Ternyata Begini Gambaran Seram Manusia di Tahun 3.000, Punggung dan Leher Melengkung

Reporter : Nabila Hanum
Selasa, 8 November 2022 13:36
Ternyata Begini Gambaran Seram Manusia di Tahun 3.000, Punggung dan Leher Melengkung
Penggunaan smartphone pasti akan memberikan dampak bagi pengguna.

Dream - Kemajuan teknologi telah mengubah kehidupan manusia saat ini. Namun, tahukah kamu ternyata hal ini berdampak dalam perubahan postur tubuh manusia yang semakin 'aneh'?

Kehadiran smartphone atau ponsel pintar sudah menjadi teknologi wajib bagi hampir seluruh manusia di dunia.

Seiring berjalannya waktu, penggunaan smartphone pasti akan memberikan dampak bagi pengguna. Dampak yang dirasakan pun beragam, mulai dari dampak psikis hingga fisik.

1 dari 6 halaman

Baru-baru ini, kembali viral gambaran manusia yang telah berevolusi di tahun 3.000 nanti setelah melewati zaman teknologi ini. Gambaran ini diprediksikan dan disebar oleh situs penjual nomor telepon virtual, Toll Free Forwarding.

Dilansir Mirror, evolusi ini diakibatkan adanya ketergantungan manusia dengan teknologi, terutama handphone dan laptop ataupun tablet.

Melalui penelitian ilmiah, Toll Free Forwarding membuat animasi 3D yang menunjukkan bagaimana perawakan manusia di tahun 3.000 nanti yang diberi nama Mindy.

Mindy digambarkan sebagai wanita dengan punggung dan leher yang melengkung, dan banyak perubahan-perubahan aneh lainnya pada fisik manusia. Berikut penjelasannya:

2 dari 6 halaman

Punggung dan Leher Melengkung

Kebiasaan manusia dalam menggunakan handphone dan laptop secara terus menerus dapat berdampak pada postur duduk dan berdiri mereka.

Secara konsisten, posisi tubuh pengguna akan menyesuaikan untuk melihat ke bawah, ke arah ponsel, atau ke atas, ke arah layar laptop, komputer, tablet, ataupun TV.

Ternyata Begini Gambaran Seram Manusia di Tahun 3.000, Punggung dan Leher Melengkung© Toll Free Forwarding

3 dari 6 halaman

Text Claw

Text Claw muncul diakibatkan oleh penggunaan ponsel dengan cara menggenggamnya secara konsisten. Posisi jari yang melengkung, melingkari ponsel dapat membuat jari-jari terbiasa dengan posisi tersebut.

Siku 90 Derajat

Tidak hanya jari, penggunaan ponsel juga dapat mempengaruhi bentuk siku. Hal ini disebabkan oleh posisi khas lengan saat memegang dan menggunakan ponsel.

Baik untuk penggunaan umum atau untuk panggilan telepon. Posisi tersebut dapat membuat siku membentuk 90 derajat.

4 dari 6 halaman

Tech Neck

Bentuk leher juga dapat berevolusi akibat kecanduan teknologi. Saat pengguna melihat ponsel dan komputer secara berkala, otot-otot belakang leher akan berkontraksi untuk menahan kepala agar tetap pada posisinya. Otot-otot tersebut akan lelah menahan posisi kepala dan berakibat pada posisi leher.

Ternyata Begini Gambaran Seram Manusia di Tahun 3.000, Punggung dan Leher Melengkung© Toll Free Forwarding

Tengkorak Semakin Tebal

Tengkorak manusia nantinya akan semakin tebal karena radiasi frekuensi radio yang dipancarkan dari smartphone dapat menyebabkan implikasi kesehatan yang serius.

Melihat hal tersebut, tengkorak nantinya akan berevolusi dan semakin tebal untuk melindungi otak dari kemungkinan kerusakan tersebut.

5 dari 6 halaman

Ukuran Otak Mengecil

Otak juga diprediksi akan mengecil karena teknologi yang kini sangat membantu kehidupan bermasyarakat membuat pekerjaan manusia semakin mudah.

Dengan kemudahan itu, manusia tidak lagi berjuang dan bersusah payah untuk melakukan suatu hal, sehingga otak tidak perlu banyak bekerja dan ukurannya pun mengecil.

Kelopak Mata Kedua

Prediksi terakhir yang paling aneh adalah kelopak mata kedua. Penelitian kini banyak menjelaskan mengenai akibat dari menatap layar berlebihan, seperti sakit kepala, ketegangan mata, hingga kebutaan.

6 dari 6 halaman

Ternyata Begini Gambaran Seram Manusia di Tahun 3.000, Punggung dan Leher Melengkung© Toll Free Forwarding

Hal ini membuat tubuh manusia berevolusi untuk melindungi diri dengan cara adanya kelopak mata bagian dalam yang lebih besar untuk mencegah paparan cahaya yang berlebihan.

Lebih dari itu, kelopak mata kedua ini juga memungkinkan mata untuk terhindar dari cahaya biru dari layar.

Kelopak mata kedua ini dikatakan sebagai perubahan evolusioner terakhir pada manusia futuristik yang dipengaruhi teknologi.

Laporan : Erdyandra Tri Sandiva

Beri Komentar