Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
(Foto: Shutterstock)
Dream - Belakangan ini, akun media sosial riuh menjadi tempat bertemunya orang-orang untuk mendiskusikan banyak hal. Tak terkecuali Twitter yang masih dimanfaatkan untuk membicarakan hal menarik.
Namun dalam beberapa bulan terakhir, Twitter malah sering diramaikan oleh warganet yang melakukan ancaman satu sama lain. Menyebar ujaran kebencian, memfitnah orang lain bahkan mempermalukan orang lain dengan tujuan tertentu.
Untuk memperbaiki kekacauan itu, Twitter memperbaiki sistem mereka dan meluncurkan sejumlah perangkat baru untuk mencegah penyalahgunaan, serta pelecahan secara daring di platformnya.

Tujuan itu tentunya sangat baik, tapi ada seorang pria yang merasa kesal dengan aturan baru tersebut. Lantaran ia menjadi korban salah sasaran akibat alasan yang sangat konyol. Dia menjadi sangat terkejut karena akunnya telah diblokir oleh pihak Twitter.
Majalah bisnis AS Fortune melaporkan bahwa Twitter telah meluncurkan sebuah alogaritma untuk mendeteksi perilaku kasar dengan melihat dan membatasi kata-kata yang menyinggung.
© Dream
Pada tanggal 20 Agustus lalu, pria yang menggunakan akun Twitter @nemuismywife berulang kali digigit nyamuk saat sedang menonton televisi. Setelah membunuh nyamuk itu, kemudian pria itu mencuitkan kekesalannya di Twitter.
"Bagaimana bisa kamu menggigit seluruh tubuhku, sementara aku hanya mencoba santai dan menonton tv? Mati!"

Tak ketinggalan, dia juga menambahkan gambar serangga mati dalam unggahannya itu.
© Dream
Tapi, tak lama kemudian dia menerima pesan dari Twitter dan memperingatkan mengenai kata-kata yang telah digunakannya. Kemudian, ia dilarang untuk menggunakan akunnya dan dibekukan serta tak dapat diaktifkan kembali.
Dia membuat akyn Twitter baru, @DaydreamMatcha, untuk mengkritik keputusan Twitter.
"Aku saya sebelumnya dibekukan secara permanen setelah saya mengatakan bahwa saya membunuh seekor nyamuk. Apakah ini sebuah pelanggaran?"
Cuitan kekesalan itu telah dibagikan ulang lebih dari 31 ribu kali dan mendapat pesan like lebih dari 27 ribu.
(Sumber: Viral4real)
Advertisement

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya


Kenapa Ada Orang Suka Sayur Pahit, tetapi Ada yang Tak Tahan Bau Ketumbar? Ini Penjelasan Sains

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya