Doa Penerima Zakat Fitrah dan Golongan yang Berhak untuk Mendapatkan Zakat Fitrah

Reporter : Widya Resti Oktaviana
Kamis, 20 Januari 2022 13:47
Doa Penerima Zakat Fitrah dan Golongan yang Berhak untuk Mendapatkan Zakat Fitrah
Zakat fitrah menjadi kewajiban bagi umat Islam sebagai pelengkap dari ibadah puasa yang dijalankan.

Dream – Zakat adalah salah satu dari rukun Islam keempat yang wajib ditunaikan oleh muslim atau muslimah yang mampu. Salah satu kewajiban berzakat yang senantiasa dilakukan setiap tahun adalah zakat fitrah. Biasanya penyerahan zakat ini dilakukan saat bulan suci Ramadan sebagai penyempurna dari ibadah puasa yang telah dijalankan.

Tujuan dari dikeluarkan zakat fitrah adalah untuk membersihkan harta. Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim berikut ini:

عَنْ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى الله عليه وسلم    قَالَ : أُمِرْتُ أَنْ أُقَاتِلَ النَّاسَ حَتَّى يَشْهَدُوا أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَأَنَّ مُحَمَّداً رَسُوْلُ اللهِ، وَيُقِيْمُوا الصَّلاَةَ وَيُؤْتُوا الزَّكاَةَ، فَإِذَا فَعَلُوا ذَلِكَ عَصَمُوا  مِنِّي دِمَاءُهُمْ وَأَمْوَالُـهُمْ إِلاَّ بِحَقِّ الإِسْلاَمِ وَحِسَابُهُمْ عَلَى اللهِ تَعَالىَ

Artinya: Dari Ibnu Umar radhiallahuanhuma sesungguhnya Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda: Aku diperintahkan untuk memerangi manusia hingga mereka bersaksi bahwa tidak ada Ilah selain Allah dan bahwa Muhammad adalah Rasulullah, menegakkan shalat, menunaikan zakat. Jika mereka melakukan hal itu maka darah dan harta  mereka akan dilindungi kecuali dengan hak Islam dan perhitungan mereka ada pada Allah Subhanahu wata’ala.” (HR. Bukhari no. 25; Muslim no. 22)

Ketika menyerahkan zakat, maka pihak yang menerima akan membaca doa penerima zakat fitrah sekaligus sebagai ungkapan rasa terima kasih. Berikut adalah bacaan doa penerima zakat fitrah dan golongan yang berhak menerimanya sebagaimana dirangkum oleh Dream melalui berbagai sumber.

1 dari 2 halaman

Doa Penerima Zakat Fitrah

Doa Penerima Zakat Fitrah© Shutterstock.com

Seperti dikutip dari islam.nu.or.id, orang yang sudah menerima kebaikan berupa zakat fitrah, maka sebaiknya membalas dengan kebaikan juga. Salah satunya adalah dengan memberikan doa penerima zakat fitrah. Hal ini pun dijelaskan dalam sebuah hadis yang disampaikan oleh Syekh M Nawawi Banten sebagai berikut:

وينبغيللآخذأنيدعوللمعطيلقولهصلىاللهعليهوسلممنأسدىإليكممعروفافكافئوهفإنلمتقدرواعلىمكافأتهفادعوالهأيمنأحسنإليكمأيإحسانفكافئوهبمثلهفإنلمتجدوافبالغوافيالدعاءلهجهدكمحتىتحصلالمثلية

Artinya: Seyogianya orang yang menerima zakat mendoakan mereka yang menyerahkan zakatnya sesuai hadits Rasulullah SAW, ‘Siapa saja yang memberikan kebaikan kepadamu, maka balaslah kebaikannya. Jika kalian tidak sanggup membalasnya, doakanlah dia.’ Dengan kata lain, siapa saja yang berbuat kebaikan kepadamu, maka balaslah ia dengan kebaikan serupa. Jika kalian tidak sanggup, maka doakanlah ia dengan sungguh-sungguh hingga terwujud pembalasan kebaikan yang setara.”

Seperti dijelaskan di atas, telah dianjurkan bagi orang yang telah menerima zakat, maka sebaiknya adalah mendoakan orang yang sudah berzakat sebagai bentuk pembalasan kebaikan. Berikut adalah bacaan doa penerima zakat fitrah yang bisa dilafalkan:

طَهَّرَاللهُقَلْبَكَفِيقُلُوْبِالأَبْرَارِوَزَكَّىعَمَلَكَفِيعَمَلِالأَخْيَارِوَصَلَّىعَلَىرُوْحِكَفِيأَرْوَاحِالشُّهَدَاءِ

Thahharallāhu qalbaka fī qulūbil abrār, wa zakkā ‘amalaka fī ‘amalil akhyār, wa shallā ‘alā rūhika fī arwāhis syuhadā’.

Artinya: “ Semoga Allah menyucikan hatimu pada hati para hamba-Nya yang abrar. Semoga Allah bersihkan amalmu pada amal para hamba-Nya yang akhyar. Semoga Allah bershalawat untuk rohmu pada roh para hamba-Nya yang syahid.”

2 dari 2 halaman

Orang-orang yang Berhak Menerima Zakat

 

Orang-orang yang Berhak Menerima Zakat© Shutterstock.com

 

Setelah mengetahui bacaan doa penerima zakat fitrah, lalu siapa saja golongan yang berhak untuk mendapatkan zakat fitrah? Hal ini telah dijelaskan dalam firman Allah SWT melalui surat At-Taubah ayat 60 yang bunyinya sebagai berikut:

۞اِنَّمَاالصَّدَقٰتُلِلْفُقَرَاۤءِوَالْمَسٰكِيْنِوَالْعَامِلِيْنَعَلَيْهَاوَالْمُؤَلَّفَةِقُلُوْبُهُمْوَفِىالرِّقَابِوَالْغَارِمِيْنَوَفِيْسَبِيْلِاللّٰهِوَابْنِالسَّبِيْلِۗفَرِيْضَةًمِّنَاللّٰهِۗوَاللّٰهُعَلِيْمٌحَكِيْمٌ

Artinya: “ Sesungguhnya zakat itu hanyalah untuk orang-orang fakir, orang miskin, amil zakat, yang dilunakkan hatinya (mualaf), untuk (memerdekakan) hamba sahaya, untuk (membebaskan) orang yang berutang, untuk jalan Allah dan untuk orang yang sedang dalam perjalanan, sebagai kewajiban dari Allah. Allah Maha Mengetahui, Mahabijaksana.” (QS. At-Taubah: 60).

Melalui ayat tersebut, maka bisa dijabarkan golongan yang berhak menerima zakat fitrah seperti dikutip dari Brilio.net adalah sebagai berikut:

1. Orang Fakir

Orang fakir adalah mereka yang tidak mampu untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-harinya.

2. Orang Miskin

Orang miskin adalah mereka yang dalam hidupnya selalu mengalami kekurangan serta tidak mampu untuk mencukupi kebutuhan hidupnya.

3. Amil atau Pengurus Zakat

Amil adalah orang yang bertugas untuk mengurusi pembagian zakat. Di mana mereka bertanggungjawab untuk mengumpulkan data serta membagikan zakat tersebut pada orang-orang yang memang berhak untuk menerimanya.

4. Mualaf

Mualaf adalah orang yang masuk Islam atau baru mempelajari tentang Islam serta ada kemungkinan bahwa imannya masih lemah. Sehingga mereka termasuk golongan yang berhak untuk mendapatkan zakat.

5. Budak

Budak atau riqab adalah orang muslim yang ditahan atau ditawan oleh pihak lain. Sehingga mereka memiliki hak untuk mendapatkan zakat.

6. Orang yang Berutang

Orang yang berutang ini disebut juga dengan gharim. Gharim sendiri dibedakan menjadi dua, yakni orang yang berutang untuk kepentingannya sendiri atau keluarganya serta orang yang berutang demi kemaslahatan orang banyak.

7. Sabilillah

Sabilillah adalah orang yang tengah berjuang untuk kepentingan agama Islam. Dan untuk di zaman sekarang ini, maka orang yang disebut dengan sabilillah adalah mereka yang melakukan kebaikan ditujukan untuk kemaslahatan umat.

8. Ibnu Sabil

Golongan terakhir yang berhak mendapatkan zakat adalah ibnu sabil. Ibnu sabil adalah orang yang sedang dalam perjalanan. Tetapi dalam hal ini, orang tersebut bukan bertujuan untuk melakukan suatu kejahatan.

Itulah bacaan doa penerima zakat fitrah yang bisa dilafalkan serta beberapa golongan yang berhak untuk mendapatkan zakat fitrah. Di mana zakat fitrah ini adalah bagian dari kewajiban umat Islam yang menjadi pelengkap dari ibadah puasa kita.

Beri Komentar