60 Sindiran untuk Suami, Singkat, Menusuk Hati & Mengena Banget

Reporter : Arini Saadah
Selasa, 3 Agustus 2021 10:52
60 Sindiran untuk Suami, Singkat, Menusuk Hati & Mengena Banget
Hidup akan selalu indah ketika dijalankan bersama, saling mengerti dan saling memahami.

Dream - Kehidupan rumah tangga tak selamanya berjalan mulus. Pasti akan banyak masalah yang menghampiri mulai dari masalah kecil hingga besar.

Bagi pasangan suami istri yang sudah lama menikah, tidak mudah menjaga hubungan mereka tetap  harmonis lho. Seiring waktu pasti akan ada masalah dan cobaan yang datang masuk ke rumah tangganya. Sebuah kepercayaan jadi salah satu poin penting rumah tangga terus langgeng.

Namun apa jadinya jika kepercayaan itu ternodai dengan sebuah tipu daya. Manusia memiliki rasa kecewa jika ia telah dibohongi. Apalagi orang yang telah membohongi tersebut tak lain adalah suaminya sendiri.

Selain persoalan kepercayaan, terkadang suami juga kerap membuat istrinya jengkel. Mungkin karena tidak peka atau tindakan lain yang bikin sebal.

Dengan demikian tidak ada salahnya istri mengungkapkan perasaan sedih, jengkel, dan kecewanya itu. Pelampiasan kekecewaan pun beragam. Rasa kecewa kepada suami bisa ditunjukkan dengan kata-kata sindiran.

Kata sindiran untuk suami kadang memang sangat perlu diungkapkan. Agar suami segera menyadari kesalahannya, dan bisa dikomunikasikan serta memperbaikinya.

Nah kali ini Dream akan berbagi beberapa kata sindiran untuk suami yang singkat, menusuk hati dan mengena banget agar suami segera menyadari kesalahannya.

1 dari 3 halaman

Sindiran untuk Suami yang Selalu Cuek & Tidak Perhatian

Ilustrasi© Pexels.com

Mungkin suatu ketika Sahabat Dream teringat masa-masa berpacaran dulu. Yang mana dulu sang suami jadi pacar yang selalu perhatian ke kamu. Saat kamu membutuhkannya, dia bak superhero yang datang entah dari mana, tiba-tiba membuatmu merasa kagum.

Namun seringkali suami yang sudah menikah lama dengan istrinya, ia sudah tidak romantis lagi. Bahkan kerap tidak perhatian dengan istrinya. Maka dari itu, kamu bisa mengungkapkan kata sindiran untuk suami berikut ini, dijamin langsung mengena banget biar dia cepat sadar. Ini dia kata-kata sindiran untuk suami, dikutip dari trimelive.com.

  1. " Wanita memang makhluk yang lembut, namun bukan berarti diperlakukan dengan cuek serta tak diperhatikan.
  2. Lebih baik cueknya diawal tapi endingnya perhatian dan penuh romantis. Daripada awalnya perhatian dan selalu romantis tapi ending cuek dan nggak peduli."
  3. " Kalau memang benar-benar sayang, kenapa cuek dan nggak perhatian ke pasangannya?"
  4. " Seorang wanita yang baik akan menuntut untuk minta diperhatikan pasangannya. Namun bukan berarti ngemis perhatian, karena setiap hal pasti ada batasnya."
  5. " Kamu selalu menyalahkan aku di setiap pertengkaran kita. Tapi tanpa kamu sadari sikapmu begitu egois dan selalu harus dinomorsatukan."
  6. " Perempuan itu lebih suka dengan hadiah-hadiah kecil yang diberikan terus-menerus daripada hadiah besar tapi hanya diberikan sesekali."
  7. " Semua orang bisa menahan sabar akibat rasa sakit hati, tapi semua orang juga memiliki batas kesabarannya masing-masing. Dan ketika kesabaran itu habis, maka tidak ada yang perlu dipertahankan lagi."
  8. " Hidup harus selalu mendengarkan lawan bicara, jangan hanya meninggikan ego dan tak mau mengalah. Kalau tetap mau egois, mending hidup di hutan."
  9. " Yang egois kamu, tapi kenapa yang disalahkan aku? Sungguh ketidakadilan yang nyata."
  10. " Hidup akan selalu indah ketika dijalankan bersama, saling mengerti dan saling memahami. Jangan hanya egois dan tak mau mengalah."
  11. " Kepedulian sekecil apapun merupakan salah satu bentuk perhatian yang harus diberikan seorang suami kepada istrinya. namun apakah realitanya demikian?"
  12. " Waktu pacaran selalu perhatian, kelilipan sedikit langsung di sembur, kena luka sedikit langsung ditanya “ kamu nggak papa?” Beda ketika sudah menikah,  Perhatiannya Cuma seminggu sekali."
  13. " Pura-pura percaya ajalah kalau kamu itu perhatian sama aku."
  14. " Di balik kesibukanmu, ada yang rela meluangkan waktunya untuk sekadar menunggumu."
  15. " Kamu selalu menang dengan egomu yang nggak mau mengalah."
  16. " Kesuksesan pria tidak lepas dari doa istri yang sayang padanya. Sebaliknya, kebangkrutan pria juga bisa datang dari doa istri yang tersakiti hatinya."
  17. " Bukan masalah apa yang kamu lakukan, tapi berikan aku sedikit saja perhatian."
  18. " Orang sibuk pasti selalu meluangkan waktu. Tapi kalau orang yang sok sibuk, sepertinya mereka tidak akan punya waktu."
  19. " Sekecil apapun perhatianmu padaku, aku akan merasa sangat senang."
  20. " Memperhatikan istri tidak hanya dengan membelikan barang-barang dan kemudian tidak melakukan apa-apa lagi. Justru perhatian adalah tindakan-tindakan kecil untuk memperlihatkan rasa cintanya pada istri yang dilakukan setiap hari."
2 dari 3 halaman

Sindiran untuk Suami yang Suka Bohong

Ilustrasi© trimelive.com

Manusia memiliki rasa kecewa jika ia telah dibohongi. Apalagi orang yang telah membohongi tersebut tak lain adalah suaminya sendiri.

Kepercayaan yang seharusnya dibangun dengan baik, terasa disia-siakan. Terkadang sebuah kejujuran itu memang terasa pahit. Tapi lebih baik jujur sekarang daripada terbongkar di akhir yang justru lebih menyakitkan.

  1. " Ada dua hal yang tak terpisahkan dari berbohong: banyak membuat janji dan banyak beralasan." –Ali bin Abi Thalib
  2. " Jangan berbohong pada perasaanmu. Cepat atau lambat, itu akan menjadi hal yang paling kamu sesali."
  3. " Kejujuran tidak mengorbankan apa pun, namun kebohongan akan menghabiskan segalanya."
  4. " Kecil atau besar, kebohongan adalah kebohongan."
  5. " Jika kau ingin dipercaya, maka jujurlah. Jika kau ingin jujur, maka jangan berbohong. Jika kau tak ingin berbohong, jadilah dirimu sendiri."
  6. " Cinta adalah perasaan hati, cinta itu sensitif, cinta tak berbohong."
  7. " Sudah basi alasan-alasanmu tentang kebohongan yang terus kamu lakukan."
  8. " Jangan berbohong jika kamu ingin menyelesaikan masalah karena ketika kamu berbohong, akan muncul masalah lain pun kepercayaan akan hilang."
  9. " Janji lebih buruk daripada kebohongan karena karena kamu tidak hanya membuat orang lain percaya, tapi juga membuat mereka berharap."
  10. " Seorang wanita terlalu lemah lembut untuk menjadi ajang kebohongan seorang lelaki."
  11. " Jangan pernah berbohong pada dia yang kamu sayang. Kejujuran mungkin menyakitkan, tapi kebohongan menghancurkan segalanya."
  12. " Ucapanmu bagaikan parfum. Isi ulang wangi tapi aslinya palsu."
  13. " Beberapa orang terlalu berusaha untuk menjadi apa yang diinginkan, itu sebab mengapa terjadi kebohongan."
  14. " Seseorang tidak akan pernah bisa menemukan rasa iman yang sesungguhnya sampai ia meninggalkan kebohongan, baik kebohongan yang serius maupun hanya sekedar bercanda." –Ali bin Abi Thalib
  15. " Suami harus peka ke istrinya, bahkan ketika ketika istri menanyai sesuatu harus dijawab dengan jujur oleh sang suami. Itulah rumah tangga yang baik."
  16. " Kalau beneran sayang, buatlah dia selalu tertawa, peduli dengan perasaan dia, berjuang, dan jangan pernah berbohong."
  17. " Sebuah kata-kata jujur yang mungkin menyakiti untuk sementara itu lebih baik daripada sebuah kebohongan yang nantinya akan menyakiti seumur hidup."
  18. " Kesuksesan seorang pria tak pernah terlepas dari istri di belakangnya. Namun sebaliknya, keterpurukan seorang pria dapat datang dari doa seorang istri yang teraniaya."
  19. " Ketika cinta itu nyata, cinta tak akan berbohong, menipu, berpura-pura, ataupun menyimpan rahasia."
  20. " Jangan hanya karena ingin dibilang keren kamu berbohong dengan mengatakan sesuatu yang seharusnya tak kau katakan."
3 dari 3 halaman

Sindiran untuk Suami Menusuk Hati

Ilustrasi© Pexels.com

Jika suamimu tergolong orang yang tidak peka dengan sindiran halus, mungkin kamu harus mengungkapkannya dengan kata-kata singkat yang lebih menusuk hati. Apalagi jika suami sudah sering berbohong namun tidak kunjung sadar bahwa istrinya sebenarnya mengetahui gerak-gerik mencurigakan dari suaminya.

Ini dia sindiran untuk suami yang menusuk hati, biar suami segera peka dan memperbaiki kesalahannya.

  1. " Seorang wanita terlalu lemah lembut untuk menjadi ajang kebohongan seorang lelaki."
  2. " Janji-janji untuk selalu jujur padaku tidaklah seindah bayanganku terhadapmu."
  3. " Sudah basi alasan-alasanmu tentang kebohongan yang terus kamu lakukan."
  4. " Berbohong untuk alasan kebaikan merupakan alasan yang sengaja dibuat-dibuat."
  5. " Padahal di awal bilang kalau suami istri itu harus saling transparan dan terbuka. Tapi entah kenapa akhir-akhir ini semuanya hanya omong kosong semata."
  6. " Ucapanmu bagaikan parfum. Isi ulang wangi tapi aslinya palsu."
  7. " Berbohong pada orang lain saja dilarang, apalagi berbohong pada istrinya sendiri?"
  8. " Bagaimana istri mau percaya kalau suaminya saja suka berbohong? Entah untuk alasan apapun itu,bohong tidak seharusnya dilakukan oleh suami ke istrinya."
  9. " Mungkin menurutmu berbohong adalah tindakan terbaik untuk kita. Tapi menurutku berbohong adalah alasan yang tepat untuk persoalan hubungan kita sekarang ini."
  10. " Bagaimana bisa aku percaya padamu jika kamu berbohong seperti ini?"
  11. " Suami harus peka ke istrinya, bahkan ketika ketika istri menanyai sesuatu harus dijawab dengan jujur oleh sang suami. Itulah rumah tangga yang baik."
  12. " Sekali berbohong, kebohongan- kebohongan lainnya akan terus berlanjut."
  13. " Tidak memberi tahu dan berbohong adalah dua hal berbeda. Tapi keduanya sama untuk suami istri karena keduanya harus saling terbuka untuk urusan apapun."
  14. " Kejujuran itu pasti menyelamatkan kita walaupun kita takut. Kebohongan itu pasti mencelakakan kita walaupun kita merasa aman."
  15. " Jangan pernah berbohong karena setiap orang menginginkan kejujuran, terutama orang yang mencintaimu."
  16. " Kebohongan tidak akan menyakitimu kecuali diucapkan oleh seseorang yang kamu percaya."
  17. " Jangan pernah kita berbohong hanya untuk menjadikan kita terlihat baik."
  18. " Berbohong pada orang lain saja dilarang, apalagi berbohong pada istrinya sendiri?"
  19. " Satu kebohongan saja sudah cukup untuk mempertanyakan semua kebenaran yang sudah ada."
  20. " Jika kamu jujur menyampaikan kebenaran, itu akan menjadi bagian dari masa lalumu. Jika kamu berbohong, itu akan menjadi bagian dari masa depanmu."

 

(Dilansir dari berbagai sumber)

Beri Komentar