Viral Momen Satpol PP Kota Bogor Pura-pura Jadi Kurir Paket Saat Razia Hotel, Pas Pintu Kamar Dibuka...

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Senin, 11 Oktober 2021 16:26
Viral Momen Satpol PP Kota Bogor Pura-pura Jadi Kurir Paket Saat Razia Hotel, Pas Pintu Kamar Dibuka...
Begini aksi Satpol PP mengetuk pintu kamar hotel berpura-pura jadi kurir paket.

Dream - Satpol PP Kota Bogor melakukan razia di salah satu hotel, Minggu 10 Oktober 2021 kemarin. Uniknya saat melangsungkan kegiatan, para petugas menyamar sebagai kurir paket.

Momen ini terungkap dalam unggahan TikTok @satpolpp_kotabogor. Dalam video menampilkan beberapa anggota polisi yang mengenakan seragam dengan tanda pengenal " Pemburu Pelanggar PPKM" , mengetuk salah satu pintu kamar hotel.

" misiiii... ada paket.... #satpolppkotabogor #satpolpp #prajawibawa," tulis caption unggahan, dikutip Senin 11 Oktober 2021.

1 dari 6 halaman

Sidak Hotel Pura-pura Jadi Kurir

Pada awal video, seorang petugas berpakaian lengkap mengetuk salah satu kamar sambil mengaku sebagai seorang kurir.

" Misi. Paket," kata petugas satpol PP tersebut.

Satpol PP sidak hotel© TikTok

Saat pintu terbuka, petugas mendapati seorang perempuan mengenakan sweater berwarna putih.

" Malam, kita mau cek dulu ya ada siapa," tanya petugas.

Tak lama setelahnya, perempuan itu langsung memanggil temannya yang tengah berada di dalam kamar mandi.

" Farid. Ini ada ini," kata perempuan tersebut.

" Ada paket," sahut petugas lainnya.

2 dari 6 halaman

Timbul Pro dan Kontra

Sontak video tersebut viral dan menuai beragam reaksi dari warganet. Unggahan itu langsung menimbulkan pro dan kontra.

" buat yg ngomong itu privasi, iya memang privasi, gangerugiin kita juga, tapi ttep aja itu hal yg salah, tidak ada pemebannya hal hal semacam itu," kata seorang netizen.

" kalau gua jadi orangnya, gua gak akn bolehin periksa2 kecuali ada yang ngelapor perselingkuhan atau tindak kriminal lainnya. Perlindungan privasi ini ditegaskan di dalam Pasal 27 G ayat (1) UUD 1945," ungkap akun lain.

" ahli hukum pernah ada yg jelasin gabole grebek org di hotel mo sapa aja kecuali keluarga, gada hukum yg mendasar," ungkap akun lainnya.

" hotel melati di grebek, hotel bintang lima loss... dari sini seharunya kita tau di Indonesia bukan gak boleh maksiat, tapi gak boleh miskin," canda akun lain.

 

4 dari 6 halaman

Ngakak, Terjaring Razia di Hotel Melati, Pasangan Ngaku Tante dan Keponakan

Dream - Ada-ada saja dalih yang dilontarkan pasangan bukan suami-istri ketika terjaring razia petugas Unit Tindak Pidana Ringan (Tipiring) Satuan Sabhara Polrestabes Palembang pada hari Minggu malam, 27 September 2020.

Pasangan mesum itu berusaha mengelabui petugas saat ketahuan berduaan di kamar sebuah penginapan di Ilir Barat I. Mereka mengaku bukan pasangan, tapi keponakan dan tante.

“ Serius, Pak, kami masih keluarga. Ini tante saya, Pak. Saya keponakan,” kata pria berinisial DD. Namun petugas tak percaya begitu saja dengan ucapan pria 21 tahun itu.

5 dari 6 halaman

Karena tak mampu menunjukkan identitas dan bukti bahwa mereka punya hubungan keluarga, DD dan pasangannya, AI (28 tahun), dibawa ke Polrestabes Palembang.

Diketahui, pria yang mengaku keponakan itu warga Tanjung Raja, Ogan Ilir. Sementara perempuannya yang disebut tante warga Kertapati, Palembang.

Kasat Sabhara Polrestabes Palembang, AKBP Sonny Triyanto, mengatakan selain dua orang itu, operasi penyakit masyarakat (pekat) ini juga mengamankan empat pasangan mesum lainnya.

6 dari 6 halaman

Saat digerebek, mereka ada yang mengaku pacaran, tunangan, atau memiliki hubungan keluarga seperti DD dan AI ini.

“ Ada lima pasangan tak resmi yang terjaring giat cipta kondisi malam ini. Kami amankan dari tiga penginapan di tiga lokasi berbeda, yakni di Demang Lebar Daun, Ilir Barat (IB) I dan Ilir Barat (IB) II,” kata Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Anom Setyadji melalui Kasat Sabhara, AKBP Sonny Triyanto, Senin.

" Ada satu pasangan mengaku katanya dia tante dan keponakan, atau bibi. Tetapi kita cek bukan, dan ini kami data untuk dibina," tambah Sonny.

Beri Komentar