Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Foto: World Of Buzz
Dream - Banyak orang membersihkan telinga dari kotoran dengan menggunakan cotton bud. Selain mudah dilakukan, harga cotton bud juga sangat murah.
Sayangnya, cara yang dianggap efisien ini berpotensi menimbulkan efek samping yang cukup mengerikan. Akibat tersebut memang tidak disadari oleh banyak orang.
Tak hanya iritasi karena terlalu sering terjadi gesekan antara cotton bud dengan kulit telinga, cara ini bahkan bisa merenggut nyawa.
Menurut laman World of Buzz, kasus semacam ini pernah dialami oleh Jasmine Small, wanita 38 tahun asal Australia.
Wanita tersebut hampir mengalami infeksi di otak yang bisa menyebabkan kematian gara-gara membersihkan telinga dengan cotton bud.
Ternyata apa yang dialaminya itu sudah berlangsung sangat lama. Dia telah mengalami rasa sakit dan kehilangan pendengaran sejak tahun 2016.
Hasil CT scan akhirnya mengungkapkan ada peradangan di dua daerah area tulang di dasar tengkoraknya.
" Jika kamu menundanya lebih lama, kamu mungkin akan mati," ucap Jasmine, menirukan peringatan dokter.
Dokter pun melakukan pembedahan dan berhasil mengeluarkan ujung cotton bud yang hilang, dan saat itu sudah tertutup lilin berbagai fragmen.
Sayangnya setelah pencabutan, pendengaran Jasmine telah rusak permanen. Ia pun ditawari pilihan melakukan operasi lanjutan atau memasang alat bantu dengar.
" Menggunakan alat bantu dengar pada usia 38 itu tidaklah menyenangkan," katanya.
Menjaga kebersihan telinga sangatlah penting agar tidak menimbulkan bau yang tak sedap. Oleh karena itu, sebagian orang berupaya mengorek telinga sesering mungkin.
Pada dasarnya, kotoran telinga merupakan pelumas yang melindungi saluran telinga. Terdiri dari cerumen yang memiliki sifat antimikroba untuk melawan infeksi.
Tapi ternyata banyak orang yang salah dalam membersihkan telinga. Seperti misalnya, membersihkan telinga menggunakan cotton bud.
Padahal, penelitian membuktikan bahwa membersihkan telinga mengenakan cotton bud dapat mendorong kotoran menjadi masuk ke dalam, serta berpotensi membuat gendang telinga menjadi pecah.
Agar hal itu tidak menimpa Sahabat Dream, perhatikan cara-cara membersihkan telinga di bawah ini, agar kotoran dapat bersih sempurna tanpa risiko melukai gendang telinga.
1. Handuk

Jika ingin membersihkan telinga, ambil handuk lembut dan basahi dengan air. Gunakan untuk membersihkan kanal luar telinga. Usapkan pada bagian-bagian yang masih terlihat dari luar.
2. Baby oil

Ambil beberapa tetes baby oil atau minyak mineral untuk membersihkan telinga. Caranya, campur dengan saline solution yang telah dicampur dengan setengah sendok teh dan setengah cangkir air hangat.
Atau bisa juga mencampurkan dengan larutan hidrogen peroksida (mengandung 3 persen atau lebih rendah) ke dalam air yang sama.
3. Kapas

Ambil beberapa helai kapas dan rendam di dalam cairan di atas. Namun, bisa juga menggunakan pipit dan meneteskannya perlahan-lahan ke lubang telinga. Posisikan kepala dalam kondisi miring agar lebih mudah meneteskannya.
4. Pijat tulang rawan

Selanjutnya, tekan tulang rawan segitiga pada permukaan luar saluran segitiga telinga kamu. Lalu, pijat dalam gerakan melingkar secara lembut. Hal ini bertujuan untuk membantu sirkulasi soline solution menjadi lebih baik.
5. Miringkan kepala

Miringkan kepala dalam posisi berlawanan agar larutan cepat mengalir keluar. Ulangi cara tersebut untuk membersihkan kuping sisi lainnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam