Membual ke Pacar Mau Bikin Rekor Penembakan Massal, Ujungnya Apes

Reporter : Sugiono
Sabtu, 17 Agustus 2019 14:23
Membual ke Pacar Mau Bikin Rekor Penembakan Massal, Ujungnya Apes
Yang mengerikan, dia ingin memecahkan rekor sebagai penembak massal dengan jumlah korban terbanyak.

Dream - Perilaku sebagian generasi millenials semakin ke sini semakin aneh dan mengkhawatirkan. Terbaru, seorang pemuda Florida berusia 25 tahun mengancam akan melakukan penembakan massal.

Yang mengerikan, dia mengatakan ingin memecahkan rekor sebagai penembak massal dengan jumlah korban terbanyak.

Pesan ancaman tersebut disampaikannya melalui sebuah pesan singkat kepada mantan pacarnya.

Merasa takut dan khawatir, sang mantan pacar langsung melaporkan pemuda itu ke polisi.

1 dari 3 halaman

Ingin Menembak Sebanyak Mungkin Orang

Tristan Scott Wix dari Daytona Beach ditangkap pada Jumat, 16 Agustus 2019. Setelah Kantor Sheriff Volusia County mendapat laporan pesan singkat yang dia kirim.

Tristan Scott Wix, mengaku iseng membuat ancaman penembakan massal.© Kantor Sherif Volusia County

Dalam pesan singkat itu, Wix mengungkapkan keinginan untuk menembaki kerumunan orang sebanyak-banyaknya.

Yang mengkhawatirkan, Wix menarget sekolah yang dikatakannya sebagai target yang mudah dan lemah.

" Sekolah adalah target yang mudah dan lemah. Aku ingin menembaki kerumunan besar orang dari jarak jauh. Aku ingin memecahkan rekor dengan jumlah korban terbanyak," tulis Wix dalam pesannya.

2 dari 3 halaman

Sudah Membuat Rencana Matang

Juru bicara Kantor Sheriff Volusia County, Andrew Gant, mengatakan Wix mengirim pesan tersebut ke mantan pacarnya, yang kemudian meneruskannya ke polisi.

Dalam pesan lainnya, Wix mengatakan jika mantan pacarnya ingin selamat dari penembakan massal, dia bisa memberinya jalan.

Tetapi Wix tidak berencana untuk keluar hidup-hidup, kecuali jika dia melihat ada peluang.

Kepada mantan pacarnya, Wix mengaku sudah memiliki lokasi yang menjadi target aksinya.

" Bisa membunuh 100 orang sudah termasuk bagus," kata polisi menirukan tulisan pesan Wix kepada mantan pacarnya.

3 dari 3 halaman

Mengaku Hanya Senang dengan Penembakan Massal

Namun, kepada polisi, Wix mengaku bahwa apa yang ditulisnya itu hanyalah iseng. Dia tidak benar-benar ingin melakukan penembakan massal.

" Aku tidak gila kalau mati konyol seperti itu. Aku hanya iseng melakukannya karena aku adalah orang paling sabar di dunia," kata Wix.

Wix juga mengaku tidak benar-benar punya senjata api. Dia hanya tertarik dengan kasus penembakan massal yang sering terjadi di Amerika Serikat.

Meski mengaku hanya iseng, Wix tetap ditahan dengan tuduhan melakukan ancaman untuk melakukan penembakan.

Saat ini, Wix meringkuk di penjara Volusia County dan tidak mendapat kesempatan mendapat jaminan bebas.

(Sah, Sumber: Buzz Feed News)