan air ke seluruh kulitnya."  (HR. Al Bukhari)

Dari Aisyah dia berkata, apabila Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mandi karena junub, maka beliau memulainya dengan membasuh kedua tangan. Beliau menuangkan air dengan tangan kanan ke atas tangan kiri, kemudian membasuh kemaluan dan berwudhu seperti wudhu untuk salat. Kemudian beliau menyiram rambut sambil memasukkan jari ke pangkal rambut hingga rata. Setelah selesai, beliau membasuh kepala sebanyak tiga kali, lalu beliau membasuh seluruh tubuh dan akhirnya membasuh kedua kaki."  (HR. Muslim)

 

2 dari 2 halaman

Tata Cara Mandi Junub yang Benar Menurut Islam

Berikut ini adalah tata cara mandi junub setelah berhubungan intim yang benar menurut Islam, yaitu:

Membaca niat

Membaca doa niat di awal-awal hukumnya wajib. Doa niat inilah yang membedakan mandi junub dan mandi biasa. Cara membaca doa niat mandi wajib ini bisa dalam hati atau bersuara.

Berikut niat mandi junub secara umum

Niat Mandi Junub© Dream.co.id

Nawaitul ghusla liraf 'il hadatsil akbari fardhal lillaahi ta'aala

Artinya: Aku berniat mandi besar untuk menghilangkan hadast besar fardu kerena Allah ta'ala.

Mencuci tangan

Agar sesuai sunnah Rasulullah, mencuci tangan ini bisa dilakukan sampai 3 kali. Hal ini bertujuan agar tangan bersih dan terhindar dari najis.

Membersihkan bagian tubuh yang tersembunyi

Membersihkan bagian tubuh yang dianggap kotor dan tersembunyi menggunakan tangan kiri. Bagian tubuh yang biasanya kotor dan tersembunyi tersebut adalah bagian kemaluan, dubur, bawah ketiak, pusar dan lain–lain.

Mengulangi kembali

Mengulangi mencuci kedua tangan. Setelah membersihkan bagian tubuh yang kotor dan tersembunyi, tangan perlu dicuci ulang. Caranya mengusap-usapkan tangan ke tanah/tembok kemudian dibilas air langsung atau dicuci dengan sabun baru dibilas.

Berwudhu

Setelah itu berwudhu seperti tata cara wudhu saat akan melakukan sholat.

Menyeka pangkal rambut

Menyela pangkal rambut dengan jari-jari yang sudah dicelup ke air sampai menyentuh bagian kulit kepala.

Membasahi kepala

Membasahi kepala dengan mengguyurnya tiga kali hingga seluruh permukaan pada kulit dan rambut basah oleh air.

Membasahi seluruh tubuh

Setelah itu membasahi tubuh secara merata dengan mengguyurnya dari ujung rambut hingga ujung kaki, dimulai dari bagian kanan terlebih dahulu kemudian bagian kiri.

Saat melakukan rangkaian tata cara mandi junub, pastikan juga lipatan kulit atau area mana saja dari tubuh yang tersembunyi ikut dibersihkan.

 

(Diambil dari berbagai sumber)

Beri Komentar