8 Momen Kocak Bocah-Bocah Usai Disunat

Reporter : Idho Rahaldi
Senin, 7 Oktober 2019 08:36
8 Momen Kocak Bocah-Bocah Usai Disunat
Mungkin dapat mengembalikan memori bersejarah kalian itu...

Dream - Sunat atau khitan sudah menjadi hal biasa bagi anak laki-laki, terutama dari keluarga Muslim.

Sunat merupakan tindakan menghilangkan atau memotong seluruh maupun sebagian kulit penutup depan alat vital laki-laki.

Namun entah kenapa, sunatan atau khitanan ini selalu saja erat kaitannya dengan peristiwa lucu dan menggelikan.

Entah saat orang tua harus membujuk habis-habisan anaknya agar bersedia sampai-sampai seorang bocah yang dengan cerdasnya pura-pura pingsan agar terbebas dari sunatan.

Nah mungkin foto-foto di bawah ini akan menambah deretan peristiwa kocak seputar sunatan. Atau mungkin dapat mengembalikan memori bersejarah kalian itu.

Kalian pernah melakukan seperti yang terlihat dalam foto-foto di bawah ini?

1 dari 5 halaman

Ngakak

1. Penangkal anti lalat dan nyamuk

 Sunat© dream.co.id+

2. Biar senantiasa adem

 Sunat© dream.co.id

3. Teman senasib sepenanggungan

 Sunat© dream.co.id

4. Lah itu khoceng abis disunat juga?

 Sunat© dream.co.id

2 dari 5 halaman

Jadi Ingat Masa Lalu?

5. Ini baru cowok!

 Sunat© dream.co.id

6. Biarpun habis sunat, game jalan teroos!

 Sunat© dream.co.id

7. Hayo tebak siapa?

 Sunat© dream.co.id

8. Biar tak sakit, ia mengeluarkan jurus. Sharingan!

 Sunat© dream.co.id

3 dari 5 halaman

Tidak Sah Menikah Jika Belum Sunat?

Dream - Bagi sebagian umat Islam, terutama yang tinggal di Indonesia, sunat merupakan kewajiban bagi pria Muslim baligh. Amalan ini termasuk dalam rangka membersihkan diri dari najis.

Sunat atau khitan adalah amalan menghilangkan kulit yang menutupi ujung kelamin pria. Ini dimaksudkan agar tidak ada najis yang tersisa di kelamin.

Secara medis, sunat juga tindakan yang disarankan. Hilangnya kulit penutup ujung kelamin dapat membebaskan alat vital dari kotoran sehingga mencegah bahaya terserang penyakit.

Terdapat pemahaman di sebagian masyarakat terkait sunat dihubungan dengan pernikahan. Pandangan itu menyebut tidak sah seorang pria menikah jika tidak sunat.

Apakah pendapat ini dapat diikuti?

Dikutip dari NU Online, masalah ini terjadi benar di dunia nyata. Biasanya, melanda calon mempelai pria yang mualaf.

Agama lamanya tidak pernah memerintahkan untuk sunat. Sehingga, dia tidak menjalankan sunat hingga beberapa lama setelah menjadi mualaf.

4 dari 5 halaman

Hukum Sunat Menurut Ulama

Para ulama berbeda pandangan mengenai hukum sunat. Imam Syafi'i dan Imam Ahmad bin Hambal menyatakan sunat diwajibkan bagi pria maupun wanita, tetapi Imam Malik dan Imam Abu Hanifah cukup menghukuminya sunah.

Imam Nawawi dalam Al Majmu' Syarhul Muhadzdzab memberikan penjelasan sebagai berikut.

"  Bagi kami (ulama Syafi’iyah) khitan itu wajib bagi laki-laki dan perempuan. Demikian pula kebanyakan ulama salaf berpendapat. Hal itu disampaikan oleh Al Khathabi. Termasuk yang mewajibkan khitan adalah Imam Ahmad. Sedangkan Imam Malik dan Abu Hanifah berpendapat hukum khitan adalah sunah bagi semuanya (laki-laki dan perempuan). Imam Rofi'i menuturkan pendapat lain bagi kita, pendapat ketiga bahwa khitan iu wajib bagi laki-laki dan sunah bagi perempuan."

5 dari 5 halaman

Sunat Batalkan Akad Nikah?

Dalam pandangan Mazhab Syafi'i, diwajibkannya sunat bagi Muslim pria berkaitan dengan sholat. Dikhawatirkan ada najis menempel pada kulit kelamin yang berasal dari air kencing sehingga membuat sholat tidak sah.

Sementara terkait akad nikah, pengaruh sunat dan tidak harus dilihat dari syarat dan rukun nikah itu sendiri. Jika syarat dan rukun terpenuhi, pernikahan tentu sah.

Syarat pernikahan yaitu adanya calon suami yang sudah jelas dan dalam status halal menikah. Maksudnya calon suami tidak sedang dalam keadaan berihram baik haji atau umroh.

Sehingga, seorang Muslim pria belum sunat boleh menikah dengan Muslim wanita dan akadnya sah. Tidak ada pengaruh apapun antara sudah disunat atau belum terhadap sah tidaknya pernikahan.

Beri Komentar