Kandungan Surah Al Fajr dan Keistimewaan Bila Membacanya

Reporter : Ulyaeni Maulida
Selasa, 2 Februari 2021 10:05
Kandungan Surah Al Fajr dan Keistimewaan Bila Membacanya
Nama Al Fajr sendiri diambil dari kata ‘fajr’ yang artinya waktu fajar pada ayat pertama.

Dream - Surah Al Fajr terdiri dari 30 ayat. Surah Al Fajr termasuk dalam golongan surah Makiyyah. Surah Al Fajr diturunkan sesudah surah Al Lail. Nama Al Fajr sendiri diambil dari kata ‘fajr’ yang artinya waktu fajar pada ayat pertama.

Surah Al Fajr memuat tiga pokok tema besar: pertama, setelah bersumpah Allah mengisahkan tentang umat terdahulu yang mendustakan para utusan-Nya serta menjelas-kan kondisi tragis yang menimpa mereka sebagai akibat dari sikap sombong dan pembangkangan mereka. 

Kedua, surah Al Fajr membicarakan sunnah (hukum) Allah yang ada di dunia ini. Yaitu cobaan yang akan dijalani setiap manusia, dari kesenangan atau kesulitan; kelapangan atau kesempitan hidup, kemiskinan dan tabiat manusia yang sangat mencintai harta dan dunia. 

Ketiga, surah Al Fajr ditutup dengan pembicaraan tentang hari akhir dengan berbagai macam perniknya.

1 dari 3 halaman

Isi Kandungan Surah Al Fajr

Ilustrasi© Pexels.com

 

Berikut isi kandungan surah Al Fajr yang bisa diambil pelajaran:

  • Allah bersumpah bahwa azab terhadap orang-orang kafir tidak akan dapat dielakkan.
  • Beberapa contoh umat yang sudah dibinasakan karena mendapat azab dari Allah.
  • Kenikmatan hidup atau bencana yang dialami manusia bukanlah tanda penghormatan atau penghinaan dari Allah, melainkan cobaan atau ujian belaka.
  • Celaan terhadap orang-orang yang tidak memelihara anak yatim dan tidak mau memberi makan fakir miskin.
  • Kecaman terhadap orang-orang yang memakan harta warisan dengan campur aduk dan orang yang mencintai hartanya secara berlebihan.
  • Malapetaka yang akan dihadapi orang-orang kafir di hari kiamat.
  • Orang-orang yang berjiwa tenang akan mendapat kemuliaan di sisi Allah SWT
2 dari 3 halaman

Asbabun Nuzul Surah Al Fajr

Ilustrasi© Freepik

 

Surah Al Fajr diturunkan ke muka bumi melalui perantara Nabi Muhammad SAW. Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim yang bersumber dari Buradah bahwa firman Allah SWT surah Al Fajr turun berkenaan dengan Hamzah (yang gugur sebagai syahid).

Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim dari Juwaibir, dari Ad-Dlahak yang bersumber dari Ibnu Abbas bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda: “ Siapa yang akan membeli sumur umat untuk melepaskan dahaga. Mudah-mudahan Allah mengampuni dosanya.”

Sumur itupun dibeli oleh Utsman. Nabi Saw bersabda: “ Apakah engkau rela sumur itu dijadikan sumber minum bagi semua orang?” Utsman menyiyakannya. Maka Allah menurunkan ayat ini (surah Al Fajr ayat 27) berkenaan dengan sikap Utsman yang dermawan.

3 dari 3 halaman

Keutamaan Membaca Surah Al Fajr

Ilustrasi© Freepik

 

Berdasarkan riwayat yang disebutkan oleh Muhammad bin Abdul Wahid Al-Ghafiqi dalam kitab Lamahatul Anwar wa Nafahatul Azhar, setidaknya ada dua keutamaan dan keistimewaan membaca surah Al Fajr.

Pertama, orang yang membaca surah Al Fajr, terutama pada sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah, maka dosanya akan diampuni oleh Allah. Hal ini berdasarkan riwayat berikut;

Dari Nabi Muhammad SAW, beliau bersabda; Barangsiapa membaca surah Al Fajr pada sepuluh malam pertama (bulan Dzulhijjah), maka dosanya diampuni. Barang siapa membacanya di hari-hari lainnya, maka kelak surah Al Fajr tersebut menjadi cahaya baginya di hari kiamat.

Kedua, surah Al Fajr bisa menjadi cahaya bagi pembacanya kelak di hari kiamat. Hal ini berdasarkan riwayat berikut;

Dari Ubay bin Ka’ab, dia berkata bahwa Rasulullah Saw pernah bersabda; Barangsiapa membaca surah ‘Wal fajr wa layaalin ‘asyr, maka dosa-dosanya akan diampuni dan kelak surah Al-Fajr tersebut menjadi cahaya baginya di hari kiamat.

Dalam sebuah riwayat yang dikeluarkan oleh Abdul Muhsin juga disebutkan sebagai berikut;

Barangsiapa membaca surah Al Fajr, maka surah Al Fajr tersebut akan menjadi cahaya di hari kiamat.

 

(Diambil dari berbagai sumber)

Beri Komentar