Viral! Cara Gertak Pria Ini Buat Pencuri HP Sampai Sujud

Reporter : Febriyani
Kamis, 7 Juni 2018 15:30
Viral! Cara Gertak Pria Ini Buat Pencuri HP Sampai Sujud
Kisah Gia pun akhirnya menjadi viral.

Dream - Kehadiran layanan ojek online memang memberi banyak kemudahan bagi masyarakat. Tak hanya bisa mengantar penumpang ke tempat tujuan, ada banyak jasa lain yang ditawarkan. Mulai dari membelikan makanan, berbelanja hingga mengantarkan barang.

Belakangan, seorang pria bernama Gia Pratama membagikan pengalaman saat menyewa jasa layanan pengiriman barang menggunakan ojek online. Mencuti di akun Twitter @GiaPratamaMD, pada Senin, 4 Juni 2018, kisah Gia menjadi viral.

Di awal unggahannya, Gia menceritakan akan mengirim obat nyeri untuk sang ibu. Pria yang berprofesi sebagai dokter ini memilih jasa antar ojek online dengan waktu pengiriman pada sore hari.

Setelah mengirim obat, Gia pun melanjutkan pekerjaannya.

" Saya tidak telfon mama karena saya yakin dengan ojol pasti sampe seperti yg sudah-sudah," kata Gia.

1 dari 3 halaman

Obat Diberikan ke Pembantu

Sesuai rencana, obat telah diterima ayahnya sekitar pukul 5 sore. Namun Gia mendapat kabar mengejutkan dari ujung telepon Sang ayah menceritakan ponsel asisten rumah tangga (ART) mereka hilang. Ayah Gia memintanya untuk mengurus masalah tersebut.

" Dan sore hari itu yang datang ya hanya tukang ojek tersebut, kamu selesaiin deh a, itu hp baru, masa papa harus beliin lagi," kata ayah Gia.

Mendengar kabar tersebut, Gia diliputi kemarahan. Jika driver ojek online itu benar telah mengambil Ponsel, Gia merasa baru saja mengirim maling ke rumah. Tapi, ia juga tak mau langsung main tuduh.

" Saya istighfar tiga kali, terus mikir, tujuan utama saya Hp balik, bukan muasin ego dan nafsu amarah," kata Gia.

Setelah menanyakan informasi lebih lengkap ke ayahnya, Gia menghubungi driver ojol tersebut. Mulanya, Gia menanyakan apakah obat yang diantar driver tersebut langsung diterima oleh sang ibu.

Dari pengakuannya, si driver mengatakan obat tersebut diberikan ke pembantunya.

Mengorek informasi lain, Gia menyanyakan cara driver tersebut masuk ke rumahnya.

© Dream
2 dari 3 halaman

Trik Ampuh, Si Driver Ketakutan

Sang driver ojol mengaku bahwa ia sudah mengetuk pintu lama, tapi tak ada orang yang membukakan. Selang beberapa menit, driver itu melihat seorang pembantu sedang menyapu di halaman sisi samping luar rumah.

" Saya datangi lalu saya berikan obatnya ke dia," jelasnya.

Dirinya juga mengaku pada Gia bahwa ia langsung pergi setelahnya. Mengingat tak ada bukti, Gia tinggal memiliki satu langkah terakhir. Meminta pengakuan langsung dari si driver tersebut.

Gia memutuskan langsung menanyakan apakah saat driver mengetuk pintu utama, dirinya melihat ada ponsel di atas meja. " Engga pak, ga ada hp sama sekali di atas meja, bener pak," jawabnya.

Gia menangkap ada kejanggalan pada jawaban sang driver.  " Jawaban yang salah, harusnya dia jawab saya ga buka pintunya, fix dia yang ambil," kata Gia.

Gia pun coba memberi tahu sang driver tentang kejadian yang terjadi di rumahnya. Ia menjelaskan secara halus risiko yang akan diterima sang driver bila dirinya ketahuan mengambil. Meski begitu, sang driver tetap mengaku tak mengambil.

Bahkan, dirinya sampai bersumpah dan menyinggung masalah puasa. Akhirnya, Gia pun coba mendesak sang driver dengan menggunakan CCTV sebagai bukti.

3 dari 3 halaman

Akhirnya Mengaku Khilaf

Setelah menelepon, Gia mengaku membutuhkan bukti tertulis. Akhirnya, ia pun coba mengirim pesan pada sang driver.

Percakapan pengemudi ojek online© Twitter @GiaPratamaMD

Tak disangka, driver tersebut mengakui bahwa dirinya telah khilaf mengambil ponsel ART. Gia kembali menghubungi sang driver untuk memintanya mengembalikan ponselnya. Ia juga berjanji tak akan lapor ke kantor ojol atau ke polisi.

Usai Magrib, driver tersebut benar-benar datang. Pria tersebut langsung bungkuk untuk meminta maaf padanya.

Gia coba mengingatkan sang driver agar sering istighfar agar terhindar dari khilaf. Ia juga mengatakan bahwa tak semua orang bisa sabar setelah barangnya dicuri.

Di akhir unggahan Gia menuliskan harapan agar driver tersebut bisa bekerja lebih baik di masa depan. Ia juga mengaku bahwa sebenarnya CCTV di rumah orangtuanya sedang offline dan tak ada bukti video apapun.

Akhirnya, ponsel yang sempat hilang tersebut bisa dikembalikan pada ART orangtuanya.

© Dream
Beri Komentar