Tragis, Bayi 9 Bulan di Lampung Dibunuh Ibu Kandung karena Mirip Selingkuhan

Reporter : Ahmad Baiquni
Rabu, 10 Februari 2021 10:30
Tragis, Bayi 9 Bulan di Lampung Dibunuh Ibu Kandung karena Mirip Selingkuhan
Tersangka ditetapkan dua orang yang merupakan pasangan selingkuhan.

Dream - Bayi 9 bulan di Teluk Betung, Bandar Lampung, Lampung, tewas di tangan ibu kandungnya, AO, 35 tahun. Dalam aksinya, MA dibantu MA, 40 tahun.

Kapolsek Teluk Betung Selatan, Komisaris Hari Budianto, mengatakan, AO dan MA, yang merupakan pasangan selingkuhan, telah ditetapkan sebagai tersangka. Sedangkan MA dinyatakan sebagai otak pembunuhan tersebut.

Hari mengungkapkan, motif pelaku membunuh korban lantaran takut perselingkuhan terbongkar. Dari pemeriksaan, para pelaku menganggap bayi tersebut sangat mirip dengan MA.

" Pelaku merasa malu karena takut ketahuan terjadi perselingkuhan antara mereka," ujar Hari, dikutip dari Lampung77.

1 dari 2 halaman

Sudah Disiapkan Sejak 3 Bulan

Hari melanjutkan, MA mulai ketakutan jika tingkahnya sampai diketahui istri dan keluarganya. Sebab, bayi yang dilahirkan AO memiliki wajah hampir mirip MA.

" Yang bersangkutan (pelaku MA) kemudian punya rencana untuk menghabisi nyawa anak daripada pelaku ke dua (AO) sejak tiga bulan sebelumnya," kata Hari.

Pelaku, kata Hari, nekat membunuh korban dengan mencekoki bayi itu dengan ramuan gula merah dicampur asam jawa dan minyak fanbo. Korban sempat kejang, lalu MA menekan paksa hidung korban sehingga memar lalu menutup dengan tangan.

" Sehingga korban kehabisan napas dan meninggal dunia," kata dia. Pelaku sempat panik ketika korban meninggal. Lalu, AO menitipkan korban ke rumah mertuanya.

2 dari 2 halaman

Iming-iming Masa Depan Cerah

MA mengakui telah membunuh bayi hasil selingkuhannya bersama AO. Sedangkan AO mengaku mau menuruti keinginan MA karena dijanjikan masa depan cerah dan bakal dinikahi.

Kasus ini berawal dari penemuan jasad bayi 9 bulan dengan luka lebam di Bandar Lampung oleh keluarga korban pada Sabtu malam, 6 Februari 2021. Polisi lalu menangkap pelaku MA di rumahnya.

Setelah dilakukan pengembangan, polisi kemudian menangkap AO pada Senin, 8 Februari 2021. AO sempat disembunyikan oleh MA di Kampung Suban, Batu Sulu, Lampung Selatan.

Kedua pelaku dijerat pasal berlapis yaitu Pasal 80 ayat 4 Undang-undang Perlindungan Anak dan Pasal 30 KUHP tentang Pembunuhan Berencana.

Beri Komentar