Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pendiri Microsoft, Paul Allen (Business Insider)
Dream - Salah satu pendiri Microsoft, Paul Allen, menghembuskan napas terakhirnya akibat penyakit komplikasi non-Hodgkin’s lymphoma pada Senin sore waktu setempat. Dia meninggal di usia 65 tahun usai menjalani perawatan di rumah sakit di Seattle, Washington, Amerika Serikat.
Kabar ini disebarkan oleh perusahaan investasi Vulcan Inc., mewakili pihak keluarga. Allen telah berjuang melawan penyakit tersebut sejak 2009 lalu.
Allen memegang peranan sangat penting bagi kesuksesan awal Microsoft. Dia dikenal sebagai programer jenius. Dipadu dengan ketajaman bisnis Bill Gates, Allen menjadikan Microsoft sebagai yang terdepan dalam bidang teknologi komputer.
" Paul tidak punya hanya dengan memulai satu perusahaan. Dia salurkan kemampuan dan kasih sayangnya untuk peningkatan taraf kehidupan masyarakat dan memperkuat komunitas di Seattle serta seluruh dunia," ujar Gates, dilansir Los Angeles Times.
Gates memiliki kenangan yang sangat mendalam terhadap Allen. Terutama soal keinginan rekannya untuk bisa selalu berbuat baik.
" Dia senang mengatakan, 'Jika itu mengandung untuk berbuat baik, kita harus melakukannya.' Seperti itulah wataknya, saya sangat merindukan dia," kata Gates.
Di lingkungan keluarga, Allen dikenal sebagai pribadi yang luar biasa. Seperti diungkapkan oleh saudara perempuan Allen, Jody.
" Sebagian besar orang tahu Paul Allen adalah ahli teknologi dan filantropis, bagi kami dia adalah saudara dan paman yang sangat dicintai, dan seorang teman yang luar biasa," kata Jody.
Jody melanjutkan kehadiran Allen membawa berkah bagi keluarga. Mereka turut merasakan kecerdasannya, kehangatan serta perhatian tulus Allen.
" Di tengah kesibukannya, Allen selalu ada waktu untuk keluarga dan teman. Di saat rasa kehilangan dan duka ini, kami sangat bersyukur atas kepedulian dan perhatian yang dia tunjukkan setiap hari," kata Jody.
Nama Allen masuk dalam daftar orang kaya dunia versi majalah Forbes 2018. Dia menduduki peringkat ke-44 orang kaya dunia dengan total kekayaan mencapai US$20 miliar, setara Rp304,5 triliun.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya