Advertisement
WHO tiba-tiba melarang pemakaian vape perasa di semua negara karena dianggap mengancam masa depan generasi muda.
Banyak yang mengira kalau asap dan sisa bakaran vape ini tak berbahaya.
Dampak bahaya vape juga bisa dirasakan orang yang sering menghirup asapnya, lho.
Vape bisa memicu Spontaneus Pneumothorax, sebuah kondisi di mana paru-paru tak bisa mengembang dengan sempurna. Hal ini karena terjadi kebocoran.
Bahayanya menaruh vape bersama benda terbuat dari metal di salam saku.
Sudah dibuktikan pada suatu penilitian.
Vape dianggap sebagai pengganti rokok karena dinilai tidak berbahaya. Benarkah demikian?
Review Timbangan Digital MODENA Smart Body Scale untuk Tracking Progress Diet selama Ramadan
Dukung UMKM sebagai Tulang Punggung Ekonomi Nasional, Polytron Luncurkan Program 'UMKM Naik Level bareng Polytron'
Ingin Rutin Ikut Turnamen Padel Jakarta Tapi Masih Main Sendiri? Prio Padel Club Bisa Jadi Jawabannya
Upgrade Gaya Hidup Digitalmu dengan eSIM XL PRIORITAS, Pilihan Premium Masa Kini
Ibadah Lancar, Komunikasi Aman: Tips Itinerary Umroh & Internet Hemat