Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi (Foto: Jakartakita.com)
Dream - Seorang anak lelaki berusia 10 tahun alat vitalnya putus ketika dikhitan. Rupanya dokter yang menyunat anak tersebut melakukan kesalahan dengan 'memotong terlalu banyak'.
Peristiwa cukup mengejutkan itu terjadi di sebuah klinik keluarga di Cheras, Kuala Lumpur, Malaysia, pada Selasa lalu.
Menurut laporan, insiden itu terjadi ketika korban dikhitan menggunakan metode laser pada pukul 20.20 waktu setempat.
Sumber di kepolisian KL mengatakan, operasi tersebut dilakukan seorang dokter berpengalaman, berusia sekitar akhir 40-an.
"Intinya dokter secara tidak sengaja kelebihan potong hingga ke bagian kepala kemaluan anak itu saat melakukan operasi laser," kata sumber itu, sebagaimana dikutip Dream dari hmetro.com.my, Kamis 29 Desember 2016.
© Dream
Sesaat setelah kejadian tersebut, dokter segera memberitahu keluarga sang anak, sebelum akhirnya dikirim ke Rumah Sakit Kanselir Tuanku Mukhriz (HCTM) untuk perawatan lebih lanjut.
"Pihak HCTM kemudian mengirim korban ke Rumah Sakit Kuala Lumpur (HKL) untuk melakukan penyambungan bagian kemaluan yang terputus itu. Korban kini masih dirawat di HKL dan dilaporkan stabil," tambah sumber tersebut.
Keluarga anak itu kemudian membuat laporan di Kantor Polisi HKL, setelah mendapat rekomendasi dari pihak rumah sakit soal unsur kelalaian.
Kepada polisi, dokter itu mengaku kelebihan potong pada bagian kepala kemaluan sang anak. Dia mengaku tidak sengaja. "Dan ia turut membuat laporan di Kantor Polisi Batu 9, Cheras, setelah kejadian itu."
Namun, kata sumber itu, hasil pemeriksaan polisi menemukan fakta bahwa klinik itu belum didaftarkan ke Kementerian Kesehatan Malaysia (KKM) karena tidak memiliki formulir B atau sertifikat izin dari Departemen Kesehatan untuk membuka klinik.
"Saat ini penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan atas insiden tersebut," kata sumber itu.
Advertisement
Bagaimana Industri Pangan Mengurangi Limbah? Ini Strategi yang Dilakukan

Mengapa Sampah dari Industri Makanan Berbahaya bagi Lingkungan?

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran


Inggris dan Jepang Minta Warga Siapkan Stok Makanan untuk 3 Hari, Ada Apa?

Benarkah Oksigen di Bumi Bisa Habis? Ilmuwan Perkiraan Kapan Hal Itu Bisa Terjadi

Sering Disalahpahami, Ini Perbedaan Frugal Living dengan Hidup Pas-pasan

Beeru Stevia Diduga Berisi Pemanis Buatan, Apa Risikonya bagi Penderita Diabetes Jika Terkonsumsi?

Usia Berapa Otak Manusia Paling Tajam? Ternyata Bukan Saat Masih Muda

Sering Dikira Flu, Virus yang Disebarkan Nyamuk Ini Bisa Menyerang Otak dan Berakibat Fatal

Gelembung AI di China Disebut Pecah, Apa Artinya dan Bagaimana Dampaknya bagi Kita?