Erupsi Semeru Tak Berdampak ke Wisata Bromo, Tetap Buka Seperti Biasa

Reporter : Okti Nur Alifia
Senin, 5 Desember 2022 11:45
Erupsi Semeru Tak Berdampak ke Wisata Bromo, Tetap Buka Seperti Biasa
Meskipun begitu, wisatawan yang berlibur di kawasan TNBTS tetap waspada. Para wisatawan diminta mengikuti arahan para petugas di lapangan.

Dream - Erupsi Gunung Semeru yang terjadi pada Minggu, 4 Desember 2022, tidak berdampak pada lokasi wisata Gunung Bromo. Meskipun berada dalam kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), wisata ini tetap buka. 

Kepala Sub Bagian Data, Evaluasi, dan Humas Balai Besar TNBTS, Sarif Hidayat, kawasan wisata Gunung Bromo tetap dibuka karena awan panas guguran Gunung Semeru mengarah ke tenggara.

" Karena arah awan panas guguran seperti tahun lalu mengarah ke tenggara. Sementara tidak ada dampak," kata Sarif kepada wartawan, Minggu 4 Desember 2022. 

Meskipun begitu, Sarif meminta wisatawan yang berlibur di kawasan TNBTS tetap waspada. Para wisatawan diminta mengikuti arahan para petugas di lapangan.

" Namun demikian, ini adalah kejadian alam yang tidak bisa diprediksi, sehingga wisatawan harus tetap waspada," ungkap Sarif.

1 dari 5 halaman

Pihak BB TNBTS terus memantau dinamika aktivitas Semeru dari sejumlah resort terdekat.

Gunung Semeru menunjukkan peningkatan aktivitas sejak Minggu pagi, sebelum awan panas guguran meluncur hingga radius 7 kilometer.

PVMBG dari Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Semeru pun menaikkan statusnya dari level III atau siaga menjadi level IV atau awas.

Sementara itu, saat ini 1.979 jiwa mengungsi di 11 titik akibat Awan Panas Guguran (APG). Pemkab Lumajang juga menetapkan masa tanggap darurat bencana selama 14 hari.

Sumber: Merdeka.com

2 dari 5 halaman

Erupsi Gunung Semeru Disebut Sebabkan Tsunami, Ini Kata PVMBG

Dream - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), menyatakan bahwa kabar yang menyebut erupsi Gunung Semeru dapat menyebabkan tsunami adalah hoaks atau tidak benar.

" Kabar yang beredar bahwa erupsi Semeru dapat menyebabkan tsunami adalah tidak benar," tulis PVMBG dalam Twitter resminya @PVMBG.

PVMBG menjelaskan, dampak erupsi Gunung Semeru yang terjadi pada Minggu, 4 Desember 2022, adalah abu vulkanik.

" Dampak erupsi saat ini adalah abu vulkanik yang dapat mendampak bagian barat daya, barat, dan selatan Gunung Semeru," lanjut pernyataan itu.

Menurut PVMBG, awan panas guguran Gunung Semeru menjangkau kurang lebih 13 kilometer ke arah tenggara dan tidak sampai ke laut.

3 dari 5 halaman

PVMBG juga menyebut informasi mengenai aktivitas Gunung Semeru terkini dapat diperoleh melalui aplikasi atau website Magma Indonesia (www.vsi.esdm.go.id atau magma.esdm.go.id), dan media sosial Facebook, Twitter dan Instagram PVMBG

Sementara itu Kepala Bidang Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Lumajang Joko Sambang mengimbau kepada masyarakat untuk tidak terpancing dengan informasi yang tidak bertanggung jawab mengenai aktivitas Gunung Semeru.

" Kami imbau masyarakat mengikuti arahan dari instansi yang berwenang yakni Badan Geologi yang akan terus melakukan koordinasi dengan BPBD di daerah," katanya, dilansir Liputan6.com.

4 dari 5 halaman

Begitu pula yang disampaikan Bupati Lumajang Thoriqul Haq yang mengimbau masyarakat tidak panik dengan isu hoaks pasca erupsi Gunung Semeru yang disertai Awan Panas Guguran (APG) yang terjadi di lereng Gunung Semeru.

" Saya meminta masyarakat yang berada di posko pengungsian untuk tidak mudah percaya terhadap informasi bohong yang disebarkan oknum yang tidak bertanggung jawab," katanya.

Kemudian Thoriqul juga mengklarifikasi informasi mengenai kawasan relokasi adalah lokasi tidak aman dari potensi bencana erupsi Gunung Semeru, sehingga banyak warga yang menempati hunian tetap di Desa Sumbermujur memilih mengungsi. Thoriqul memastikan bahwa hunian relokasi aman.

" Saya pastikan hunian relokasi aman dan tidak mengikuti aliran lahar. Aliran laharnya tidak ke Desa Sumbermujur, tapi melalui Supiturang, Curah Kobokan, Kamar Kajang dan Bondeli," tuturnya.

Beri Komentar