Kecelakaan Di Apotek Senopati (Foto: Merdeka.com)
Dream - Asep Kamil, petugas keamanan Apotek Senopati, menjadi korban kecelakaan. Petugas keamanan itu ditabrak mobil Nissan Livina yang melaju dan menghancurkan Apotek Senopati.
Penjaga warung kelontong yanag menjadi saksi mata kecelakaan itu, Abdul Somad, mengaku sempat melihat Asep sebelum peristiwa terjadi.
" Pak Asep tuh baru lima menit balik beli rokok dari sini langsung kejadian," dilaporkan Merdeka.com, Minggu, 27 Oktober 2019.
Somad mengatakan, sempat mendengar informasi mobil Nissan Livina itu kejar-kejaran dengan mobil di depannya.
" Sempet kebut-kebutan dengan mobil depannya, mobil City hitam yang ngendarain laki-laki, dia sempet turun kata pegawai saya dan ketawa-tawa," kata dia.
Sebelumnya, jelang subuh, satu unit Nissan Livina bernopol B 2794 STF hilang kendali hingga menerobos apotek Senopati, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu, 27 Oktober 2019, sekitar pukul 03.30.
Kasubdit Gakum Polda Metro Jaya Kompol Fahri Siregar mengatakan sopir Livina atas nama Putri Kalingga Hermawan (21). Sedangkan, korban Asep Kamil (50) merupakan petugas keamanan apotek.
Ia menjelaskan kronologi kecelakaan saat itu Putri kehilangan kendali saat mengemudikan mobilnya.
" Semula minibus melaju dari arah selatan ke utara sesampainya di pertigaan depan Apotek Senopati tidak konsentrasi dan tidak bisa mengendalikan kendaraannya menabrak trotoar selanjutnya kendaraan tetap melaju kedepan menabrak bangunan gedung Apotek Senopati yang berada di depannya," kata Fahri.
Sumber: Merdeka.com/Tri Yuniwati Lestari
Dream - Kecelakaan tunggal yang melibatkan satu unit mobil Nissan Livina bernomor polisi B 2794 STF terjadi di Senopati, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu 27 Oktober 2019, pukul 03.30 WIB. Mobil tersebut menabrak apotek dan menewaskan seorang satpam apotek.
Kepala Sub Direktrorat Penegakan Hukum Polda Metro Jaya, Kompol Fahri Siregar, mengatakan, sopir Nissan Livina tersebut bernama Putri Kalingga Hermawan, 21 tahun. Sementara itu, korban bernama Asep Kamil, 50 tahun, petugas keamanan apotek.
Fahri mengatakan, kecelakaan itu terjadi karena Putri mengalami hilang kendali. Mobil yang ditumpangi Putri melaju dari arah selatan ke utara.
" Sesampainya di pertigaan di depan Apotek Senopati tidak konsentrasi dan tidak bisa mengendalikan kendaraannya menabrak trotoar selanjutnya kendaraan tetap melaju ke depan menabrak bangunan gedung Apotek Senopati," ujar Fahri, dilaporkan Merdeka.com.
Tabrakan tersebut mengakibatkan bangunan apotek bagian depan serta satu unit sepeda motor rusak parah. Jenazah Asep dibawa ke RS Fatmawati. Sedangkan, kasus ditangani Polres Metro Jakarta Selatan.
Sumber: Merdeka.com/Henny Rachma Sari
Dream - Aneh tapi nyata. Itulah yang dialami wanita Malaysia bernama Faizah Mohd Noh yang menjadi korban tabrakan pada 11 Oktober pagi di Taman Wira Mergong, Kota Setar, Kedah.
Wanita 31 tahun itu benar-benar terkejut menemukan dirinya terekam dalam foto kecelakaan. Tak masuk akalnya lagi, foto itu diambil menggunakan ponselnya, satu jam sebelum dirinya kecelakaan.
Semuanya berawal ketika Faizah sedang mengendarai mobil sendirian untuk pergi bekerja dari rumahnya di Langgar ke Kangar, Perlis.
" Saya bekerja di Kangar tetapi tinggal di Kedah, jadi setiap hari perjalanan dari Langgar ke Kangar. Biasanya, Senin sampai Kamis saya menggunakan jalan Sungai Korok. Tetapi saya akan melewati jalan itu karena Kedah setiap hari Jumat libur, sehingga jalan lengang. Lokasi kejadian di lampu merah Insaniah Taman Wira, Mergong," katanya.
Setibanya di lampu lalu lintas, Faizah terus berjalan karena lampu menunjukkan warna hijau. Tapi, tiba-tiba, dari arah berlawanan ada sebuah mobil hendak belok ke kiri.
Faizah tak sempat mengerem dan terjadilah tabrakan di lokasi tersebut. " Akibat tabrakan itu, mobil saya berputar 180 derajat," katanya.
Kecelakaan itu terjadi di depan sebuah masjid sehingga orang-orang di sana datang membantu Faizah. Dia bahan masih ingat orang-orang bertanya apakah dia terluka atau tidak.
" Saya kemudian disuruh keluar lewat pintu penumpang karena pintu pengemudi macet. Saat keluar dari mobil, saya sempat mengambil dan ponsel saya," katanya.
Setelah keluar, Faizah mengaku segera mengambil foto kecelakaannya sebagai bukti pada waktu melapor ke polisi nantinya.
" Tapi saya hanya mengambil foto kecelakaan saya dua kali saja," kata Faizah.
Namun, saat melihat foto-foto kecelakaannya di ponsel, Faizah terkejut. Karena foto kecelakaan yang seharus dua gambar, kini menjadi tiga.
Yang membuat Faizah terkejut adalah foto ketiga itu terekam pada jam 6:26 pagi. Sedangkan kecelakaan yang dialaminya terjadi satu jam kemudian atau sekitar pukul 7:30.

Artinya, foto ketiga itu terekam secara misterius satu jam sebelum Faizah mengalami kecelakaan.
Yang lebih menyeramkan adalah di foto ketiga itu ada diri Faizah sedang berbincang-bincang dengan orang-orang yang menolongnya saat kecelakaan satu jam kemudian.
" Setahu saya, saya tidak pernah memberikan ponsel saya kepada siapa pun saat terjadi kecelakaan," katanya.
Bagaimana Sahabat Dream? Apakah pengalaman Faizah ini benar-benar terjadi atau hanya rekayasa?
(ism, Sumber: World of Buzz)
Advertisement
Ayo Dongeng Indonesia, Gerakan Relawan yang Hidupkan Lagi Tradisi Bertutur


WhatsApp Bakal Luncurkan Fitur Chat Lintas Aplikasi, Pengguna Eropa dapat Giliran Pertama

Sadari Damkar Lebih Dipercaya Publik untuk Urusan Darurat, Kapolri Mau Sempurnakan Hotline 110

Dompet Dhuafa Heartventure, Berbagi Bersama Content Creator di Pelosok Samosir


Sadari Damkar Lebih Dipercaya Publik untuk Urusan Darurat, Kapolri Mau Sempurnakan Hotline 110


Rentetan 9 Gempa Guncang Aceh, BMKG Ingatkan Waspada Aktivitas Seismik di Sekitar Simeulue

WhatsApp Bakal Luncurkan Fitur Chat Lintas Aplikasi, Pengguna Eropa dapat Giliran Pertama

Ayo Dongeng Indonesia, Gerakan Relawan yang Hidupkan Lagi Tradisi Bertutur

Aktor Gary Iskak Meninggal Dunia, Sang Istri Memohon Konten Video Kecelakaan Almarhum Tak Disebar

Paniki, Kuliner Ekstrem Khas Sulawesi Utara dari Daging Kelelawar