Jack Ma Muncul Setelah Menghilang Berbulan-bulan

Reporter : Dwi Ratih
Kamis, 21 Januari 2021 09:12
Jack Ma Muncul Setelah Menghilang Berbulan-bulan
Kemana saja dia?

Dream – Jack Ma akhirnya terlihat kembali setelah beberapa waktu lalu dikabarkan hilang dari publik. Dalam video yang dipublikasikan pada Rabu 20 januari 2021, miliader asal China ini terlihat tengah menghadiri acara penghargaan 'Jack Ma Rural Teachers Awards', menurut New York Post.

Seorang investor dan penasehat di China’s Tech Sector, Duncan Clark, baru-baru ini mengatakan kepada NPR bahwa pendiri Alibaba yang dulu banyak bicara itu hidup di bawah radar setelah menghadapi reaksi keras atas pidatonya yang dinilai menyerang sistem regulasi keuangan China pada Oktober 2020.

Jack Ma© Shutterstock

1 dari 4 halaman

Disuruh bersembunyi?

Setelah pidato tersebut, regulasi China menangguhkan afiliasi keuangan Alibaba sebesar US$37 juta dan meluncurkan penyidikan pada perusaahan Ma.

“ Saya pikir yang mendasari terjadinya dorongan kepada Jack Ma ini merupakan sebagai penegasan kembali peran negara dalam perekonomian, yang mana ini juga adalah agenda Presiden Xi Jinping,” tutur Duncan pada NPR.

Menurut laporan yang ada, mantan guru Inggris ini sudah dua bulan lebih tidak kelihatan di publik. Bahkan dia tidak datang ke acara reality shownya sendiri.

“ Pemahaman saya adalah bahwa dia disuruh untuk bersembunyi,” kata Duncan.

“ Saya pikir pada dasarnya orang-orang menginginkan Ma kembali pada posisinya semula,” tambahnya.

(Laporan: Josephine Widya, Sumber: Nypost.com)

© Dream
2 dari 4 halaman

Dua Bulan 'Menghilang', Ini yang Dilakukan Jack Ma

Dream – Kabar 'menghilangnya' pendiri Alibaba, Jack Ma selama dua bulan menemukan titik terang. Jack Ma menghilang dengan alasan tidak seperti yang diisukan.

“ Dia sengaja tidak terlihat dengan alasan tertentu,” kata pembawa berita CNBC, David Faber, dikutip dari Business Insider, Kamis 7 Januari 2021.

“ Kamu bisa memperkirakan itu terjadi beberapa waktu,” tambah Faber.

Seorang sumber, lanjut dia, mengatakan Jack Ma enggan tampil di depan publik di tengah ketegangan Partai Komunis Tiongkok dengan Alibaba dan Ant Group.

Menurut Yahoo Finance, pemerintah Tiongkok menekan perusahaan fintek Jack Ma, Ant Group. Sistem keuangan Tiongkok menolak IPO Ant Group pada November 2020.

“ Dia mungkin tak tampil di publik, tapi tidak ‘hilang’,” kata Faber.

Jurnalis ini menampik anggapan Jack Ma dicekal oleh otoritas Tiongkok karena perbuatannya. Ketegangan dengan pemerintah bermula saat Jack Ma mengkritik sistem keuangan Tiongkok.

“ Dia (Jack Ma) tidak ditangkap,” kata Faber.

3 dari 4 halaman

Dua Bulan Menghilang, Kemana Jack Ma?

Dream – Miliarder China, Jack Ma, menjadi perbincangan publik. Dia dikabarkan menghilang selama dua bulan belakangan sehingga menimbulkan banyak spekulasi.

Dikutip dari Yahoo Finance, Senin 4 Januari 2021, pendiri Alibaba ini juga tak muncul dalam episode final talent show “  Africa’s Business Heroes”. Acara milik Jack Ma ini memberikan peluang bagi wirausahawan Afrika untuk mendapatkan pendanaan US$1,5 juta (Rp20,87 miliar).

 

© Dream

© Dream
4 dari 4 halaman

Tak hanya itu, Jack Ma seharusnya menjadi juri. Namun, diganti oleh eksekutif Alibaba pada babak final yang ditayangkan bulan Februari. Menurut Telegraph, fotonya pun dihapus dari situs web.

Juru bicara Alibaba, sebagaimana dikutip Financial Times, menyebut Jack Ma tak bisa menjadi bagian dalam panel juri karena ada jadwal yang bentrok. Cuitan terakhir Jack Ma juga muncul pada 10 Oktober 2020.

Karena Ini?

Menurut informasi, kerajaan bisnis Jack Ma, Ant Group, masuk radar pengawasan Beijing. Hal ini terjadi setelah mantan guru bahasa Inggris itu menyampaikan pidato kontroversial di Shanghai pada 24 Oktober 2020.

Ia mengkritik sistem regulas Tiongkok yang menghambat inovasi. Bahkan, Jack Ma menyamakan aturan perbankan sama dengan “ klub orang tua”.

“ Sistem keuangan saat ini adalah warisan dari era industri. Kita harus menyiapkan generasi baru dan generasi baru. Kita harus mereformasi sistem saat ini,” kata dia.

Kritik ini membuat pemerintah Tiongkok berang. Dianggap menyerang otoritas Partai Komunis, Ant Group terkena imbasnya.

Seminggu kemudian, bursa saham Shanghai membatalkan rencana IPO Ant Group senilai US$37 miliar (Rp520,26 triliun). Kemudian, pemerintah Tiongkok menyelidiki monopoli dan antipersaingan di Alibaba Group. Pemerintah juga memerintahkan Ant Group untuk merestrukturisasi bisnisnya.

Beri Komentar