Pembentukan Koopssusgab TNI (Foto: Liputan6.com/Herman Zakharia)
Dream - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengambil langkah tegas terkait penanggulangan terorisme. Jokowi merestui Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto yang akan mengaktifkan kembali Komando Operasi Khusus Gabungan (Koopssusgab).
" Untuk Komando Operasi Khusus Gabungan TNI sudah direstui oleh presiden dan diresmikan kembali oleh Panglima TNI," kata Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Rabu, 16 Mei 2018.
Moeldoko mengatakan satuan komando ini akan diisi prajurit terpilih dari satuan-satuan antiteror Kopassus TNI AD, Denjaka TNI Al, dan Satbravo TNI AU. Dia menyebut Koopssusgab merupakan pasukan yang telah disiapkan dan digerakkan ketika serangan teror terjadi.
Dia menyebut untuk mengaktifkannya Jokowi tak perlu membuat Peraturan Presiden (Perpres) baru. " Nggak perlu payung hukum," ujar dia.
Koopssusgab merupakan pasukan gabungan yang dibentuk Moeldoko saat menjabat sebagai Panglima TNI. Satuan komando ini sempat dibekukan, tetapi tak tertutup kemungkinan satuan ini terus diaktifkan.
" Kalau perlu seterusnya karena lingkungan strategis yang berkembang saat ini," ucap dia.
Sumber: Liputan6.com
Advertisement
Sisik Ikan Masuk Gelas, Jalan Baru Ekonomi Sirkular

Dari Ring Tinju, Pekan Ini Manny Pacquiao Masuk Kabinet Filipina

Tumpukan Sampah Acara Ideafest 2026 Ternyata Diolah dengan Ekonomis

Ideafest 2026, Serunya Eksplorasi Ide di Rumah Indofood

Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global


Masalah Keuangan Berkepanjangan Bisa Berkaitan dengan Penuaan Otak Lebih Cepat, Ini Penjelasannya

Pemeriksaan Kesehatan yang Penting untuk Perempuan Usia 20-an, 30-an, 40-an, dan 50-an


Tembus 21 Juta Views, 'Kasih Aba-Aba 2.0' Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok Untuk Sambut Shopee 9.9


Dari Ring Tinju, Pekan Ini Manny Pacquiao Masuk Kabinet Filipina
