Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Lebih dari 50 persen warga Amerika Serikat (AS), yang menggunakan WhatsApp lebih dari enam bulan tak mengetahui aplikasi perpesanan itu dimiliki Facebook.
Selain WhatsApp, penelitian yang dilakukan DuckDuckGo juga menyebut sebanyak 56 persen warga AS tak mengetahui bahwa Waze telah dimiliki Google. Sebelumnya, DuckDuckGo juga telah menggelar survei bahwa 57 orang dewasa AS tak menyadari bahwa Facebook telah memiliki Instagram.
Apa pentingnya temuan ini? The Next Web menyebut, temuan ini dapat membuat publik bertanya bahwa, haruskah raksasa teknologi memperjelas kepemilikan aplikasi sosial media lainnya?
Ketika kampanye #DeleteFacebook muncul publik perlu bertanya ulang. Haruskah kita menghapus aplikasi itu? Bagaimana dengan Instagram?
Facebook tidak mungkin menghindari fakta kepemilikan Instagram dan WhatsApp. Tetapi, perusahaan rintisan Mark Zuckerberg itu sengaja tak mengiklankannya.
Facebook boleh saja mengalami kebocoran data pengguna. Tetapi, bagaimana dengan privasi data WhatsApp?
Wacana yang dikembangkan DuckDuckGo ini menarik sebab seberapa banyak warganet peduli terhadap aplikasi yang digunakan. Jaringan media sosial disebut memiliki persamaan dengan makanan.
Dia menyarankan kepemilikan media harus diberi label. Layaknya makanan yang dikonsumsi, halal atau tidak, pemodalan aplikasi media sosial juga harus disebut.
WhatsApp milik Facebook, Waze dari Google. Itu harus tak boleh terlewatkan. Publik berhak untuk tahu, meskipun mereka tidak peduli.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya