Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Keluarga Menonton Televisi Hitam Putih (Shutterstock.com)
Dream - Titel Britania Raya sebagai negeri maju sudah tidak ada yang meragukan. Namun temuan lembaga pelisensi televisi, TV Licensing, ini mungkin sedikit membuat banyak orang heran. Ya, meski televisi berwarna sudah lahir setengah abad, ternyata masih banyak orang di negara itu yang masih menonton TV hitam putih.
Dikutip dari laman Sky News, Jumat 16 November 2018, lebih dari 7.161 keluarga di Britania yang masih menonton televisi hitam putih. Padahal, saat ini teknologi semakin maju. Televisi bahkan sudah tersambung internet. Bisa diakses melalui telepon genggam canggih dengan warna resolusi tinggi. Namun nyatanya, ribuan keluarga di Britania tak mau pindah dari televisi hitam putih.
" Lebih dari setengah dari televisi di Britania Raya kini terkoneksi dengan internet, sehingga ini sangat menarik bahwa lebih dari tujuh ribu keluarga masih memilih melihat acara kesayangan mereka dengan televisi hitam putih," kata Juru Bicara TV Licensing, Jason Hill.
Dia juga mengingatkan bahwa lisensi diperlukan untuk semua TV, dan juga untuk mengunduh program BBC di komputer, tablet, atau ponsel apa pun.
Bulan lalu, TV Licensing mengatakan lebih dari 26.000 orang dengan usia antara 18 hingga 25 telah ketahuan menonton siaran langsung TV atau iPlayer BBC tanpa lisensi selama tahun lalu.
Siaran langsung pada televisi berwarna di Britania Raya dimulai dengan turnamen tenis Wimbledon di BBC2 pada bulan Juli 1967. Sejak itu, jumlah lisensi untuk televisi hitam putih saban tahunnya terus menurun.
Pada tahun 2000, ada 212.000 lisensi TV hitam putih yang dikeluarkan. Tapi pada tahun 2003 jumlah itu turun lebih dari separuh, menjadi 93.000. Jumlah itu terus merosot di bawah 10.000 pada tahun 2015.
Sekarang, jumlah televisi hitam putih di London menjadi yang terbesar. Jumlahnya mencapai 1.768. Kemudian diikuti West Midlands dengan 431 dan Greater Manchester dengan 390.
Sejarawan televisi dan teknologi radio, Jeffrey Borinsky mengatakan, " Ada ratusan kolektor seperti saya yang memiliki banyak TV hitam dan putih."
" Tiga puluh tahun yang lalu, Anda masih bisa membeli TV hitam putih, terutama yang mudah dibawa kecil, seharga 50 poundsterling dan menarik untuk mengetahui bahwa beberapa orang masih memilikinya." (Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya