Walking On a Dream, Cara Australia untuk Bius Wisatawan Indonesia

Reporter : Shania Suha Marwan
Selasa, 6 Desember 2022 10:45
Walking On a Dream, Cara Australia untuk Bius Wisatawan Indonesia
Cari tahu tentang Walking On a Dream yang baru diluncurkan oleh Tourism Western Australia di sini!

Dream - Setelah pandemi Covid-19 mulai mereda, banyak negara mulai membuka diri pada dunia internasional. Tidak hanya memulihkan penerbangan, banyak negara juga mulai mempromosikan pariwisatanya.

Misalnya saja badan pariwisata pemerintah Australia Barat, Toursm Western Australia (TWA), yang meluncurkan kampanye liburan Walking on a Dream pada 5 Desember 2022. Konsep tersebut diambil untuk menunjukkan wisata unik yang ada di  Australia Barat. 

Menurut Deputy Premier and Minister for Tourism Australia, Roger Cook MLA, kampanye ini menjadi cara menjamin reputasi Australia Barat dengan destinasi unik, berkesan, dan wajib dikunjungi, untuk saat ini dan masa depan. 

1 dari 3 halaman

© Foto: Shania Suha Marwan

" Australia Barat itu seperti mimpi. Tempat dimana keajaiban alam dan segala pengalaman dalam bucket list anda tercapai dan membuat anda merasa seperti sedang menjelajahi dunia lain," ungkap Menteri Cook di Hotel Fairmont, Jakarta.

Untuk merasakan segala pengalaman liburan yang unik Australia Barat, solo traveling bisa menjadi jawaban. Dengan banyaknya jalur berkendara berlanskap indah, para turis bisa menikmati liburan dengan roadtrip.

Selama perjalanan, para turis bisa melihat pemandangan padang bunga liar dan indahnya danau pink. 

© Ilustrasi/ Shutterstock

2 dari 3 halaman

Kampanye tersebut fokus pada empat tujuan wisata, di antaranya Perth, Margaret River Region, Ningaloo Reef, dan Kimberley. 

© Ilustrasi/ Shutterstock

Menurut Cook, turis Indonesia akan sangat menyukai berlibur di Australia Barat dengan beragam wisata dan atraksi yang tidak terlalu padat, dan ruang terbuka yang luas dengan pemandangan indah. 

" Menyusul peluncuran 'Walking On a Dream', kami yakin merk pariwisata baru Australia Barat akan menarik lebih banyak kunjungan wisatawan dari Indonesia," tambah Menteri Cook.

3 dari 3 halaman

Beri Komentar