Kisah Air Ketuban Ibu Ani Pecah di Jip Militer, SBY Buat Nangis Annisa Pohan

Reporter : Cynthia Amanda Male
Rabu, 19 Agustus 2020 14:14
Kisah Air Ketuban Ibu Ani Pecah di Jip Militer, SBY Buat Nangis Annisa Pohan
Postingan SBY langsung banjir doa dari para pengikutnya. bahkan banyak yang terharu sampai menangis saat membacanya.

Dream - Agustus menjadi bulan istimewa untuk keluarga Susilo Bambang Yudhoyono. Selain HUT Kemerdekaan RI, anak dan cucu SBY juga lahir di bulan itu.

SBY mengenang momen istimewa di bulan Agustus bersama 10 foto yang diunggahnya di akun Instagram istrinya, Ani Yudhoyono, kini sudah dikelolanya.

" Bulan Agustus adalah bulan yang spesial. Selain memperingati HUT Republik Indonesia, bulan ini adalah bulan dimana anak pertama kami Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan cucu pertama Almira Tunggadewi Yudhoyono berulangtahun," tulis SBY.

Presiden keenam RI juga mengenang perjuangan mendiang sang istri melahirkan AHY pada 10 Agustus 1978. Kala itu, air ketuban Ibu Ani pecah di jip militer.

" AHY lahir pada 10 Agustus 1978 di sebuah klinik di Dayeuhkolot, Bandung. Sedangkan Almira lahir pada 17 Agustus 2008, di Jakarta. Saya ingat, dulu waktu istri tercinta Ani mau melahirkan AHY, air ketubannya pecah di kendaraan jip militer yang saya kemudikan. Sehingga begitu sampai di pelataran poliklinik persalinan, saya langsung menggendongnya menuju ke kamar persalinan. Bahkan, saya menunggui dan memberikan semangat saat bidan membantu proses kelahiran AHY di ruang persalinan," kata SBY.

Selain itu, SBY juga mengenang saat sang cucu, Almira lahir di HUT Kemerdekaan RI. Saat itu, ia sibuk dengan rangkaian upacara tapi masih sempat menunggui proses persalinan Annisa Pohan.

" Sedangkan di tahun 2008, saya dan Almh Ibu Ani sungguh berbahagia karena dikaruniai cucu perempuan yang lahirnya tepat di Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke-63. Saya ingat hari itu adalah hari yang sangat panjang.

" Tengah malam memimpin Renungan Suci di TMP Kalibata; pagi hari memimpin Upacara Detik-Detik Proklamasi; sore hari Penurunan Bendera serta malam harinya Resepsi Kenegaraan. Namun, sebelum upacara bendera pagi hari saya dan almarhumah menyempatkan waktu untuk menunggui proses persalinan Annisa di RSPI. Bahkan almarhumah menunggui dan memberikan semangat di ruang persalinan kepada Annisa," lanjut SBY.

1 dari 5 halaman

Banyak yang Terharu sampai Menangis

SBY juga mengucapkan selamat ulang tahun untuk anak dan cucunya itu. Tak lupa mengingatkan untuk mengirimkan doa buat Ibu Ani.

" Selamat ulang tahun yang ke-42 untuk anakku AHY dan ke-12 untuk cucuku Almira. Jangan lupa mari kita sama-sama kirimkan Al Fatihah untuk almarhumah Memo tercinta. Semoga segala cita-citamu dapat tercapai dan semoga pula kalian selalu dilindungi Allah SWT. Doa Pepo selalu menyertai setiap langkahmu," tutup SBY.

      View this post on Instagram

A post shared by Ani Yudhoyono In Memoriam (@aniyudhoyono) on

Postingan SBY langsung banjir doa dari para pengikutnya. bahkan banyak yang terharu sampai menangis saat membacanya. Tak terkecuali sang menantu, Annisa Pohan.

" Hiks bacanya sampai nangis akuu," komentar @annisayudhoyono. 

2 dari 5 halaman

Tulisan Haru SBY Kenang Setahun Wafatnya Ani Yudhoyono: Cintaku Abadi Bersamamu

Dream - Presiden keenam Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengenang setahun meninggalnya sang istri, Ani Yudhoyono dengan mengunggah curahan hati di akun Facebook, @SBYudhoyono. Kristiani Herawati diketahui wafat pada 1 Juni 2019 silam.

Dalam unggahan tersebut, SBY mengenang setiap tindakan yang dilakukannya untuk mengenang sang istri yang disebut sebagai belahan jiwa dan cinta abadinya.

" Alhamdulillah, tahun terberat dalam hidupku telah kulalui ~ 1 Juni 2019 - 1 Juni 2020," tulis SBY memulai tulisannya.

SBY menuliskan harapannya agar di tahun-tahun mendatang bisa diberi kekuatan untuk melnjutkan hidup yang baru. Kehidupan itu harus dijalani SBY tanpa kehadiran wanita yang sangat dicintainya.

" Meskipun aku tak akan pernah menolak takdirku, terus terang amat berat aku menjalani kehidupan tanpa Ani. Kehilangan dan kesedihan masih membayangi hari-hariku yang panjang dan malam-malamku yang gelap."

3 dari 5 halaman

Tersadar Setahun Jalani Hidup Baru

Kisah Romantis Pertemuan Pertama Ibu Ani Yudhoyono dengan SBY© MEN

Di hari ini, SBY mengaku terbangun dengan menyadari jika dirinya telah memulai babak baru dalam perjalanan hidupnya. Selama perenungan panjang itu, SBY mengaku mendapat pelajaran jika hakikat hidup adalah merelakan kepergian orang yang sangat dicintai.

Selama setahun ini, SBY mengaku terus beribadah dan memahami makna hidup. Hal ini juga sebagai bagian dari proses penyembuhan (healing process) atas kepergian istri tercinta.

" Aku harus mengisi lembaran hidupku, sambil mengenang masa-masa indah bersama Ani."

Semenjak tinggal tanpa disampingi Ani Yudhoyono, SBY mengungkapkan telah menciptakan sejumlah karya yang ditujukan untuk sang istri.

4 dari 5 halaman

Karya SBY untuk Kenang Ani Yudhoyono

Sisi Lain Ani Yudhoyono yang Jarang Diketahui Publik© MEN

Karya pertama lahir pada Juni 2019 saat SBY menulis lirik lagi Flamboyan Itu Telah Pergi. Lagu tersebut berisi semua permintaan Ani Yudhoyono di hari-hari terakhir.

Di bulan keenam sejak meninggalnya Anni Yudhoyono, SBY kembali menyanyikan sebuah lagu berjudul Seruling di Lembah Sunyi.

Menginjak tahun 2020, tepatnya Februari lalu, SBY bersyukur bisa mewujudkan impiannya lamanya bersama mendiang Ani Yudhoyono dengan membangun sebuah museum. Dibangun di Pacitan, rancangan awal museum dan galeri kecil itu dibuat di Singapura, di kamar tempat Ani Yudhoyono dirawat.

Jelang setahun kepergian Ani Yudhoyono, pada Mei 2020 SBY menciptakan satu lagu berjudul Setahun Kubegini. Lagu itu dinyanyikan oleh Cakra Khan dan siap untuk masuk dapur rekaman.

5 dari 5 halaman

Gelar Doa Bersama Hanya Bersama Keluarga

Gaya Kompak Menantu SBY ke Makam Ani Yudhoyono, Netizen Salah Fokus© MEN

Di bulan yang sama SBY juga menulis satu lagi berjudul Rindu Tak Tergantikan. Di lagu ini SBY menceritakan tentang babak perjalanan hidup yang baru.

Di akhir tulisannya, SBY menjelaskan jika tulisan ini sengaja dibuat sebagai bagian dari silaturahmi dan perjumpaan kepada sahabatnya yang juga teman dekat mendiang istri.

" Hari ini, 1 Juni 2020, memang ada acara sederhana di rumah Cikeas untuk melakukan doa bersama memperingati berpulangnya istri tercinta. Namun, berhubung saat ini kita masih menjalankan protokol anti corona, acara ini hanya kami lakukan secara sangat terbatas. Hanya keluarga inti yang melakukan doa bersama tersebut." tulis SBY seraya meminta agar rekan-rekannya turut mengirimkan doa untuk sang istri. (Sah)

Beri Komentar