Faedah Surat An-Nur, Ini Balasan Bagi Peselingkuh dan Pezina

Reporter : Puri Yuanita
Rabu, 6 September 2017 08:15
Faedah Surat An-Nur, Ini Balasan Bagi Peselingkuh dan Pezina
Jangan pernah berpikir untuk berselingkuh apalagi zina. Renungkan ancaman Allah ini!

Dream - Setiap surat dalam Alquran memiliki keutamaannya masing-masing. Termasuk surat An-Nur yang ternyata menyimpan banyak faedah.

Surat An-Nur berisi perintah Allah yang wajib dijalankan terkait hukum-hukum bagi para pelaku zina dan perselingkuhan. Berikut ulasan selengkapnya.

An-Nur Ayat 1-2:

" (Ini adalah) satu surah yang Kami turunkan dan Kami wajibkan (menjalankan hukum-hukum yang ada di dalam)nya, dan Kami turunkan di dalamnya ayat-ayat yang jelas, agar kamu selalu mengingatinya. Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina, maka deralah tiap-tiap seorang dari keduanya seratus kali cambukan, dan janganlah belas kasihan kepada keduanya mencegah kamu untuk (menjalankan) agama Allah, jika kamu beriman kepada Allah dan hari akhirat, dan hendaklah (pelaksanaan) hukuman mereka disaksikan oleh sekumpulan orang-orang yang beriman." (QS. An-Nur: 1-2)

Faedah ayat 1

1. Nama surah An-Nur diambil dari ayat 35, yang artinya: " Allah (Pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi." (QS. An-Nur: 35)

2. Tidak ada satu pun hadis sahih yang menyebutkan keutamaan surah An-Nur secara khusus.

3. Disebutkan bahwa surah ini diturunkan, menunjukkan bahwa surah ini berasal dari sisi Allah.

4. Kalau Alquran disandarkan pada sisi Allah maka menunjukkan bahwa Alquran itu kalamullah (firman Allah), bukanlah makhluk.

5. Kalau Alquran dan surah itu diturunkan, menunjukkan bahwa Allah yang menurunkannya menetap tinggi di atas. Berarti ayat ini menunjukkan bahwa Allah bukan di mana-mana. Namun ketinggian Allah ini tidaklah menampik kalau Allah itu dekat, Allah itu bersama hamba-Nya dan ilmu Allah yang berada di mana-mana.

Imam Malik bin Anas rahimahullah mengatakan,

" Allah berada di atas langit. Sedangkan ilmu-Nya berada di mana-mana, segala sesuatu tidaklah lepas dari ilmu-Nya." (Lihat Mukhtashar Al-'Uluw, hlm. 140)

Murid Imam Syafi'i yang terkenal cerdas yaitu Imam Al-Muzani rahimahullah mengatakan, " Ketauhidan seseorang tidaklah sah sampai ia mengetahui (meyakini) bahwa Allah berada di atas 'Arsy-nya dengan sifat-sifat-Nya." (Mukhtashar Al-'Uluw, hlm. 201). Imam Al-Muzani rahimahullah juga menyatakan, " Allah itu 'Aali (Mahatinggi) di atas 'Arsy-nya. Namun Allah itu dekat pada makhluk-Nya dengan ilmu-Nya." (Syarh As-Sunnah, Imam Al-Muzani, hlm. 81)

6. Imam Mujahid dan Qatadah rahimahumallah menyatakan bahwa ayat " surah ini Kami turunkan" , maksudnya adalah surah ini berisi penjelasan halal, haram, perintah, larangan, hingga masalah hukum hudud (hadd). (Tafsir Alquran Al-'Azhim, 5:486). Hukuman hadd adalah hukuman badaniyah dengan cara dan kadar tertentu (menurut syariat), dikenakan karena hak Allah Ta'ala yang dilanggar. (Lihat Minhah Al-'Allam, 8:373)

Penjelasan selengkapnya baca di sini.   

Beri Komentar