Pemuda Indonesia di Balik `Avengers: Endgame`

Reporter : Ahmad Baiquni
Selasa, 30 April 2019 09:03
Pemuda Indonesia di Balik `Avengers: Endgame`
Denny Endarto bertanggung jawab sebagai Digital Compositor.

Dream - Sekuel terkini film besutan Marvel Studio, Avengers: Endgame benar-benar menjadi primadona di kalangan pecinta sinema. Tiket film ini bahkan dijual dengan sistem indent, namun tetap saja laris manis.

Siapa sangka, ada 'tangan' pemuda Indonesia di balik layar film ini. Pemuda itu menyumbang karya yang cukup penting dalam penggarapan Avengers: Endgame.

Dikutip dari Pojoksatu, dia adalah Denny Endarto. Dia terlibat dalam pembuatan efek khusus film yang memecahkan rekor box office dunia ini.

Sebenarnya, Avengers: Endgame bukanlah film pertama bagi Denny. Dia pernah terlibat dalam penggarapan efek khusus sejumlah film baik besutan Marvel maupun Disney.

Sebuta saja Avengers: Infinity War di adegan Iron Man dan Doctor Strange di Planet Titan, War of The Planet of The Apes, Cinderella, Fantastic Beast, dan masih banyak lagi.

Denny adalah anak muda Jakarta yang sukses sebagai vfx artist. Dia bekerja di Weta Digita yang berbasis di Selandia Baru dan karyanya diakui Hollywood.

1 dari 2 halaman

Berawal dari Kebetulan

Denny mengaku keterlibatannya dalam Avengers: Endgame bermula dari kebetulan. Tempat kerjanya merupakan perusahaan yang menjadi mitra Marvel Studio Disney.

" Saya gabung di projek ini karena kebetulan studio dimana saya bekerja sekarang memang dipercaya Marvel studio/Disney," ujar Denny.

Menurut Denny, proses penggarapan Avengers: Endgame tidaklah mulus. Ada sejumlah kendala yang sempat ditemui tim selama proses produksi.

" Saya mengerti ada banyak aspek-aspek di luar pembuatan film kadang yang memang jadi kendala. Tapi secara overall, saya suka banget sama film ini. Good closure," ucap dia.

 

2 dari 2 halaman

Pengalaman Penuh Kesan

Dia pun yakin para fans Avengers tidak lagi dibuat penasaran. " Saya yakin semua fans akhirnya bisa lega dan enggak penasaran lagi," ucap Denny.

Di film ini, Denny dipercaya sebagai Digital Compositor. Tugas dia adalah menggabungkan gambar-gambar CGI dengan cuplikan film.

" Dan itu diusahakan mungkin untuk terlihat nyata," ucap terang dia.

Lebih lanjut, Denny mengaku tidak ada pengalaman unik selama penggarapan film bergenre superhero ini. Meski begitu, dia mengaku mendapat pengalaman berkesan.

" Hanya saja, pengalaman yang berkesan buat saya bisa membantu di beberapa final endingnya," ucap Denny.

(ism, Sumber: Pojoksatu.id)

Beri Komentar
4 Januari, Hari Bahagia dan Paling Sedih Rizky Febian