Ikan yang Menelan Nabi Yunus Masih Hidup Sampai Sekarang?

Reporter : Puri Yuanita
Selasa, 29 November 2016 14:27
Ikan yang Menelan Nabi Yunus Masih Hidup Sampai Sekarang?
Spekulasi tentang masih hidupnya ikan tersebut muncul lantaran firman Allah dalam surat Ash Shaaffaat ayat: 145.

Dream - Dari banyak kisah dan sejarah kehidupan para Nabi yang diceritakan dalam Alquran, salah satu yang begitu melekat dalam ingatan adalah tentang Nabi Yunus AS.

Salah satu kisah yang begitu terkenal dan mukzijat Nabi Yunus adalah saat beliau ditelan oleh seekor ikan besar di tengah lautan. Ia ditelan hidup-hidup dan tinggal di dalam perut ikan raksasa yang konon adalah ikan paus. Selama beberapa waktu ia terombang-ambing di dalam perut ikan tersebut. Dibawa mengarungi samudera.

Namun berkat tobat serta zikir yang diucapkan, ikan itu akhirnya memuntahkan isi perutnya sehingga Nabi Yunus ikut keluar dalam keadaan masih bernyawa. Ikan ini kemudian kembali ke lautan dan meninggalkan Nabi Yunus sendirian.

Cerita antara keduanya memang hanya sampai di situ saja. Namun, di saat Nabi Yunus sudah meninggal ribuan tahun silam, sang ikan justru dianggap masih hidup hingga sekarang. Benarkah demikian?

 

1 dari 2 halaman

Ikan Itu Masih Hidup?

Spekulasi tentang masih hidupnya ikan tersebut muncul merujuk firman Allah dalam surat Ash Shaaffaat ayat: 145. Allah menerangkan jika saat itu Nabi Yunus tidak bertobat, maka ia akan tinggal di dalam perut ikan sampai hari kiamat.

" (139). Sesungguhnya Yunus benar-benar salah seorang rasul, (140). (ingatlah) ketika ia lari, ke kapal yang penuh muatan, (141). Kemudian ia ikut berundi lalu dia termasuk orang-orang yang kalah dalam undian. (142). Maka ia ditelan oleh ikan besar dalam keadaan tercela. (143). Maka kalau sekiranya dia tidak termasuk orang-orang yang banyak mengingat Allah, (144). Niscaya ia akan tetap tinggal di perut ikan itu sampai hari berbangkit. (145). (Q.S. Ash Shaaffaat ayat: 139-145).

 

2 dari 2 halaman

Menurut Para Ahli Tafsir

Berdasarkan tafsir dari berbagai sumber, makna " tetap tinggal di perut ikan itu sampai hari berbangkit (145)" , yakni perut ikan itu akan menjadi kuburnya sampai hari berbangkit. Hal ini kemudian diasumsikan jika ikan tersebut masih hidup hingga saat ini.

Penjelasan selengkapnya baca di sini.   

Beri Komentar