5 Pantai Sepi di Bali, Cocok untuk 'Healing'

Reporter : Dwi Ratih
Selasa, 1 Maret 2022 19:01
5 Pantai Sepi di Bali, Cocok untuk 'Healing'
Bali punya pesona sendiri, Sahabat Dream!

Dream ─ Beberapa aktivitas rutin masyarakat terpaksa harus ditunda di masa pandemi COVID-19 ini. Salah satu yang sempat membuat kita diserang rasa bosan akut adalah saat tak bisa leluasan traveling ke destinasi lokal maupun mancanegara. 

Meski tak ketat seperti awal pandemi, beberapa destinasi wisata lokal mulai boleh dikunjungi wisatawan. Pemerintah telah membuka kembali berbagai tempat wisata tentunya dengan menjalankan protokol kesehatan untuk menjaga angka penyebaran agar tetap minim.

Liburan bersama keluarga atau teman-teman kini kembali hidup meski tak seramai sebelum masa pandemi. Berbagai tempat wisata menjadi lebih sepi dari biasanya akibat wisatawan memilih berlindung dari kemungkinan terpapar COVID-19. 

Namun di balik sepinya suasana tersebut, banyak destinasi wisata pantai di Bali yang justru menampilkan pesonanya di kala pandemi. Keindahan alam Bali memang tak perlu diragukan lagi. Tak hanya turis dalam negeri, turis luar negeri pun terpukau dengan keindahan yang diberikan Bali pada pengunjungnya.

Meski di musim virus seperti ini, tak perlu khawatir, berikut beberapa pantai di Bali yang sepi cocok untuk jadi tempat healing di era pandemi.

1 dari 5 halaman

1. Pantai Melasti

Menyuguhkan pemandangan indah yang merupakan pantai pasir putih, cocok untuk kamu datangi ketika berkunjung ke Bali.

Terletak di Ungasan di desa Ungasan, kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali, dulu dikenal sebagai pantai tersembunyi karena lokasinya berada di balik bukit kapur yang tinggi.

Tak hanya pantainya yang indah, akses perjalanan menuju pantai juga menyuguhkan pemandangan yang luar biasa sehingga menjadi daya tarik tersendiri ketika berwisata ke pantai Melasti.

Ombak laut pada Pantai Melasti tidak terlalu besar sehingga cocok untuk menjadi tempat berenang hingga snorkeling karena airnya yang jernih pula.

Tiket masuknya cukup murah, total 18 ribu rupiah untuk biaya satu sepeda motor dan tiket masuk untuk dua orang.

Bahkan Pantai Melasti memiliki area lahan parkir yang cukup luas, sehingga cocok dijadikan tempat liburan bersama keluarga atau rombongan teman.

2 dari 5 halaman

2. Pantai Suluban atau Blue Point

Memberikan keindahan alam favorit para traveler, pantai suluban jadi pilihan banyak wisatawan ketika mengunjungi Bali.

Pantai suluban terletak di Desa Pecantu Uluwatu Bali Selatan. Dari Denpasar, berkunjung ke pantai suluban hanya memakan waktu sekitar 60 menit.

Beragam aktivitas dapat kamu lakukan di Pantai Suluban seperti berselancar hingga menaiki tebing karang. Hantaman ombak pada tebing karang akan memberikan pemandangan menakjubkan bagi siapa saja yang menikmatinya.

Tak hanya itu, pengunjung juga dapat menyaksikan beberapa kegiatan warga lokal seperti pengrajin tenun. Pantai Suluban juga akan memberikan pemandangan sunset yang indah di penghujung hari.

Ketika berkunjung, terdapat beberapa akomodasi penginapan yang dapat kamu pilih jika ingin menginap di kawasan Pantai Suluban.

Salah satunya yaitu Hotel Blue Point Uluwatu.

Hotel ini menjadi ikon wisata di lokasi ini. Hotel terletak di pinggiran pantai atas tebing dan emiliki harga yang cukup terjangkau dengan beragam fasilitas.

Untuk tiket masuk Pantai Suluban, gratis bagi para pengunjung namun jika membawa kendaraan seperti motor dikenakan biaya sebesar Rp5 ribu, sedangkan mobil Rp15 ribu.

3 dari 5 halaman

3. Pantai Balangan

Pantai Balangan terletak di wilayah Desa Ungasan, Kelurahan Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, Bali. Karena letaknya yang cukup jauh dari pusat kota, pantai ini cocok jadi tempat liburan semasa pandemi.

Suasana tenang sangat disuguhkan pada Pantai Balangan ini jauh dari hiruk pikuk keramaian.

Pantai Balangan cukup bersih dan memiliki gradasi warna pada air lautnya sehingga indah untuk dipandang mata. Pantai Balangan merupakan salah satu pantai pasir putih di Bali yang wajib kamu kunjungi saat liburan.

Jika ditempuh dari Bandara Ngurah Rai menuju pantai balangan akan memakan waktu selama 55 menit dengan jarak 20 kilometer.

Biasanya, pengunjung akan terlebih dulu menaiki tebing sebelum bermain di kawasan pasir pantai.

Pasalnya di atas tebing, wisatawan akan mendapatkan pemandangan pantai yang menakjubkan dengan hamparan air laut warna biru.

Berbagai aktivitas air juga dapat dilakukan di kawasan Pantai Balangan seperti berselancar, berenang, atau sakadar duduk di tepi pantai dan berjemur.

Tiket masuk pantai balangan terbilang cukup murah. Untuk kendaraan motor hanya dikenakan biaya sebesar Rp5 ribu per-motor dan mobil sebesar Rp10 ribu.

4 dari 5 halaman

4. Pantai Jimbaran

Tak hanya menyuguhkan pemandangan keindahan alam, namun kuliner di Pantai Jimbaran juga bisa kamu cicipi.

Pantai Jimbaran terletak di sebuah desa pada wilayah kecamatan Kuta selatan, kabupaten Badung, Bali. Dikenal memiliki area yang strategis kamu hanya perlu menempuh jarak tujuh Kilometer dari Bandara Ngurah Rai.

Pantai Jimbaran sangat cocok untuk kamu kunjungi di waktu sore menjelang sunset. Daya tarik utama pantai ini yaitu pemandangan terbenamnya matahari selagi menikmati hindangan laut khas Jimbaran.

Beragam café seafood berjejeran di Pantai Jimbaran, memudahkan Sahabat Dream untuk memilih tempat menghabiskan waktu.

Memasuki area pantai tidak dipungut biaya masuk, namun pengunjung perlu membayar parkir kendaraan. Untuk motor dikenakan biaya sebesar Rp2 ribu, dan mobil lima ribu rupiah saja.

5 dari 5 halaman

5. Pantai Bias Tugel

Pantai ini terletak di dekat pelabuhan Padang Bai di kabupaten Karangasem. Jarak yang ditempuh sebesar 57 kilometer dan memakan waktu selama kurang lebih 1 jam 15 menit dari bandara Ngurah Rai Bali.

Sebagian besar pengunjung pantai ini berasal dari wisatawan asing maupun lokal.

Pantai Bias Tugel merupakan salah satu pantai sepi di Bali yang cocok kamu kunjungi di masa ini. Kawasannya yang asri juga tenang pas untuk tempat wisata yang nyaman bersama orang terdekat.

Meski fasilitas pantai ini belum terlalu banyak, namun kamu tetap dapat melakukan beragam aktivitas sederhana seperti duduk di tepi pantai, berendam di celah karang, atau berjemur.

Pantai dengan perairan berwarna biru kehijauan juga pasir putih yang bercampur dengan vulkanik hitam, terlihat sangat indah.

Lagi-lagi, meski fasilitas belum terlalu banyak, namun kamu tetap bisa mencoba berbagai makanan yang di jual di kedai pantai.

Berbagai tempat wisata lain juga sangat dekat dengan pantai bias tugel seperti Candi Dasa, Pantai Blue Lagoon, Taman Ujung Soekasada, dan Tirta Gangga Karangasem.

Memasuki Pantai Bias Tugel, tiap pengujung dikenakan biaya tiket masuk.

Untuk wisatawan domestik dikenakan biaya sebesar Rp5 ribu, sedangkan pengunjung asing sebesar Rp10 ribu. Tiket masuk sudah termasuk biaya parkir kendaraan.

Perlu diingat juga bahwa Pantai Bias Tugel tidak buka selama 24 jam, melainkan akan tutup pada jam 18.00 waktu setempat.

(Laporan: Abinsha Nurmaulida, Sumber: Havehalalwilltravel, water-sport-bali, & iTrip)

Beri Komentar