Qal'at Al-Bahrain (Foto: Lulwa Shalhoub/Arabnews.com)
Dream - Di negara Bahrain, terdapat benteng kokoh bersejarah Qal'at al-Bahrain yang bila diartikan dalam Bahasa Indonesia berarti 'Benteng Bahrain'. Meski Bahrain dipenuhi dengan gedung-gedung pencakar langit yang modern, benteng bersejarah ini tetap menjadi pilihan terbaik bagi turis asing untuk berkunjung.
Pada awalnya benteng yang dibangun 4500 tahun lalu ini bernama Benteng Portugal, karena pada masa itu benteng tersebut digunakan oleh pasukan portugal sebagai pertahanan militer. Hingga kini, Benteng Bahrain menjadi saksi bisu dari berbagai macam sejarah yang terjadi di Kota Bahrain.
Benteng Bahrain merupakan aset bersejarah yang tercatat sebagai warisan dunia UNESCO pada tahun 2008. Benteng ini juga pernah dijadikan tempat perdagangan maritim antara China dan Mediterania di abad ke-16 karena lokasinya yang berdekatan dengan pantai utara Kota Bahrain. Sehingga menjadi lokasi yang strategis untuk melakukan kegiatan perdagangan.
Pada tahun 1954, sejumlah orang melakukan penggalian di daerah Benteng Bahrain dan menemukan benda-benda bersejarah yang berasal dari masa 2300 tahun Sebelum Masehi sampai abad ke-18.
Waktu terbaik untuk mengunjungi Benteng Bahrain adalah sore hari, ketika sinar matahari nampak teduh dan memberikan cahaya yang lembut ke arah benteng. Sehingga terciptalah pemandangan yang indah perpaduan dari cahaya dan bayangan benteng.
Di ujung jalan Benteng Bahrain dibangun sebuah museum koleksi tembikar yang mewakili lima periode sejarah. Koleksi tembikar di museum tersebut diurutkan secara kronologis membentuk satu cerita utuh.
(Sumber: arabnews.com/Awalendi EP)