Valentino Rosi (Foto: Shutterstock)
Dream - Kabar mengejutkan datang dari ajang balap motor ternama di dunia, MotoGP. Salah satu pembalap terpopuler mereka, Valentino Rosi dinyatakan positif Covid-19 dan harus absen pada pagelaran GP Aragon mendatang.
Kabar tersebut disampaikan langsung oleh pembalap berjuluk The Doctor lewat instastory akun Instagramnya, @valeyellow46, pada Rabu, 15 Oktober 2020 malam.
Pembalap Italia itu mengatakan, dirinya sempat demam dan badannya merasa sakit ketika bangun tidur. Rossi langsung menghubungi dokternya untuk menjalani tes PCR.
" Sungguh disayangkan, pagi ini saya bangun dan tidak merasa baik-baik saja. Tulang saya sakit dan saya sedikit demam, jadi saya langsung memanggil dokter yang sudah mengetes saya dua kali," tulis Rossi.
Dari hasil tes PCR cepat pertama, dokter sempat menyatakan jika kondisi Rossi dipastikan negatif Covid-19. Namun hasil berbeda diperoleh saat test PCR kedua yang diberikan pada Selasa, pukul 16.00.
Berbeda dengan hasil tes pertama, kali ini Dokter jika pembalap berusia 41 tahun positif terinfeksi Covid-19.
Alhasil, Rossi pun harus absen di MotoGP Aragon, yang berlangsung akhir pekan ini.
" Jadi saya sangat kecewa saya akan melewatkan balapan di Aragon. Saya harus optimistis dan yakin, tapi saya juga berharap putaran kedua di Aragon tidak bisa buat saya," katanya.
Pembalap berusia 41 tahun itu mengaku kecewa sekaligus sedih karena tetap tertular meski sudah menjalani protokol kesehatan dengan sangat ketat.
" Saya sedih dan marah, sebab saya sudah berusaha yang terbaik untuk menghormati protokol kesehatan. Bahkan tes yang saya lakukan pada Selasa [hasilnya] masih negatif."
Dengan kepastian hasil tes PCR ini, Rossi rencananya akan mengisolasi diri setelah pulang dari Le Mans, Perancis.
" Tapi, ya beginilah, dan saya tak bisa mengubah situasinya. Saya sekarang akan mengikuti saran medis dan berharap bisa sembuh secepatnya," jelasnya.
