Mulai 19 Juli 2021, Inggris Hapus Aturan Karantina Bagi Pendatang Sudah Divaksin

Reporter : Ahmad Baiquni
Sabtu, 10 Juli 2021 14:10
Mulai 19 Juli 2021, Inggris Hapus Aturan Karantina Bagi Pendatang Sudah Divaksin
Inggris akan membuka kembali seluruh pembatasan Covid-19.

Dream - Inggris bergerak maju dengan rencana mengakhiri sebagian besar aturan pembatasan Covid-19 mulai 19 Juli 2021. Di tanggal tersebut, Inggris meniadakan aturan karantina bagi pendatang yang sudah divaksinasi penuh dari negara-negara daftar kuning.

Inggris tidak akan lagi mewajibkan kedatangan yang divaksinasi penuh dari negara-negara berisiko menengah untuk dikarantina selama 10 hari setelah kedatangan. Sebaliknya, mereka akan mengambil tes PCR pada hari kedua kedatangan, sebagai tambahan tes pra-perjalanan.

Aturan juga berlaku untuk mereka yang telah pulih dari virus. Namun, aturan masuk yang longgar hanya berlaku untuk penduduk Inggris yang pulang dari luar negeri dan telah divaksinasi penuh dengan vaksin yang diberikan NHS di dalam negeri.

Sekretaris transportasi Inggris Grant Shapps mengkonfirmasi anak-anak juga akan diminta untuk mengikuti tes PCR pada hari kedua. Dia juga mengatan pelancong yang tidak divaksinasi dan bahkan sebagian divaksinasi masih akan diminta untuk karantina selama 10 hari ketika kembali dari negara kuning.

Kedatangan orang dari negara daftar kuning harus menunjukkan status vaksinasi mereka kepada maskapai penerbangan sebelum keberangkatan, baik melalui aplikasi NHS di ponsel atau dengan surat NHS COVID Pass.

Pemerintah akan melonggarkan aturan karantina untuk penduduk non-Inggris yang datang dari negara kuning akhir tahun ini. Tetapi untuk saat ini mereka akan diminta karantina.

 

1 dari 1 halaman

Belum Berlaku di Skotlandia, Irlandia Utara, dan Wales

Tetapi aturan tidak berubah di Skotlandia, Irlandia Utara dan Wales untuk saat ini. Namun BBC melaporkan Wales dan Irlandia Utara dapat mengikuti langkah Inggris.

Sebagian besar negara dikategorikan sebagai kuning di bawah sistem lampu lalu lintas Inggris, termasuk hotspot liburan seperti Prancis, Italia, Yunani dan Spanyol dan daratan Portugal.

Tidak ada perubahan pada aturan untuk kedatangan dari negara-negara daftar hijau – tujuan di mana tingkat infeksi rendah dan tingkat vaksinasi tinggi. Mereka juga diharuskan melakukan PCR sebelum dan sesudah bepergian.

Kedatangan dari daftar merah atau negara berisiko tinggi akan terus diharuskan menjalani karantina hotel wajib dengan biaya sendiri.

Pada 19 Juli, Pemerintah Inggris berencana untuk membuka kembali negaranya, menghapus hampir semua aturan Covid-19, meskipun kasus terus meningkat karena varian Delta. Sementara British Medical Association (BMA) telah menyerukan penggunaan masker wajah yang berkelanjutan, mandat masker pemerintah akan dihapus bersama dengan pedoman jarak sosial.

Dinyatakan sebagai 'Hari Kebebasan', klub malam akan dibuka, pertunjukan dan festival akan kembali beroperasi, permainan olahraga akan diizinkan untuk beroperasi dengan kapasitas penuh dan kehidupan akan sedikit banyak kembali ke masa pra-pandemi, dikutip dari Lonely Planet.

Beri Komentar