Advertisement
Disebut-sebut sebagai dokter termuda yang harus kehilangan nyawa karena virus Covid-19.
Ia merupakan dokter spesialis paru dengan sederet prestasi.
Kepergian dokter Mashali menyisakan duka bagi para pasien dan publik Mesir. Pria yang dijuluki doctor of the poor tersebut sudah mengabdikan dirinya selama lebih dari 50 tahun.
Dokter kelahiran 1987 tersebut termasuk anggota IDI Surabaya.
Ia sempat menjalani perawatan dan menggunakan ventilator. Sayang, nyawanya tak tertolong.
Dokter Miftah Fawzy Sarengat turut berjuang menangani Covid-19 di RSUD dr Soetomo.
Kematiannya memicu kemarahan warga China, mengapa?
Sebelum meninggal sering cerita hal-hal mengerikan yang dialami pasien Covid-19 kepada sang ayah.
Virus Corona Covid-19 kembali menelan garda terdepan Indonesia
Review Timbangan Digital MODENA Smart Body Scale untuk Tracking Progress Diet selama Ramadan
Dukung UMKM sebagai Tulang Punggung Ekonomi Nasional, Polytron Luncurkan Program 'UMKM Naik Level bareng Polytron'
Ingin Rutin Ikut Turnamen Padel Jakarta Tapi Masih Main Sendiri? Prio Padel Club Bisa Jadi Jawabannya
Upgrade Gaya Hidup Digitalmu dengan eSIM XL PRIORITAS, Pilihan Premium Masa Kini
Ibadah Lancar, Komunikasi Aman: Tips Itinerary Umroh & Internet Hemat