Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Redmi Note 6 Pro (shutterstock.com)
Dream - Punya empat kamera! Fitur itu yang boleh dibilang bikin milenial tergoda ponsel pintar Xiaomi Redmi Note 6 Pro. Suksesor Redmi Note 5 Pro ini digadang-gadang punya spesifikasi menarik dengan harga menggiurkan.
Untuk membuktikan itu, Dream berkesempatan mengulas singkat produk ini.
Di mana impresi pertama saat melihatnya cukup kece. Penasaran? yuk kita bahas dulu dari desainnya.
Secara sekilas dari 'tongkrongannya', desain Xiaomi Redmi Note 6 Pro mirip dengan pendahulunya. Bagian punggung sangat mirip Redmi Note 5 Pro. Dan tampilan muka sepintas cukup mirip Pocophone F1.

Sedikit ada rasa bosan enggak sih melihat desain Xiaomi Redmi Note yang gitu-gitu aja?
Masih ikut tren, Xiaomi Redmi Note 6 Pro memasang poni layar dengan ukuran lumayan lebar. Poni tersebut sebagai tempat memasang beberapa komponen esensial. Sebut saja dua kamera, speaker, dan sensor pemindai wajah.
Bentang layar Redmi Note 6 Pro seluas 6,26 inci--terasa besar untuk satu tangan--dengan 81 persen rasio screen-to-body. Masih bisa melihat sedikit sisa ruang yang menjadi bingkai layar, yang sepanjang penggunaan tidak mengganggu.
Bodi belakang tetap memiliki ciri khas rumpun Redmi. Dua kamera belakang dalam satu bingkai bersama LED flash, yang terpasang pada posisi vertikal dan membulat di ujungnya.

Permukaan body yang terbuat dari logam membuat ponsel ini sedikit licin. Pengguna sebaiknya menggunakan case karet yang tersedia di dalam kotak paket pembelian. Hanya saja ukurannya akan menjadi sedikit lebih besar dan tebal.
Untuk antarmukanya, ponsel ini masih mengadopsi Micro USB untuk pengisian daya dan transfer data. Kemudian di pinggir atas terpasang sensor inframerah, jack audio 3,5mm, dan mikrofon. Pinggir kanan ada tombol volume dan power, sementara sisi berlawanan adalah tempat slot kartu SIM.

Layar ponsel sudah beresolusi FullHD+ dengan panel IPS, sehingga sangat nyaman dan bisa memanjakan mata untuk menonton YouTube, video serta bermain game. Namun dari catatan kami, notch-nya cukup mengganggu saat bermain game.

Notch ini dapat dihilangkan lewat pilihan Setting dan memilih menu Display. Namun perlu diingat, menghilangkan notch pada bagian atas, maka aspek rasio layar akan menurun.

© Dream

Sekarang beralih ke dapur pacunya. Redmi Note 6 Pro dibekali prosesor Snapdragon 636 dengan fabrikasi 14nm. Prosesor kelas menengah ini bisa dibilang cukup bertenaga dengan efisiensi baterai yang lebih baik yang baik. Prosesor ini memiliki delapan inti (octa-core) yang berjalan pada kecepatan 1,8 Ghz dengan GPU Adreno 509.
Unit yang kami memiliki ukuran RAM 3 GB (tersedia versi RAM 4GB). Terasa tanggung sih. Tapi masih cukup ok melakukan multitasking. Membuka sekitar 8-10 jendela aplikasi secara bersamaan, masih terasa lancar dan mulus.
Saat dipakai bermain game seperti Mobile Legends dengan pengaturan grafis medium pun masih dapat berjalan dengan lancar tanpa lag.
Xiaomi Redmi Note 6 Pro menjalankan sistem operasi Android 8.1 Oreo out-of-the-box dengan MIUI di bagian atas dan ditenagai baterai berkapasitas hingga 4.000 mAh yang mendukung teknologi pengisian cepat Quick Charge 3.0.
Saat Dream menggunakan ponsel ini cukup intens kekuatan baterainya bertahan selama sekitar 12 jam. Jadi kalian juga tidak perlu repot mencari kontak listrik dalam satu hari. Dan waktu pengisian baterai hingga penuh sekitar 1,5 jam. Namun, baterai sempat terasa panas ketika digunakan cukup lama untuk menonton Youtube.
Ponsel yang memiliki empat pilihan warna, hitam, rose gold, biru dan merah ini dukungan dual-SIM, 4G VoLTE, Wi-Fi 802.11ac, Bluetooth 5.0, OTG USB, microUSB 2.0 dan GPS.
© Dream
Sekarang kita bahas fitur yang bikin milenial kesengsem. Kamera. Ponsel ini memiliki empat kamera; dua kamera di belakang dan dua kamera depan untuk selfie. Untuk kamera belakang, sensor yang digunakan berukuran 12 megapiksel (aperture f/1.9) dan 5 megapiksel (aperture f/2.2).
Di bagian depan, ponsel ini memiliki pengaturan kamera ganda yang terdiri dari sensor 20 megapiksel + 2 megapiksel.
Xiaomi juga menyematkan fitur autofokus 2 piksel, pengenalan adegan dengan kecerdasan buatan (AI), fotografi cahaya studio, AI Portrait mode 2.0 dan Electronic Image Stabilization (EIS). Bagi yang menginginkan hasil yang lebih natural, bisa mematikan mode-mode ini.

Nah, kamera belakang dapat digunakan buat menampilkan efek bokeh sehingga foto terlihat lebih keren, kekinian banget deh!

Tapi, seperti kamera AI kebanyakan, efek bokeh yang dihasilkan terkadang suka meleset dan tak rapi. Jadi kalian harus menemukan jarak yang pas antara ponsel dengan objek foto, agar efek bokehnya terlihat ok.
© Dream

Sebagai ponsel kelas menengah, Xiaomi Redmi Note 6 Pro terbilang cukup menarik. Terutama dari segi spesifikasi serta performa cukup mumpuni. Dari desain juga lebih baik dari Redmi Note generasi sebelumnya, sayangnya tidak terlalu signifikan banget.
Ponsel ini juga cocok buat milenial yang gemar ber-selfie dengan efek bokeh. Harga yang ditawarkan mulai dari Rp2,9 juta dinilai masih terjangkau oleh konsumen Indonesia di kelas yang sesuai.
Ponsel pintar ini juga tepat buat kalian yang ingin memperbarui ponsel dari Redmi seri apapun. Gimana tertarik?
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya