Kisah Transgender Jadi Simpanan Pengusaha: Sempat Dilabrak Istri Sah, Kemudian Malah Jadi Teman Akrab

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Jumat, 1 Oktober 2021 09:45
Kisah Transgender Jadi Simpanan Pengusaha: Sempat Dilabrak Istri Sah, Kemudian Malah Jadi Teman Akrab
Begini kisah seorang transpuan yang berujung unik.

Dream - Kisah unik datang dari seorang transgender yang menjadi sorotan publik. Transgender berinisial B ini diketahui sering menjadi 'pemuas' nafsu para lelaki hidung belang.

Memilih jalan hidup yang berbeda dari orang kebanyakan, tentu ada saja kisah unik tersimpan di belakangnya.

Kisah B itu diunggah oleh kanal YouTube OPRA Entertainment. Dalam video itu, B membuka kisahnya saat menjadi simpanan seorang pengusaha.

1 dari 3 halaman

Dapat Uang Rp10 Juta Per Bulan

B mengaku menjadi simpanan seorang pengusaha tajir berdarah Tiongkok. Dia juga meraup penghasilan cukup besar. Dia bisa mendapatkan Rp10 juta per bulan.

B memanggil pria itu dengan sebutan Koko dan menjadi simpanannya selama kurang lebih delapan bulan.

" Waktu itu sebulan dapat hampir sepuluh (juta)," ungkap B.

2 dari 3 halaman

Dilabrak Istri Sah

B juga tak segan membagikan kisah pahit selama menjadi simpanan. Dia mengaku pernah dilabrak empat kali oleh istri pelanggan.

Sebelum kepergok oleh sang istri, B mengaku sudah berkencan dengan suami wanita itu sebanyak delapan kali. Namun akhirnya hubungan gelap tersebut ketahuan dan B mendapatkan cacian dan makian.

" Baru ketahuan. Pas ketahuan itu gua dimaki-maki, dimaki-maki, dimaki-maki. Terus pas yang ketahuan lagi nih yang ke dua kalinya dia ngomong katanya 'gue lagi bunting, lo jauhin dia dulu' kata gue 'ah ya sudah gue juga sudah punya pacar'," ungkap B.

3 dari 3 halaman

Malah Jadi Teman

Sudah ketahuan dua kali, pria beristri itu tetap mengencani B. Setelah ketahuan hingga keempat kali, ada cerita menarik dari B dan juga istri pria yang mengencaninya.

B mengatakan bahwa istri pria itu hanya mengajaknya bertemu namun tak lagi marah-marah. Keduanya justru akrab dan memiliki kedekatan layaknya seorang teman.

" Pas ketiga kalinya maki-maki gue lagi nih. Keempat kalinya malah jadi kayak 'ya sudah lo sini deh ketemu sama gue'. Pas ketemu ya udah kayak orang temanan, karena mungkin ah sudah bodoh amat kali ah sudah capek," papar B.

Sumber: Merdeka.com

Beri Komentar