Wanita Ini Ceraikan Suami Cuma karena Bertubuh Pendek

Reporter : Sandy Mahaputra
Jumat, 2 Oktober 2015 08:01
Wanita Ini Ceraikan Suami Cuma karena Bertubuh Pendek
Ia tidak tahan diejek teman-temannya yang mengatakan suaminya pendek.

Dream - Seorang wanita Saudi mengajukan cerai hanya karena suaminya pendek. Wanita yang tak disebutkan namanya itu mengatakan ingin berpisah dari suaminya karena tidak tahan diejek teman-temannya yang mengatakan suaminya pendek.

Dia menambahkan sikap dan kata-kata teman-temannya di depan umum yang mengatakan suaminya pendek membuatnya merasa tidak nyaman dan sedih.

Shaikh Mohammad Al Jirani, Kepala Departemen Wakaf Al Qatif di Provinsi Timur Arab Saudi, mengatakan kasus ini merupakan salah satu paling aneh yang pernah ditanganinya.

Menurut laporan harian Saudi Okaz, Kamis kemarin, sebagian besar pengguna media sosial mengecam langkah wanita berusia sekitar 20 tahun itu. Mereka mengatakan wanita itu benar-benar tidak sensitif dalam sikapnya. Mereka juga menyalahkan dia karena tetap setuju menikah dengan suaminya saat dilamar.

Hanya sedikit yang mendukung wanita itu. Kebanyakan mereka mengatakan wanita itu punya hak untuk berpisah. Mereka beralasan bahwa kesedihan dan rasa tidak nyaman yang dirasakan wanita itu bukan hitungan hari, tapi seumur hidup.

Menurut sebuah studi oleh New York University yang diterbitkan tahun lalu, peneliti menemukan tinggi badan memengaruhi pria dalam menemukan jodohnya.

Studi ini menyimpulkan pria pendek akan lambat menikah dibandingkan pria dengan tinggi badan rata-rata atau lebih tinggi, tetapi 32 persen kecil kemungkinannya untuk bercerai.

Orang pendek juga cenderung untuk menikahi wanita yang kurang berpendidikan dan lebih muda. Setelah menikah, pria pendek tak banyak melakukan pekerjaan rumah tangga dan memperoleh penghasilan jauh lebih tinggi dari pasangan mereka.

Sementara itu pria berbadan tinggi akan cepat menikah, tapi lebih berisiko untuk bercerai. Pria dengan badan lebih pendek memiliki kehidupan pernikahan yang lebih stabil. Pria tinggi cenderung untuk menikahi wanita yang usianya mendekati usia mereka dan memiliki pendidikan lebih baik.

(SUmber: Gulf News)

Beri Komentar