Derita Wanita Venezuela: `Demi Makanan di Meja Kujual Tubuhku`

Reporter : Syahid Latif
Jumat, 24 Agustus 2018 13:30
Derita Wanita Venezuela: `Demi Makanan di Meja Kujual Tubuhku`
Warga Venezuela benar-benar menderita. Hiperinflasi membuat harga uang tak lagi bernilai.

Dream - Warga Venezuela benar-benar tengah dicoba masalah besar. Hiperinflasi membuat ekonomi negara ini berantakan. Berbagai cara ditempuh penduduk dari negara yang pernah kaya raya ini untuk bertahan hidup.

Pekerjaan apapun akan mereka lakukan untuk mengais uang. Termasuk menjadi seorang pekerja seks komersial (PSK) di negara tetangga.

Fakta mengejutkan ini terkuak setelah Sky News melakukan investigasi dan menemukan para wanita Venezuela terpaksa menjajakan dirinya. Yang mengejutkan, mereka melakukan profesi terlarang itu di negara tetangga, Kolombia.

Sejumlah wanita Venezuela ditemukan sedang menjajakan dirinya di sejumlah jalan di kota perbatasan Cucuta. Di salah satu klub ditemukan mayoritas wanita yang bekerja melacurkan diri berasal dari Venezuela.

Di sebuah rumah bordil berisi 60 wanita, hanya ada dua orang Kolombia. Sisanya adalah wanita Venezuela.

Seorang ibu dua anak, yang dulunya seorang ballerina dan pengusaha sebelum keruntuhan ekonomi negaranya, mengaku terpaksa menyerahkan dirinya karena tidak ada pilihan lain.

" Ini adalah pekerjaan yang memalukan tetapi pilihan apa yang saya miliki?"

1 dari 4 halaman

Pengakuan Pilu Wanita Venezuela

Wanita yang tak disebutkan namanya itu mengaku harus menghasilkan uang untuk merawat dan memberi makan anak-anaknya. Dia mengatakan tidak ada apapun yang bisa didapatnya di Venezuela.

" Satu-satunya cara untuk menaruh makanan di atas meja untuk anak-anakku adalah bepergian ke sini ke Kolombia dan menjual tubuhku."

Pengakuan serupa juga diungkapkan seorang ibu dari anak laki-laki berusia satu tahun yang mengaku pernah bekerja sebagai seorang penata rambut.

" Apa pun akan lebih baik. Saya melakukan ini karena saya harus melakukan ini. Saya tidak memakai narkoba, saya tidak minum. Saya hanya melakukan ini," katanya.

Uang Venezuela disulap jadi kerajinan.© Malay Online

" Jika aku bisa melakukan sesuatu yang lebih baik, aku akan melakukannya ... dan aku akan segera menghentikan ini."

Dia masih berharap suatu saat kondisi Venezuela akan membaik. Di saat itulah, ibu satu anak ini menggantungkan harapan untuk memiliki bisnis sendiri.

Para wanita berbicara tentang perasaan tidak berdaya dan rentan dan mengakui pilihan mereka sangat terbatas, tanpa dokumen resmi untuk meninggalkan Venezuela secara legal dalam jangka panjang.

Tetapi jalan-jalan di Cucuta penuh sesak dengan orang-orang Venezuela yang mencoba mencari pilihan lain dan kehidupan yang lebih baik.

(Sah, Sumber: Skynews.com)

2 dari 4 halaman

Mata Uang Ambruk, Harga Ayam 14 Juta, Tisu Toilet 2,6 Juta

Mata Uang Ambruk, Sepotong Ayam Dijual Rp14 Juta, Tisu Toilet Rp2,6 Juta© MEN

Dream - Venezuela tengah mengalami krisis ekonomi. Inflasi di negeri itu melangit. Dana Moneter Internasional (IMF) bahkan memperkirakan inflasi di negara itu mencapai 1.000.000%. Negeri ini mengalami hiperinflasi.

Menurut laman BBC, dikutip pada Kamis 23 Agustus 2018, mata uang Bolivar seolah tak ada harganya. Jika Anda menukar uang dolar Amerika ke dalam rupiah, maka US$1 mungkin setara Rp14.500.

Kurang lebih segitu. Tapi, bila Anda menukar dolar AS ke mata uang Venezuela, maka US$1 akan mendapat 6,3 juta Bolivar.

Nilai tukas Bolivar ini mengingatkan kita pada perekonomian Zimbabwe pada saat puncak inflasi akhir 2008. Kala itu, nilai tukar US$1 setara dengan 669 miliar dolar Zimbabwe. Kita tentu ingat foto-foto yang menunjukkan warga Zimbabwe membeli roti dengan keranjang berisi tumpukan uang kertas.

Dengan perbandingan itu, mungkin rakyat Venezuela masih bisa bilang perekonomian mereka masih mending ketimbang Zimbabwe. Namun demikian, harga kebutuhan masyarakat di Venezuela sangat tinggi.

3 dari 4 halaman

Belanja Ayam Diperlukan Dua Tumpuk Uang Kertas

Dream - Sebut saja daging ayam. Harga ayam seberat 2,4 kilogram di Caracas, ibu negeri Venezuela, mencapai 14.600.000 Bolivar. Sementara, harga satu gulung tisu kloset mencapai 2.600.000 Bolivar.

Foto-foto perbandingan antara barang dan uang Bolivar yang diunggah oleh media-media internasional bahkan sukup memprihatinkan. Untuk mendapat daging ayam 2,4 kg itu, diperlukan dua tumpuk uang kertas Bolivar.

Pasar di Bolivia© shutterstock.com

Karena krisis ini, pemerintah Venezuela baru saja memperkenalkan reformasi ekonomi, termasuk redenominsasi nilai uang kertas Bolivar. Pemerintah menghapus lima nol dari setiap nomimal mata uangnya.

Pada Senin 20 Agustus lalu, berbagai bank di Venezuela tutup, mereka bersiap merilis " sovereign bolívar" baru di tengah peringatan dari para ekonom IMF yang menyebut tingkat inflasi mereka bisa menembus satu juta persen tahun ini. Hiperinflasi.

4 dari 4 halaman

Restoran dan Supermarket Tak Lagi Cantumkan Harga

Menurut laman The Guardian, istilah hiperinflasi digunakan untuk menggambarkan kondisi kenaikan harga yang tidak bisa dikontrol lagi disertai dengan ambruknya nilai mata uang.

Secara teori, harga harus selalu berfluktuasi tergantung pada penawaran dan permintaan. Inflasi merupakan istilah kenaikan harga, deflasi menunjukkan harga yang jatuh. Hiperinflasi terjadi ketika harga naik sangat liar, sehingga membuat konsep inflasi tak masuk akal.

Pasar di Bolivia© shutterstock.com

Persoalan timbul saat pasokan uang kertas pada sebuah perekonomian melebihi permintaan barang dan jasa, sehingga menyebabkan nilai mata uang jatuh. Kondisi ini terjadi saat pemerintah menciptakan uang baru untuk mendanai pengeluaran di atas pendapatan mereka dari pajak.

Hiperinflasi berdampak pada hancurnya daya beli dan mendorong penimbunan barang, karena masyarakat dan kalangan bisnis mengantisipasi kenaikan harga.

Ketidakpastian harga menghapus insentif bagi pembeli dan penjual. The Times bahkan melaporkan bahwa pemilik restoran di Venezuela tak lagi menjual menu dengan harga yang tercetak. Sementara supermarket menghapus harga di rak-rak barang. Banyak orang menggunakan kartu untuk membeli barang ketimbang uang tunai.

Beri Komentar