Pemilik rumah tidak membangun rumahnya dengan dinding yang menggunakan material bata, papan kayu, atau anyaman bambu tapi tempelen seng bekas yang sudah karatan.
Renovasi bagian luar rumahnya tidak terlalu besar. Namun yang dilakukannya pada bagian interior benar-benar frontal hingga hampir mengubah bentuk secara keseluruhan.