Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Sepanjang musim panas, suhu panas di negara Bangladesh rata-rata mencapai angka 45°C. Bisa dibayangkan bagimana panasnya.
Warga miskin di negara yang masuk wilayah Pakistan Timur itupun belum mendapatkan aliran listrik. Hingga tak ada pendingin udara listrik yang dapat bekerja disana.
Namun rupanya mereka tak hanya pasrah dengan keadaan, warga miskin Bangladesh membuat AC alias pendingin ruangan dari botol bekas.
Dan hal ini terbukti efektif mengatasi udara panas. Alat yang pertama kali ditemukan oleh pria bernama Ashis Paul itu, diberi nama Eco-cooler. Lho kok bisa ya?
Ternyata cara kerja benda itu sangatlah simple, cobalah meniup tangan Anda dengan mulut terbuka, dan rasakan bagaimana udaranya.
Lalu coba lagi, tapi kali ini dengan bibir sedikit tertutup, dan rasakan bagaimana udara yang keluar. Begitulah cara kerja Eco-Cooler.
Ia bekerja pada prinsip bahwa leher botol—dalam hal ini celah yang lebih kecil—bisa mengompres suhu panas dan mendinginkannya hingga 5°C.
Pendingin ini dibuat dengan botol-botol yang sudah dipotong setengah. Bagian ujungnya kemudian ditancapkan ke sebuah bidang yang sudah dilubangi seukuran tutup botol.
Jika sudah tertancap semuanya, papan itu kemudian di dinding, persis seperti posisi jendela, penasaran bukan seperti apa AC tanpa listrik itu? yuk simak videonya. (Ism, Youtube/Grameen Intel)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya